Manchester United Terlalu Sering Kehilangan Poin
BolaSkor.com - Periode naik turun Manchester United terus berlanjut musim ini. Di kala badai cedera pemain tak kunjung berakhir, Red Devils juga tak bermain konsisten dan teranyar imbang 1-1 lawan Burnley.
Menjamu Burnley di Old Trafford pada pekan 35 Premier League, Sabtu (27/04) malam WIB, Man United imbang 1-1 dari gol Antony (79') yang dibalas Zeki Amdouni (87' penalti). Man United bahkan kalah penguasaan bola (47 persen) berbanding Burnley (53 persen).
Tuan rumah melepaskan 27 percobaan tendangan (10 tepat sasaran) dan Burnley dengan 16 tendangan (tujuh tepat sasaran). Man United pun kian sulit mencapai zona Liga Champions dengan hasil tersebut, sementara satu poin berharga bagi Burnley untuk menjaga asa sintas di Premier League.
Dengan catatan itu juga Man United gagal menang lima kali dari enam laga terakhir Premier League: satu kemenangan, empat kali imbang, dan satu kekalahan. Parahnya lagi, gawang Man United sudah kebobolan 12 gol.
Baca Juga:
Manchester United 1-1 Burnley: Satu Poin Berharga untuk The Clarets
Erik Ten Hag Klaim Masih Didukung Suporter Manchester United
"Tidak (hasil yang diinginkan). Tentu saja kami kecewa. Jika, dalam jangka waktu yang lama dalam permainan, ketika Anda mengontrol dan mendominasi permainan, ketika Anda menciptakan banyak peluang dan menempatkan diri Anda pada posisi menang tetapi kemudian memberikannya begitu saja," ucap Erik ten Hag di situs resmi Man United.
Ten Hag frustrasi Man United terlalu sering kehilangan poin dalam posisi unggul. Namun, ia juga melihat kesialan pada timnya karena keputusan wasit.
"Ini adalah nasib buruk. Kami tidak beruntung dengan wasit selama beberapa minggu terakhir. Begitu banyak penalti yang kami terima. Yang ini memang dibenarkan, tetapi, di sisi lain, saya telah melihat dua atau tiga situasi penalti," tambah Ten Hag.
"Satu adalah 100 persen penalti. (Alejandro) Garnacho, saya pikir dia terkena dan handball terakhir adalah 100 persen penalti. Jika dia melakukan penalti terhadap Aaron Wan-Bissaka di semifinal (Piala FA), itu masuk akal bahwa penalti."
"Itu benar-benar tidak konsisten. Dalam beberapa minggu terakhir, kami memberikan penalti dan beberapa di antaranya sangat diperdebatkan," keluhnya.
Kendati demikian, Ten Hag masih realistis dengan kans Man United bermain di Eropa musim depan.
View this post on Instagram
"Saya tidak pernah memberikan skenario negatif. Kami mempunyai dua peluang, satu di Premier League dan satu lagi adalah final Piala FA. Faktanya kami tidak bisa mendapatkan posisi keempat ketika kami tertinggal jauh," imbuh Ten Hag.
"Memberikan penalti, sangat bisa diperdebatkan, melawan Chelsea, Liverpool dan hari ini lagi, itu adalah tujuh poin. Itu terlalu berlebihan, terutama pada tahap musim ini," pungkasnya.
Arief Hadi
16.195
Berita Terkait
5 Fenomena Pembunuh Raksasa Terbesar dalam Sejarah Piala FA
Meski Ruben Amorim Dipecat, Marcus Rashford Betah di Barcelona dan Enggan Kembali ke Manchester United
Tularkan Pengalaman sebagai Eks Pemain, Darren Fletcher Ingin Manchester United Juara Piala FA
Soal Pemecatan Ruben Amorim, Legenda Klub Salahkan Direktur Sepak Bola Manchester United
Ruben Amorim Pergi, Amad Diallo Sedih Kehilangan Sosok Ayah
Pep Guardiola Yakin Antoine Semenyo Bisa Cepat Beradaptasi di Manchester City
Ketika Pelatih Baru Chelsea Liam Rosenior Ciptakan Momen ala Jose Mourinho
Dihujani Hujatan, Gabriel Martinelli Minta Maaf
Sepakat, Arsenal Ikat Bukayo Saka dengan Kontrak Baru hingga 2031
Luis Enrique Jadi Nama Baru di Bursa Pelatih Manchester United