BolaSkor.com - Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) memperkuat program dan student-athlete dengan menggandeng Putera Sampoerna Foundation (PSF).
Kerja sama tersebut memperluas akses pendidikan internasional berkualitas bagi student-athlete Indonesia. Hal itu menjadi bagian dari komitmen NOC Indonesia dalam membina atlet yang tak hanya mengejar prestasi olahraga, tetapi juga pendidikan dan pengembangan karakter.
Salah satu wujud dari kemitraan kedua belah pihak, NOC Indonesia dan PSF menandatangani nota kesepahaman (MoU) disertai penyerahan beasiswa secara simbolis.
Baca Juga:
NOC Indonesia Gelar Rapat Anggota Luar Biasa, Bicarakan Kongres Pemilihan dan Asian Games 2026
Ketum NOC Indonesia Apresiasi Torehan Satu Emas dan Satu Perak di Asian Boxing Championship 2026
Lewat kerja sama ini, PSF memberikan berbagai dukungan pendidikan internasional bagi atlet di dalam jaringan NOC Indonesia melalui Sampoerna Academy dan Sampoerna University, seperti program persiapan IELTS, English for Academic Purposes (EAP), General Education Development (GED), Individual Learning Plan, pendampingan akademik, hingga peluang beasiswa.
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa pembinaan atlet masa kini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik saat masih aktif bertanding maupun setelah karier olahraga berakhir.
"Atlet Indonesia harus memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang, baik sebagai juara di arena olahraga maupun sebagai individu yang siap menghadapi masa depan," tutur pria yang akrab disapa Okto dalam rilis yang diterima BolaSkor.com.
"Pendidikan adalah fondasi penting untuk membentuk atlet yang tangguh, adaptif, dan mampu bersaing secara global. Kolaborasi ini merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan atlet Indonesia," lanjutnya.
Pentingnya Pendidikan Bagi Atlet
Olympian Indonesia sekaligus Direktur Tim Indonesia Richard Sam Bera, yang pernah menempuh pendidikan melalui jalur NCAA di Arizona State University, menilai pendidikan telah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier seorang atlet.
"Saya merasakan langsung bagaimana sistem pendidikan dan olahraga dapat berjalan beriringan. Pengalaman sebagai student-athlete membentuk cara berpikir, kedisiplinan, serta membuka banyak peluang setelah tidak lagi menjadi atlet," kata mantan atlet renang tersebut.
"Saya berharap semakin banyak atlet Indonesia mendapat kesempatan yang sama,” ungkapnya.
Sementara itu, Olympian sekaligus Komite Eksekutif NOC Indonesia, Krisna Bayu, yang kini juga mendampingi putrinya sebagai atlet, menilai kolaborasi ini menjawab kebutuhan nyata yang dihadapi banyak keluarga atlet.
"Sebagai orang tua, kami ingin anak-anak bisa mengejar mimpi sebagai atlet tanpa harus mengorbankan pendidikannya. Program seperti ini memberikan rasa tenang bagi keluarga karena atlet memiliki kepastian bahwa masa depan akademiknya tetap terjaga seiring perjalanan menuju prestasi,” ucap Bayu.
Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, mengatakan kemitraan ini menjadi wujud komitmen PSF dalam menghadirkan pendidikan berkualitas yang semakin mudah diakses oleh para atlet Indonesia.
"Kami ingin memastikan para student-athlete memperoleh kesempatan belajar yang diakui secara global tanpa harus mengorbankan perjalanan mereka sebagai atlet. Melalui pendampingan akademik, pengembangan kapasitas, hingga peluang beasiswa, kami berharap mereka dapat berkembang secara utuh dan siap menjadi pemimpin di masa depan,” kata Elan.
Penulis: Gazza Roosaryatama

