Misi Berat di Paris, Barcelona Dapat Dukungan Moral dari Joan Laporta

FC Barcelona akan menjalani misi berat kala bermain di markas PSG.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 10 Maret 2021
Misi Berat di Paris, Barcelona Dapat Dukungan Moral dari Joan Laporta
Joan Laporta dan Ronald Koeman (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - FC Barcelona akan menjalani misi berat pada leg dua 16 besar Liga Champions melawan PSG (Paris Saint-Germain) di Parc des Princes, Kamis (11/03) pukul 03.00 dini hari WIB. Blaugrana tertinggal agregat gol 1-4.

Nilai gol-gol yang dicetak PSG bernilai gol tandang. Tak ayal Barcelona bisa lolos ke fase berikutnya jika menang 3-0 atau setidaknya menyamai agregat gol tersebut.

Belum pernah ada dalam sejarahnya tim melaju ke fase gugur berikutnya jika kalah dengan margin gol tiga atau lebih di laga kandang pada leg pertama. Barcelona bisa memecahkan rekor jika melakukannya.

Baca Juga:

Barcelona dan Madrid Diragukan Punya Uang Beli Mohamed Salah

5 Alasan Barcelona Bisa Comeback Kontra PSG

5 Alasan Barcelona Sulit Comeback Kontra PSG

Ronald Koeman

"Tidak ada yang tak mungkin. Kami percaya pada diri kami sendiri. Kami tahu bahwa di Barca Anda harus menang dan kami akan menunjukkan mentalitas yang telah kami tunjukkan sejak lama," tegas Ronald Koeman.

“Saya pikir tidak ada yang tidak mungkin. Kami harus efektif dalam permainan untuk memiliki opsi."

“Ini rumit. PSG kuat dan bercita-cita memenangkan Liga Champions. Untuk memiliki opsi untuk kembali, Anda harus memainkan permainan dengan sangat efektif. Kami akan mencoba. Kami selalu berusaha untuk menang dan semoga kami bisa mencoba."

“Ini akan sangat sulit. Kami bermain melawan tim seperti PSG yang tidak memungkinkan kami bermain banyak (membangun serangan)," tambah Koeman.

Dukungan Moral dari Presiden Baru

Joan Laporta

FC Barcelona pernah melakukan comeback sebelumnya melawan PSG ketika kalah di Paris dan membalikkannya di Camp Nou. Situasi saat ini berbeda. Akan tapi laga nanti terjadi selang beberapa hari setelah terpilihnya presiden baru Joan Laporta.

Joan Laporta tak asing dengan Barca karena pernah menjadi presiden pada medio 2003-2010. Kala itu Barcelona sukses dan menjalani era keemasaan.

Menjelang misi berat Barcelona di markas PSG Laporta memberikan dukungan moral kepada tim.

"Kami senang ada presiden sekarang, itu penting bagi klub. Saya tidak mengenalnya secara pribadi, saya tidak berbicara dengannya, tetapi saya yakin saya akan melakukannya di masa depan dan kami senang memiliki presiden lagi," tutur gelandang Barcelona Frenkie de Jong.

"(Laporta) mengatakan banyak keberuntungan kepada tim, kami pergi ke sana untuk bersaing dan hanya itu."

Koeman juga melihat efek terpilihnya Joan Laporta sebagai presiden baru. Ketika ia berbicara kepada pemain di ruang ganti ada suasana positif di sana.

"Saya kenal dia ya, kami pernah bertemu beberapa kali di masa lalu," kata Koeman tentang hubungannya dengan Laporta. "Saya juga mengenal Frank Rijkaard dengan baik, yang pernah menjadi pelatih di bawahnya."

"Dia adalah seorang presiden yang memberikan banyak kepercayaan kepada para pemain. Dia fokus membantu para pelatih dan para pemain. Dia mengucapkan beberapa patah kata di ruang ganti (pada Senin) dengan para pemain dan staf dan ada suasana yang bagus," urai dia.

Breaking News Barcelona FC Barcelona Liverpool Liga Champions
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.242

Berita Terkait

Inggris
Kembali dari Piala Afrika 2025, Mohamed Salah Disambut Arne Slot di Liverpool
Arne Slot, pelatih Liverpool, menyambut dengan senang hati kedatangan Mohamed Salah usai bermain di Piala Afrika 2025.
Arief Hadi - Jumat, 16 Januari 2026
Kembali dari Piala Afrika 2025, Mohamed Salah Disambut Arne Slot di Liverpool
Inggris
Salip Liverpool, Manchester City Rekrut Marc Guehi
Usai merekrut Antoine Semenyo, Manchester City kini menyalip Liverpool dalam perburuan bek Crystal Palace, Marc Guehi.
Arief Hadi - Jumat, 16 Januari 2026
Salip Liverpool, Manchester City Rekrut Marc Guehi
Liga Indonesia
Berlabel Bomber Mentereng, Alaeddine Ingin Bantu Persija Juara
Persija Jakarta mendatangkan bomber tajam asal Maroko, Alaeddine Ajaraie. Ia datang untuk membawa Persija ke tangga juara Super League 2025/2026.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Januari 2026
Berlabel Bomber Mentereng, Alaeddine Ingin Bantu Persija Juara
Inggris
Senne Lammens Punya Potensi Besar, tapi Belum Layak Jadi Kiper Utama Manchester United
Rene Meulensteen meyakini bahwa Senne Lammens belum cukup bagus untuk menjadi kiper pilihan utama Manchester United.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Januari 2026
Senne Lammens Punya Potensi Besar, tapi Belum Layak Jadi Kiper Utama Manchester United
Timnas
Satu Grup dengan Timnas Indonesia, Pelatih Singapura Kagumi John Herdman
Jelang Piala AFF 2026, pelatih Singapura, Gavin Lee, memuji kiprah John Herdman, nakhoda baru Timnas Indonesia.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Januari 2026
Satu Grup dengan Timnas Indonesia, Pelatih Singapura Kagumi John Herdman
Liga Indonesia
Persija Jakarta Datangkan Penyerang Tajam Maroko dari Liga India
Persija resmi mendatangkan Alaeddine Ajaraie. Penyerang tajam asal Maroko yang teruji di Liga India.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Januari 2026
Persija Jakarta Datangkan Penyerang Tajam Maroko dari Liga India
Timnas
Resmi, Berikut Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Timnas Indonesia akan memainkan laga perdananya di Piala AFF 2026 menghadapi Kamboja pada 27 Juli mendatang.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Januari 2026
Resmi, Berikut Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Spanyol
Pemain Spesial Barcelona Selain Lamine Yamal
FC Barcelona menang 2-0 atas Racing Santander di 16 besar Copa del Rey dan Hansi Flick memuji satu pemain spesial Barcelona: Fermin Lopez.
Arief Hadi - Jumat, 16 Januari 2026
Pemain Spesial Barcelona Selain Lamine Yamal
Italia
Laga Lawan Como Bukti AC Milan Membutuhkan Mike Maignan
Mike Maignan tampil luar biasa dengan berhasil mengamankan tujuh dari delapan tembakan on target Como.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Januari 2026
Laga Lawan Como Bukti AC Milan Membutuhkan Mike Maignan
Timnas
Bertekad Akhiri Kutukan, Rizky Ridho Pasang Target Juara Piala AFF 2026 di Era John Herdman
Rizky Ridho percaya diri menatap Piala AFF 2026 bersama pelatih baru Timnas Indonesia asal Inggris, John Herdman.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Januari 2026
Bertekad Akhiri Kutukan, Rizky Ridho Pasang Target Juara Piala AFF 2026 di Era John Herdman
Bagikan