Pantang Menyerah dan Bekerja Keras seperti Pahlawan Real Madrid, Andriy Lunin

Arief HadiArief Hadi - Kamis, 18 April 2024
Pantang Menyerah dan Bekerja Keras seperti Pahlawan Real Madrid, Andriy Lunin
Andriy Lunin dikelilingi rekan setimnya (Twitter)

BolaSkor.com - "Berapa kali kita telah berkata Real Madrid akan menemukan cara? Mereka kembali melakukan hal yang sama malam ini. Ketika itu tentang bagaimana melaju di kompetisi ini, Anda tak bisa mencoret mereka darinya."

Kutipan itu datang dari legenda Real Madrid, Steve McManaman, usai Madrid menyingkirkan Manchester City, yang notabene juara bertahan, di perempat final Liga Champions.

Los Blancos menang 4-3 di adu penalti setelah agregat gol berakhir sama kuat 4-4 di waktu normal. Madrid imbang 3-3 di leg pertama, kemudian 1-1 di leg dua yang dimainkan di Etihad Stadium, Kamis (18/04) dini hari WIB.

Gol dari Rodrygo Goes (12') dibalas oleh Kevin De Bruyne (76'). Madrid habis-habisan digempur, menderita, dengan 32 persen penguasaan bola berbanding 68 persen tuan rumah. Menerima 33 percobaan tendangan (sembilan tepat sasaran).

Baca Juga:

Hasil Liga Champions: Arsenal dan Manchester City Kandas, Tak Ada Tim Inggris di Semifinal

Respek Nomor Satu, Pemain Madrid Ogah Injak Logo Man City

Madrid Bisa Tambah Penderitaan Barcelona

"Kami bertahan dengan sangat baik malam ini. Ini tentang bertahan hidup. Madrid adalah klub yang selalu berjuang untuk bertahan dalam situasi di mana sepertinya tidak ada jalan keluar – namun kami selalu menemukan jalan," tutur Carlo Ancelotti, pelatih Madrid, selepas laga berakhir.

Madrid tidak bermain indah, mengandalkan penguasaan bola, dan menghibur seperti Man City. Akan tapi, mereka tahu bagaimana untuk lolos di fase gugur. Itu didasarkan fakta Madrid merupakan Raja Eropa dengan 14 titel Liga Champions.

"Saya lebih suka menang, tapi selamat kepada Madrid. Kami melakukan semua yang kami bisa, kami bermain luar biasa di semua lini. Sayangnya kami tidak bisa menang – itulah yang terjadi," ucap Pep Guardiola.

"Sepak bola adalah tentang mencetak gol dan mereka melakukannya sedikit lebih baik daripada kami dari titik penalti. Mereka berada di semifinal, kami tidak. Margin kecil. Begitulah adanya. Terkadang Anda menang melalui adu penalti, terkadang tidak."

Pahlawan Real Madrid: Andriy Lunin

Seluruh pemain Madrid tampil gigih membendung serangan Man City, tetapi satu nama layak disorot adalah kiper berusia 25 tahun, Andriy Lunin.

Cedera Thibaut Courtois menjadi 'berkah' bagi Lunin karena ia dipercaya Ancelotti bermain sebagai kiper utama Madrid. Lunin bahkan tetap menempati posisi tersebut kala Kepa Arrizabalaga, kiper asal Spanyol, dipinjam dari Chelsea untuk menggantikan Courtois.

Musim ini, Lunin sudah bermain 27 kali di seluruh kompetisi (2.490 menit penampilan). Penampilannya melawan Man City menahbiskan musim terbaiknya dengan klub.

Lunin melakukan delapan penyelamatan melawan Man City, setelah sebelumnya mencatatkan rekor sembilan penyelamatan saat menghadapi RB Leipzig. Dua penyelamatan pada adu penalti di Etihad Stadium pun menyempurnakannya.

Kiper timnas Ukraina dengan tenang menepis sepakan Bernardo Silva dan eks pemain Madrid, Mateo Kovacic.

"Pengalaman paling menuntut yang bisa Anda lalui adalah pertandingan Liga Champions seperti ini saat bertandang ke City. Anda tahu bahwa Anda harus menderita," terang Lunin.

"Saya harus mengucapkan terima kasih kepada rekan satu tim atas kerja keras mereka di depan saya."

"Sebelum adu penalti, kami mempersiapkan apa yang kami yakini akan dilakukan oleh para pemain City dan kami tahu bahwa akan ada seseorang yang mencoba untuk menendang ke tengah."

"Kami memutuskan untuk mengambil risiko dan, untungnya, saya memilih pemain yang tepat (Silva) untuk mengambil risiko itu dan berdiri di tengah," paparnya.

Menjadi kiper pilihan ketiga di Madrid saat datang dari Zorya Luhansk pada 2018, kemudian dipinjamkan ke tiga klub berbeda dari Leganes, Real Valladolid, dan Oviedo. Kini, Lunin sudah dapat disejajarkan dengan kiper-kiper top Eropa.

"Lunin layak disorot hari ini. Dia melalui malam yang hebat. Dia memainkan laga terbaik dalam hidupnya. Penyelamatan penalti dari Bernardo Silva menentukan. Dia ada di level kiper terbaik di Eropa," pungkas Santiago Canizares, eks kiper Madrid.

Andriy Lunin Real Madrid Liga Champions
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.365

Bagikan