BolaSkor.com - Piala Dunia 2026 kini menghadirkan suasana yang berbeda di tribun penonton. FIFA resmi melarang penggunaan alat musik vuvuzela di seluruh stadion yang digunakan selama turnamen berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Vuvuzela merupakan terompet plastik panjang yang menjadi ciri khas sepak bola Afrika Selatan dan sempat mendunia pada Piala Dunia 2010.
Baca Juga:
Prediksi Skor dan Statistik Belgia vs Tunisia: Jaga Momentum Jelang Piala Dunia 2026
Belajar dari Pengalaman, Jepang Semakin Berkembang dan Kuat Jelang Piala Dunia 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1994: Penalti Roberto Baggio dan Suka Cita Brasil di Amerika Serikat
Namun, suara dengungnya yang terus-menerus kerap menuai kritik karena dianggap mengganggu jalannya pertandingan.
FIFA Perketat Aturan Penonton
Pelarangan vuvuzela tercantum dalam kode etik stadion FIFA untuk Piala Dunia 2026.
Selain vuvuzela, peluit, klakson udara, dan berbagai perangkat penghasil suara keras lainnya juga tidak diperbolehkan dibawa masuk ke stadion.
FIFA juga melarang penggunaan sinar laser dan alat pemancar sinar yang serupa.

Trofi Piala Dunia (fifa)
Sementara itu, body painting dan tato tubuh tidak dianggap sebagai pakaian sehingga penonton tetap harus memakai busana yang sesuai selama di area pertandingan.
Tak hanya itu, botol minum yang dapat digunakan kembali juga masuk daftar barang yang terlarang dengan alasan keamanan.
FIFA menegaskan bahwa setiap pengunjung yang melanggar aturan dapat ditolak masuk hingga dikeluarkan dari stadion.
Penulis: Ariel Zaki Darmawan