Morbidelli seperti Anak Tiri di Yamaha, Lorenzo Berang
BolaSkor.com - Mantan pembalap Yamaha, Jorge Lorenzo, tak suka dengan cara pabrikan asal Jepang itu memerlakukan Franco Morbidelli. X-Fuera menilai, Yamaha tak adil terhadap runner up MotoGP 2020 itu.
Berdasarkan hasil musim lalu, Morbidelli merupakan rider Yamaha dengan pencapian terbaik. Namun alih-alih dukungan, Morbidelli justru tak mendapat motor terbaru.
Rider asal Italia itu masih menunggangi motor Yamaha versi lama. Sementara Fabio Quartararo, Maverick Vinales, dan Valetino Rossi memakai M1 teranyar.
Baca Juga:
“Opini saya mungkin cukup keras, namun saya memang merasa dalam kasus ini Yamaha tidak memperlakukan Franco dengan cara terbaik, padahal dia jadi runner up tahun lalu," ujar Lorenzo dikutip dari Corsedimoto.
Lorenzo heran, mengapa Yamaha begitu pelit memberikan motor terbaru. Di sisi lain, Duacti justru mampu menyediakan empat motor anyar untuk ridernya.
“Ducati saja bisa memberikan motor yang praktisnya sama untuk keempat pembalap mereka, dan Yamaha justru tak melakukannya, tepatnya pada Franco. Kini, saya yakin Franco sudah harusnya menuntut perlakuan yang sama dari Yamaha," ujar Lorenzo.
Andhika Putra
8.253
Berita Terkait
Marc Klok Cedera, Persib Pulangkan Dedi Kusnandar
Persembahkan Kemenangan untuk Mettu Dwaramury, Owen Rahadiyan Ingatkan Persipura Fokus Persaingan Promosi
Konsistensi Bandung bjb Tandamata Diuji JPE di Awal Putaran Kedua Proliga 2026
Persija Menang atas Persita, Mauricio Souza Sebut Fisik Pemain Lawan Sulitkan Macan Kemayoran
Diky Soemarno Sebut Kehadiran The Jakmania di Tangerang Sebagai Sebuah Sejarah
Tanpa Influencer, 26 Warriors Siap Panaskan Prime Kumite Championship 3 di Jakarta
7 Catatan Statistik Menarik Duel Leeds United vs Arsenal: The Gunners Nyaman di Elland Road
3 Pemain yang Ingin Direkrut AC Milan Jelang Penutupan Bursa Transfer Musim Dingin 2026
Jadwal AC Milan: Lawan Tampil di Kompetisi Eropa, Rossoneri Baru Bertanding pada Rabu (4/2)
Superkomputer Prediksi Juara Premier League: Peluang Arsenal Lebih dari 80 Persen