Panas, Perburuan Sepatu Emas Eropa 2023-2024

Harry Kane, Kylian Mbappe bersaing merebutkan Sepatu Emas Eropa 2023-2024.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 02 April 2024
Panas, Perburuan Sepatu Emas Eropa 2023-2024
Harry Kane (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Musim 2023-2024 menjadi penanda era pertama di Eropa, setelah 20 tahun, tanpa kehadiran dua 'alien' yang pernah menguasai Benua Biru: Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Persaingan merebutkan Sepatu Emas Eropa terbuka tanpa kedua pemain tersebut.

Bagaimana tidak, saat keduanya masih prima dan bersaing jadi yang terbaik di Eropa, mereka mendominasi daftar top skorer di liga dan Eropa, juga dengan statistik lain serta kesuksesan personal atau kolektif.

Kini, persaingan itu terbuka, khususnya dari segi persaingan merebutkan Sepatu Emas Eropa. Pada empat musim terakhir, tidak ada nama Messi atau Ronaldo sebagai pemenang.

Baca Juga:

Skenario Sempurna Inter Milan: Scudetto di Derby della Madonnina

Rentetan Kemenangan Inter Milan Terhenti, Kans Scudetto Tetap Sangat Besar

Anomali Kapten Inter Milan, Lautaro Martinez

Ketiga pemenang itu, mulai dari 2020 hingga 2023, adalah Ciro Immobile (36 gol), Robert Lewandowski dua kali beruntun (41 dan 35 gol), dan Erling Haaland (36 gol).

Adapun Sepatu Emas Eropa merupakan penghargaan gelar top skorer di Eropa, melalui catatan gol terbanyak di liganya, juga dengan mempertimbangkan poin koefisiensi liga di Eropa.

Saat ini persaingan merebutkannya cukup ketat. Sampai Selasa (02/04) pagi WIB, berikut daftar pesaing dalam perebutan gelar Sepatu Emas Eropa.

1. Erling Haaland (18 Gol)

Ketajamannya menurun musim ini dibanding musim lalu, tetapi Erling Haaland tetaplah Haaland: jika menemukan momentum terbaiknya, Haaland bisa dengan mudah menambah pundi-pundi golnya.

Striker berusia 23 tahun telah mencetak 18 gol dari 24 laga Premier League, total sudah mencetak 29 gol di seluruh kompetisi. Saat ini ia ada di urutan enam, tetapi musim masih berlanjut dan torehan golnya dapat bertambah.

2. Lois Openda (19 Gol)

Aset dari RB Leipzig seolah tak pernah berakhir. Pasca menghasilkan banyak uang dari penjualan Josko Gvardiol, Dominik Szboszlai, Christopher Nkunku, dan Timo Werner, Leipzig kembali memiliki talenta berusia 24 tahun, Lois Openda.

Openda sudah mencetak 23 gol dari 38 laga di seluruh kompetisi, 19 gol di antaranya di Bundesliga. Openda juga striker serba bisa karena dapat bermain sebagai penyerang sayap, selain striker tengah.

3. Lautaro Martinez (23 Gol)

Dengan tersingkirnya Inter Milan di Coppa Italia dan Liga Champions, fokus tim kini di Serie A. Striker sekaligus kapten Inter, Lautaro Martinez, sudah mendulang 23 gol dari 27 laga Serie A dan jumlah itu masih dapat bertambah.

Martinez dapat bersaing untuk merebutkan status Sepatu Emas Eropa, meski saat ini Harry Kane memimpin jauh di urutan pertama.

4. Serhou Guirassy (23 Gol)


Cedera dan kebugaran pasca tampil di Piala Afrika membuat Serhou Guirassy jarang main di Stuttgart, tetapi itu tidak menutup fakta ia sudah membukukan 23 gol di Bundesliga. Berada di lima besar top skorer di Eropa.

Rasio golnya meningkat musim ini dan wajar jika penyerang berusia 27 tahun dibidik klub-klub top Eropa. Torehan gol Guirassy juga masih dapat bertambah karena musim masih berjalan.

5. Kylian Mbappe (24 Gol)

Kapten timnas Prancis menempati urutan kedua top skorer di Eropa dengan catatan 24 gol. Situasinya tak mudah bagi Kylian Mbappe mencetak gol, sebab waktu bermainnya dibatasi oleh Luis Enrique di Paris Saint-Germain (PSG).

Itu bukan catatan terbaik, sebab Mbappe menorehkan catatan terbaik pada musim 2018-2019 dengan catatan 33 gol. Jumlah itu masih dapat bertambah mengingat level bermain di Ligue 1 berbeda dari liga top Eropa lainnya.

