Rapor Penampilan Gianluigi Donnarumma di Bawah Teror Hujan Duit
BolaSkor.com - Gianluigi Donnarumma menjadi sorotan utama dalam duel laga lanjutan babak grup Liga Champions yang mempertemukan AC Milan melawan Paris Saint-Germain. Lantas, bagaimana performa kiper 24 tahun itu?
Laga kandang kontra PSG dimanfaatkan suporter Milan untuk melampiaskan kebencian kepada Gianluigi Donnarumma. Mereka masih geram dengan aksi sang penjaga gawang yang menolak memperpanjang kontrak dan lebih memilih bergabung dengan PSG.
Stadion San Siro yang dipenuhi pendukung Rossoneri pun menjadi panggung teror untuk Donnarumma. Suporter Milan melemparkan uang palsu kepada Donnarumma. Sang kiper juga mendapatkan cemoohan ketika memegang bola.
Baca Juga:
Sambut Donnarumma, Ultras Milan Siapkan Uang Palsu dan Kaus Spesial
Hasil Liga Champions: Barcelona Kalah, AC Milan Jaga Asa Lolos Ke-16 Besar
Sejatinya, penampilan Donnarumma tidak terlalu buruk pada laga itu. Meskipun, pada akhirnya Milan yang keluar sebagai pemenang setelah gol Rafael Leao dan Olivier Giroud membalas gol Milan Skriniar.
La Gazzetta dello Sport dalam laporannya cukup terkesan dengan aksi Donnarumma. Namun, surat kabar besar asal Italia itu mempertanyakan reaksi Donnarumma pada gol yang dicetak Rafael Leao.
"Dua penyelamatan juara, penyelamatan bagus terhadap Theo – dari jarak jauh, namun membentur tiang – dan perpanjangan waktu Okefor. Mengenai gol Leao, bisakah dia berbuat lebih baik? Mungkin…" tulis Gazzetta.
Sementara itu, Tuttosport dalam laporannya menyebut Donnarumma telah berupaya memberikan yang terbaik. Namun, untuk gol kedua Milan memang sulit dihentikan.
"Terlihat kikuk? Benar, namun dinamika aksinya tidak mudah dibaca. Dia tidak bisa berbuat apa-apa terhadap sundulan Giroud, keajaiban terjadi pada Okafor."
Pada sisi lain, Corriere della Sera setuju jika Donnarumma tidak maksimal pada gol pertama Milan. Namun, setelah itu sang kiper tampil apik.
"Terganggu oleh banyaknya dolar palsu? Faktanya adalah dia terjatuh karena tendangan sepeda mantan rekan setimnya Leao, mungkin dia bisa berbuat lebih banyak. Namun kemudian dia melakukan dua penyelamatan Super Gigio," tulis Corriere.
Johan Kristiandi
18.136
Berita Terkait
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Nostalgia - Rivalitas Satu Abad Persib Bandung vs Persija Jakarta
Prediksi dan Statistik Charlton Athletic vs Chelsea: Ujian Debut Liam Rosenior
Hasil Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Tembus Semifinal
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United
Sam Allardyce Klaim Hanya Carlo Ancelotti yang Bisa Menyelamatkan Manchester United
Pilihan Mengerucut ke Dua Nama, Manchester United Sudah Tentukan Waktu Pengumuman Pelatih Baru