Premier League

Muda, Kelelahan, dan Hindari Cedera, Alasan Ten Hag Mengganti Hojlund dan Mainoo

Cemoohan dan teriakan "booo" dari fans di Old Trafford menggema ketika Ten Hag menarik keluar Mainoo dan Hojlund
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Minggu, 28 April 2024
Muda, Kelelahan, dan Hindari Cedera, Alasan Ten Hag Mengganti Hojlund dan Mainoo
Erik ten Hag (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


BolaSkor.com - Cemoohan dan teriakan "booo" dari fans di Old Trafford menggema ketika manajer Manchester United menarik keluar Kobbie Mainoo dan Rasmus Hojlund dalam laga melawan Burnley, Sabtu (27/4) WIB. Laga tersebut berakhir imbang 1-1.

Para pemain muda Man Utd membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan intensitas Premier League, demikian kata Ten Hag menjelaskan keputusannya mengganti Mainoo dan Hojlund.

Pada laga tersebut, MU unggul lebih dulu setelah Antony memecah kebuntuan pada menit ke-79. Namun pemain pengganti Burnley Zeki Amdouni mencetak gol penyama dari titik penalti di menit-menit akhir.

Baca Juga:

Erik ten Hag Meminta Maaf dan Minta Fans Manchester United Bersabar

Manchester United Terlalu Sering Kehilangan Poin

Manchester United 1-1 Burnley: Satu Poin Berharga untuk The Clarets

Mainoo dan Hojlund dikeluarkan pada menit ke-65 saat skor 0-0, dengan Ten Hag mengatakan dia mengganti keduanya untuk menghindari risiko cedera.

“Itu adalah keputusan yang tepat dan sangat logis untuk mendatangkan pemain-pemain yang sangat muda yang masih berada di tahun pertama mereka di Premier League dan merasa kelelahan,” kata Ten Hag dikutip dari Reuters.

"Kami mempunyai beberapa pemain yang sangat muda dan itulah mengapa kami membangun kembali klub ini. Itu membutuhkan waktu, dan kami membangunnya dengan mendatangkan pemain-pemain muda. Hojlund, (Alejandro) Garnacho, Mainoo. Mereka semua berada di musim pertama."

"Saya sangat tidak sabar namun di sana kami membutuhkan kesabaran dan para penggemar mereka membutuhkan kesabaran. Kami membangun sebuah tim di sini, dan mereka membutuhkan pengalaman," Ten Hag menambahkan.

Ten Hag mengatakan perjuangan United saat ini mencerminkan perjuangan tim pada pertengahan 2000an, ketika mereka finis ketiga pada musim 2003-04 dan 2004-05 sebelum memenangkan Premier League tiga kali berturut-turut antara 2006-09.

“Tim Manchester United yang hebat, kita lupa mereka juga dibangun. Saya telah melihatnya, saya pikir pada 2004-05 mereka juga tidak memainkan sepak bola yang hebat,” kata Ten Hag.

“Mereka sedang membangun, dan itu membutuhkan waktu, tapi semua orang lupa, bahkan para pemain yang saat itu berada di tim, mereka lupa bahwa mereka sedang berjuang dan membutuhkan waktu untuk maju.”

Manchester United Erik ten Hag Rasmus Hojlund Kobbie Mainoo Breaking News
Ditulis Oleh

Yusuf Abdillah

Posts

9.917

Berita Terkait

Inggris
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
Pep Guardiola memberi sinyal Antoine Semenyo akan masuk dalam daftar pemain yang dipersiapkan untuk laga putaran ketiga Piala FA melawan Exeter City
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
Liga Indonesia
The Jakmania Datangi Latihan Persija, Rizky Ridho Janji Bawa Kemenangan dari Markas Persib
Ribuan The Jakmania menyambangi sesi latihan Persija di Depok pada Jumat (9/1). Kedatangan mereka untuk memberikan dukungan jelang duel Persib vs Persija.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 10 Januari 2026
The Jakmania Datangi Latihan Persija, Rizky Ridho Janji Bawa Kemenangan dari Markas Persib
Inggris
7 Fakta Menarik Charlton Athletic vs Chelsea: Dominasi Mutlak The Blues
Chelsea akan memulai era baru di bawah pelatih baru Liam Rosenior saat bertandang ke Charlton Athletic pada laga putaran ketiga Piala FA.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
7 Fakta Menarik Charlton Athletic vs Chelsea: Dominasi Mutlak The Blues
Liga Indonesia
Bruno Tubarao Sebut Rivalitas Persib-Persija Mirip Derby Vasco da Gama dengan Flamengo di Brasil
Bruno Tubarao menceritakan pengalamannya ketika menjalani laga derbi di Brasil, tepatnya saat membela Ceara SC.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 10 Januari 2026
Bruno Tubarao Sebut Rivalitas Persib-Persija Mirip Derby Vasco da Gama dengan Flamengo di Brasil
Lainnya
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Bandung bjb Tandamata mengawali ProIiga 2026 dengan manis usai menumbangkan Jakarta Livin Mandiri.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 10 Januari 2026
Kalahkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Bandung bjb Tandamata Awali Proliga 2026 dengan Meyakinkan
Inggris
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Liam Rosenior telah menciptakan momen Jose Mourinho-nya sendiri selama konferensi pers pertamanya sebagai pelatih Chelsea.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Ragam
Nostalgia - Rivalitas Satu Abad Persib Bandung vs Persija Jakarta
Persib Bandung dan Persija Jakarta memiliki catatan sejarah bertanding sejak 1931.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 10 Januari 2026
Nostalgia - Rivalitas Satu Abad Persib Bandung vs Persija Jakarta
Prediksi
Prediksi dan Statistik Charlton Athletic vs Chelsea: Ujian Debut Liam Rosenior
Chelsea akan menjalani laga tandang melawan Charlton Athletic pada putaran ketiga Piala FA 2025-2026 yang akan digelar di The Valley.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Prediksi dan Statistik Charlton Athletic vs Chelsea: Ujian Debut Liam Rosenior
Bulu Tangkis
Hasil Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Tembus Semifinal
Dari lima perwakilan Indonesia di babak delapan besar, dua berhasil lolos ke semifinal.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Hasil Malaysia Open 2026: Jonatan Christie dan Fajar/Fikri Tembus Semifinal
Inggris
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Penyerang Arsenal Gabriel Martinelli telah meminta maaf kepada bek Liverpool Conor Bradley.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 10 Januari 2026
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Bagikan