Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Nostalgia - Ketika Italia Hentikan Kejutan Bulgaria di Piala Dunia 1994

Mengenang kembali ketika tim nasional Italia mengalahkan tim kejutan, Bulgaria, di semifinal Piala Dunia 1994.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Selasa, 23 Maret 2021
Nostalgia - Ketika Italia Hentikan Kejutan Bulgaria di Piala Dunia 1994
Italia Vs Bulgaria (90min)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Italia akan bertamu ke markas Bulgaria pada Matchday ke-2 Grup C kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa, di Vasil Levski National Stadium, Minggu (29/3). Kedua tim memiliki sejarah persaingan di masa lalu.

Ini bukan pertemuan pertama antara Italia kontra Bulgaria. Pada Piala Dunia 1994, Italia pernah menghentikan Bulgaria pada babak semifinal. Saat itu, Bulgaria menjadi tim yang mengejutkan.

Bulgaria muncul sebagai kuda hitam pada Piala Dunia 1994. Diperkuat pemain-pemain seperti Krasimir Balakov, Trifon Ivanov, Velko Yotov, Emil Kostadinov, dan penggawa Barcelona, Hristo Stoichkov, tak banyak yang menyangka Bulgaria bisa berbicara banyak.

Bulgaria bergabung di Grup D bersama Nigeria, Argentina, dan Yunani. Di atas kertas, sulit untuk Bulgaria melangkah ke fase gugur.

Pada pertandingan pertama kontra Nigeria, skuad asuhan Dimitar Panev itu menelan kekalahan telak tiga gol tanpa balas. Tak pelak, Bulgaria semakin dipandang sebelah mata.

Baca juga:

Paolo Rossi, Juara Dunia yang Berdosa Milik Italia

Banyak Pemain Muda Gemilang, Roberto Mancini Justru Pusing

Generasi Emas Italia di Bawah 21 Tahun, Penggawa Inter Mendominasi

Italia Vs Bulgaria

Namun, pada matchday ke-2, Bulgaria bangkit. Lavovete menggulung Yunani 4-0. Hristo Stoichkov menjadi pahlawan dengan mencetak dua gol dari titik putih. Sementara itu, dua gol lainnya menjadi milik Iordan Letchkov dan Daniel Borimirov.

Pada laga penentuan melawan Argentina, sensasi Bulgaria semakin terasa. Bulgaria yang tertekan justru unggul 2-0 berkat gol Hristo Stoichkov dan Nasko Sirakov. Dengan hasil tersebut, Bulgaria menempati posisi kedua dan berhak lolos ke babak berikutnya.

Pada fase 16 besar, Bulgaria kebagian lawan Meksiko. Laga dilangsungkan di Giants Stadium, pada 5 Juli 1994.

Duel harus ditentukan melalui tendangan penalti setelah sebelumnya sama kuat 1-1. Gol Stoichkov disamakan penalti Garcia Aspe.

Pada babak tos-tosan, Bulgaria tampil meyakinkan. Mereka menang pada babak tendangan penalti dengan skor 3-1.

Pada babak perempat final, Bulgaria menantang Jerman. Kali ini, sejumlah kalangan yakin keajaiban Bulgaria akan terhenti.

Timnas Italia Timnas bulgaria Breaking News Kualifikasi Piala Dunia 2022

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan