Presiden Como Asal Indonesia Beberkan Cara Klub Bersaing dengan Hingar Bingar Premier League

Presiden Como asal Indonesia, Mirwan Suwarso, mengungkap cara klub bersaing dengan raksasa Eropa dan kekuatan finansial Premier League.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Presiden Como Asal Indonesia Beberkan Cara Klub Bersaing dengan Hingar Bingar Premier League
Presiden Como, Mirwan Suwarso (Foto: Football-Italia)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Presiden Como asal Indonesia, Mirwan Suwarso, menegaskan bahwa klubnya memiliki identitas serta cara tersendiri untuk bersaing dengan klub-klub raksasa Eropa.

Hal tersebut diucapkannya di tengah momen debut bersejarah Como di Liga Champions melawan RB Leipzig, Jumat (11/09) pukul 02.00 dini hari WIB.

Laju impresif Como, di bawah asuhan pelatih Cesc Fabregas, diakui Suwarso berjalan jauh lebih cepat dari perkiraan awal, khususnya dalam peningkatan infrastruktur dan pertumbuhan sektor komersial klub.

Baca Juga:

Momen Bersejarah di Liga Champions: Manajemen Como Rela Berikan Kursi ke Fans Senior

Menyadari status sebagai tim dari kota kecil, Suwarso secara terbuka membeberkan realitas perbedaan pendapatan Como jika dibandingkan dengan tim-tim mapan lainnya di Italia.

"Kami adalah kota kecil dengan stadion yang kecil," kata Suwarso.

"Satu pertandingan di San Siro setara dengan delapan pertandingan di Sinigaglia dalam hal pendapatan, dan hak siar televisi menguntungkan mereka yang memiliki sejarah serta trofi," ujar Suwarso kepada La Repubblica.

Identitas Budaya dan Potensi Pasar Global

Cesc
Cesc Fabregas dan skuad Como (Foto: Getty Images)

Kami sedang menantang para raksasa. Di lapangan itu lebih mudah: jika Anda bermain bagus, Anda akan mendapat hasilnya.

Sementara untuk menjual barang dagangan kami perlu mampu memproduksi dan mendistribusikannya. Kami masih terus mengejar ketertinggalan,

tambahnya.

Meski basis pendukung lokal tergolong terbatas, Suwarso sangat meyakini potensi pasar internasional Como sangat luas berkat penguatan strategi pemasaran dan komunikasi digital yang tepat.

Baca Juga:

Kisah Cinderella Como, dari Serie D ke Panggung Tertinggi Liga Champions

"Basis penggemar lokal kami terbatas, tetapi yang dapat kami jangkau secara global tidak terbatas."

"Itu hanya bergantung pada kemampuan kami untuk berkembang melalui pemasaran, branding, dan komunikasi," jelas Suwarso.

Mengenai persaingan dengan daya pikat finansial Premier League yang melimpah, ia menilai sepak bola Italia dan Como punya keunggulan identitas yang unik.

Apa yang dimiliki Premier League dibandingkan kita? Uang. Tetapi kita memiliki sejarah, seni, makanan, dan passion,

tegas Suwarso.
Como Como 1907 Fabregas Cesc Fabregas Liga Champions Mirwan Suwarso Serie a Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Italia
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inter Milan dan AC Milan berebut striker muda Cagliari, Paul Mendy. Inter disebut lebih unggul, tetapi Cagliari belum berniat melepas sang striker.
Johan Kristiandi - Senin, 28 September 2026
Milan dan Inter Rebutan Striker Cagliari, Satu Tim Kini Lebih Unggul
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Bagikan