Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Belajar dari Pengalaman, Jepang Semakin Berkembang dan Kuat Jelang Piala Dunia 2026

Bintang Real Sociedad, Takefusa Kubo, menegaskan bahwa Timnas Jepang kini jauh lebih solid, percaya diri, dan adaptif menjelang kick-off Piala Dunia 2026.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Belajar dari Pengalaman, Jepang Semakin Berkembang dan Kuat Jelang Piala Dunia 2026
Selebrasi timnas Jepang saat melawan timnas Indonesia (Foto: FIFA)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Secara bertahap sepak bola Jepang terus berkembang. Perlahan tapi pasti, Jepang kini tak bisa lagi dipandang sebelah mata di sepak bola dunia.

Meski belum pernah memenangi Piala Dunia dan bahkan mencapai perempat final, perkembangan Jepang nyata jelang Piala Dunia 2026.

Jepang menjadi negara Asia pertama yang lolos ke Piala Dunia 2026 dan menuju turnamen, Jepang tak terkalahkan pada delapan pertemuan melawan delapan tim kuat Eropa.

Baca Juga:

Piala Dunia 2026: Variasi Serangan di Lini Depan Timnas Jerman

Cerita Piala Dunia 2026: Lalui 17 Negara dengan Sepeda, Tiga Fans Argentina Tiba di Amerika Serikat

Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion

Di Piala Dunia 2026 Jepang berstatus tim kuda hitam yang berada di grup F, yang dapat disebut grup 'neraka', bersama Belanda, Swedia, dan Tunisia.

Tanpa Kaoru Mitoma yang cedera, Jepang arahan Hajime Moriyasu mengandalkan pemain yang memiliki status Lionel Messi-nya Jepang, Takefusa Kubo.

Permainan Jepang Semakin Bagus

Aksi Takefusa Kubo saat melawan Jerman (Foto: FIFA)

Menjadi pemain termuda (21 tahun) pada Piala Dunia 2022 Qatar, Kubo berusia 25 tahun di tahun ini dan menjadi tumpuan lini depan Jepang.

Kubo, yang saat ini membela Real Sociedad, melihat bagaimana Jepang kini beradaptasi dengan baik saat melawan tim-tim kuat dari Eropa.

"Kami mengubah pendekatan taktis kami berdasarkan siapa lawan yang kami hadapi, tetapi secara mental, kami menghadapi pertandingan dengan cara yang sama," tutur Kubo di laman resmi FIFA.

Tentu saja, kami selalu menghormati lawan kami, tetapi pada saat yang sama, kami percaya bahwa kami sepenuhnya mampu menang.

Belajar dari pengalaman di Piala Dunia 2022, Jepang diyakini Kubo kini kian percaya diri dan menyatu sebagai tim untuk mengukir sejarah di Piala Dunia 2026.

"Itu sekitar pertandingan keempat atau kelima kualifikasi Asia. Kami telah membangun keunggulan sekitar enam poin, dan itu membuat saya menyadari betapa bagusnya kami,” kata Kubo kepada FIFA.

"Saya merasa kami menjadi lebih percaya diri. Bukan hanya hasilnya, tetapi juga bagaimana kami bermain dan betapa solidnya kami sebagai sebuah tim."

Jepang Timnas Jepang Takefusa Kubo Piala Dunia 2026

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
FIFA membuka penyelidikan terhadap Argentina setelah Piala Dunia 2026. Insiden keributan final kontra Spanyol, pesan politik, hingga dugaan pelanggaran disiplin membuat Albiceleste terancam sanksi berat.
Johan Kristiandi - Kamis, 30 Juli 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
Piala Dunia
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Gianni Infantino dikritik FA Inggris dan PM Andy Burnham setelah FIFA berencana menjual sebagian saham hak komersial Piala Dunia kepada investor.
Arief Hadi - Rabu, 29 Juli 2026
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Liga Lain
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Vozinha harus mengganti nama di jersey setelah bergabung dengan Colo-Colo. Aturan Liga Cile melarang penggunaan nama panggilan dan memaksa kiper Cape Verde itu memakai nama asli.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Piala Dunia
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Perseteruan FIFA dan UEFA kembali memanas setelah muncul rencana penjualan saham Piala Dunia senilai US$20 miliar. UEFA menilai langkah tersebut berpotensi mengancam tata kelola sepak bola dunia.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Spanyol
Dikritik Terkait Piala Dunia 2026 dan Merespons dengan Tegas, Presiden FIFA Disebut Menyedihkan
Javier Tebas mengecam respons Gianni Infantino terhadap kritik Piala Dunia 2026 dan menilai Presiden FIFA bersikap menyedihkan.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
Dikritik Terkait Piala Dunia 2026 dan Merespons dengan Tegas, Presiden FIFA Disebut Menyedihkan
Piala Dunia
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Liga Dunia
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Legenda sepak bola Jepang Kazuyoshi Miura kembali membuktikan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berprestasi.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Kazuyoshi Miura Ukir Sejarah, Cetak Gol di Usia 59 Tahun
Timnas
Aturan Baru Piala AFF 2026: Pakai VAR Penuh, Hitung Mundur 5 Detik, hingga Larangan Tutup Mulut
??Piala AFF 2026 mengadopsi aturan baru IFAB dan Piala Dunia 2026. Simak regulasi mengenai VAR penuh, hitung mundur 5 detik, hingga sanksi kartu merah.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 25 Juli 2026
Aturan Baru Piala AFF 2026: Pakai VAR Penuh, Hitung Mundur 5 Detik, hingga Larangan Tutup Mulut
Piala Dunia
Kontroversi Folarin Balogun Berlanjut, Norwegia Akan Ajukan Pengaduan Etik terhadap FIFA
Federasi Sepak Bola Norwegia mempertimbangkan langkah hukum terhadap FIFA menyusul keputusan kontroversial yang menangguhkan hukuman larangan bermain penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, pada Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 25 Juli 2026
Kontroversi Folarin Balogun Berlanjut, Norwegia Akan Ajukan Pengaduan Etik terhadap FIFA
Piala Dunia
Lamine Yamal Jadi Kandidat Terkuat Peraih Ballon d’Or 2027
William Gallas memprediksi sosok ini yang menjadi peraih Ballon d’Or 2027.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 24 Juli 2026
Lamine Yamal Jadi Kandidat Terkuat Peraih Ballon d’Or 2027
Bagikan