Ozil di Kritik Legenda Arsenal
Ozil di Kritik Legenda Arsenal-Penyerang Arsenal, Mesut Ozil, belum lama ini dikritik Martin Keown, menurut legenda Arsenal tersebut, sang pemain amat jarang membantu timnya bertahan, ketika mereka kalah dari Manchester City pekan lalu.

Mantan pemain Gunners meminta Arsene Wenger untuk memberikan pemain Jerman peran yang lebih jelas di pertandingan besar, di mana tim tidak menguasai banyak bola seperti biasanya.
Ozil sudah dalam bentuk terbaik musim ini, namun ia tidak terlalu impresif di dua pertandingan terakhir, usai tim menelan kekalahan di tangan Everton dan Manchester City.
"Mesut Ozil dan Arsene Wenger harus membicarakan lagi peran sang pemain ketika tim tidak menguasai banyak bola. Apa yang ia lakukan di Manchester City tidak cukup. Dia seperti hanya berjalan kaki ketika Arsenal tidak menguasai bola," tutur Keown di Daily Mail.
"Ozil harus diberikan lebih banyak tanggung jawab dalam merebut bola kembali ketika Arsenal tidak menguasai bola melawan tim yang amat bagus soal itu, seperti City."
"Pertanyaan ini jarang diajukan pada Arsenal karena mereka biasanya amat dominan ketika menguasai bola, namun sepertinya peran Ozil tidak terlalu jelas ketika mereka tidak menguasai bola."
genji
295
Berita Terkait
Statistik Memperlihatkan, Sulit bagi Chelsea Mengalahkan Arsenal
Prediksi dan Statistik Manchester City vs Leeds United: The Citizens Cari Pelampiasan
7 Fakta dan Statistik Menarik Chelsea vs Arsenal: The Gunners Sulit Dikalahkan
Jika Menang Melawan Chelsea, Titel Premier League Jadi Milik Arsenal
Jadwal Premier League 2025-2026 di Akhir Pekan: Derby London, Chelsea vs Arsenal
Ingin Balas Dendam, Harry Kane Tunggu Arsenal di Babak Gugur
Klasemen Terbaru Liga Champions 2025-2026: Arsenal Berlari Sendirian, Liverpool Hancur Lebur
On Fire, Arsenal Tak Terbendung dan Akhiri Rekor Bagus Bayern Munchen
Hasil Liga Champions: Madrid Menang Tipis, Inter Milan Kalah, Arsenal Bantai Bayern, Liverpool Dipermalukan di Anfield
Arsenal vs Bayern Munchen: Persahabatan Eberechi Eze dan Michael Olise, dari Papan Catur ke Panggung Liga Champions