6. Harry Kane (31 Gol)

Bayern Munchen terancam tanpa raihan trofi musim ini setelah kandas di DFB Pokal, kalah di Piala Super Jerman, dan terpaut jauh dari Bayer Leverkusen di Bundesliga. Menyisakan Liga Champions sebagai asa untuk memenangi trofi.

Kendati demikian, keran gol Harry Kane terjaga dan ia sudah mencetak 31 gol dari 27 laga pada musim debut membela Bayern. Masih ada tujuh laga tersisa dan jumlah gol Kane masih dapat bertambah.

Trivia Sepak Bola Sepatu emas eropa Harry Kane Kylian Mbappe Lautaro martinez Erling Haaland

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Ragam
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Simak tujuh momen ikonik Derby Manchester, dari gol salto Wayne Rooney hingga selebrasi legendaris Mario Balotelli.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Momen-momen Tak Terlupakan dalam Sejarah Derby Manchester
Inggris
Susunan Pemain Gabungan Derby Manchester Berdasarkan Statistik, Didominasi The Citizens
Manchester City mendominasi XI gabungan Derby Manchester versi SofaScore. Hanya Kobbie Mainoo dan Bruno Fernandes yang mewakili Man United.
Arief Hadi - Minggu, 13 September 2026
Susunan Pemain Gabungan Derby Manchester Berdasarkan Statistik, Didominasi The Citizens
Spanyol
Pede Bicara soal Ballon d'Or 2026, Kylian Mbappe: Tidak Ada Pemain yang Lebih Baik dari Saya
Kylian Mbappe yakin bisa memenangkan Ballon d'Or 2026. Bintang Real Madrid itu bahkan menegaskan tidak ada pemain yang lebih baik darinya.
Arief Hadi - Sabtu, 12 September 2026
Pede Bicara soal Ballon d'Or 2026, Kylian Mbappe: Tidak Ada Pemain yang Lebih Baik dari Saya
Spanyol
Kylian Mbappe Buka Suara soal Meme Diktator: Kesal Disamakan dengan Pembunuh
Kylian Mbappe buka suara soal meme yang menyamakannya dengan diktator. Bintang Real Madrid itu mengaku keberatan disamakan dengan pembunuh.
Johan Kristiandi - Sabtu, 12 September 2026
Kylian Mbappe Buka Suara soal Meme Diktator: Kesal Disamakan dengan Pembunuh
Analisis
Analisis Kekuatan Manchester City di Era Enzo Maresca: Umpan Silang dan Faktor Erling Haaland
Manchester City era Enzo Maresca mengandalkan umpan silang sebagai senjata baru. Simak peran Erling Haaland dan peningkatan efektivitasnya.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Analisis Kekuatan Manchester City di Era Enzo Maresca: Umpan Silang dan Faktor Erling Haaland
Ragam
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Pedri, David Raya, Raphinha, Bukayo Saka, dan Bradley Barcola mengejutkan karena tidak masuk nominasi Ballon d'Or 2026.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
5 Nama Besar yang Tidak Masuk Nominasi Ballon d'Or 2026
Ragam
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Sabah FK menjadi lawan Manchester United di Liga Champions. Simak sejarah klub, Valdas Dambrauskas, jersey pink, dan perjalanan mereka ke fase liga.
Arief Hadi - Kamis, 10 September 2026
Profil Sabah FK, Lawan Manchester United di Liga Champions
Eropa
Daftar Nominasi Ballon d'Or 2026: Harry Kane dan Lamine Yamal Jagoan Utama
France Football umumkan 30 nominasi Ballon d'Or 2026. Harry Kane dan Lamine Yamal jadi calon kuat, simak daftar lengkapnya di sini.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 08 September 2026
Daftar Nominasi Ballon d'Or 2026: Harry Kane dan Lamine Yamal Jagoan Utama
Spanyol
Sesumbar Soal Ballon d'Or, Kylian Mbappe Disebut Kekanak-kanakan
Kylian Mbappe percaya diri pantas raih Ballon d'Or 2026. Christophe Dugarry sebut sikap bintang Real Madrid itu kekanak-kanakan.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 08 September 2026
Sesumbar Soal Ballon d'Or, Kylian Mbappe Disebut Kekanak-kanakan
Ragam
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Haaland hingga Zion Suzuki berpeluang mencetak sejarah di Liga Champions. Simak lima rekor yang bisa terukir pada matchday pertama.
Arief Hadi - Selasa, 08 September 2026
Sederet Rekor yang Dapat Terukir di Liga Champions Pekan Ini
Bagikan