5 Alasan Barcelona Bisa Comeback Kontra PSG

Berikut ini adalah lima alasan Barcelona akan bisa comeback melawan PSG:
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Selasa, 09 Maret 2021
5 Alasan Barcelona Bisa Comeback Kontra PSG
Lionel Messi (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kamis (11/3) dini hari WIB, Barcelona tandang ke markas Paris Saint-Germain (PSG) membawa misi berat, bahkan bisa dibilang misi mustahil. Barcelona harus mengejar defisit 1-4 buah dari kekalahan kandang pada leg pertama.

Barcelona butuh penampilan sempurna plus keajaiban untuk bisa lolos ke babak berikutnya. Pasukan Ronald Koeman paling tidak harus mencetak tiga gol tanpa kebobolan di Parc des Princes.

Barca tentu tidak ingin patah harapan. Apalagi kegagalan akan menodai pencapaian mereka yang sebelumnya selalu lolos dari 16 besar sejak 2007.

Baca Juga:

Mempertahankan Messi Bukan Sekadar Janji Palsu dari Joan Laporta

5 Alasan Barcelona Sulit Comeback Kontra PSG

5 Fakta Menarik Terkait Pemilihan Presiden Barcelona 2021-2026

Tidak dimungkiri, ini adalah misi mustahil. Mengalahkan tim sekaliber PSG di markas mereka dengan skor besar adalah tugas mahaberat bagi Barca.

Namun, ada lima alasan mengapa Barcelona masih memiliki peluang untuk mencatat comeback.


Pernah Melakukannya

Masih ingat yang terjadi pada 2016-17? Saat itu Barcelona mampu menyingkirkan PSG juga pada babak 16 besar. Barcelona berhasil lolos setelah pada leg pertama kalah 0-4 di markas lawan.

Tertinggal 0-4, Lionel Messi dan kawan-kawan mengamuk di Camp Nou. Blaugrana menang 6-1. Hingga saat ini, Barcelona merupakan satu-satunya klub yang mampu lolos dengan defisit empat gol di leg pertama dalam sejarah Liga Champions.


Kebiasaan Buruk PSG

Jika Barca pernah comeback meski harus mengejar defisit, PSG memiliki catatan buruk saat dalam posisi unggul di Liga Champions.

Ya, tersingkirnya PSG di babak 16 besar Liga Champions 2016-17 meski sudah unggul besar di leg pertama bukanlah kali pertama yang terjadi.

Pada 2013, PSG membekap Chelsea 3-1 pada leg 1 di Paris. Namun di leg 2 mereka kalah 0-2 di Stamford Bridge.

Bahkan semusim setelah mereka disingkirkan Barcelona, PSG kembali membuang keunggulan leg pertama. Saat itu PSG menang 2-0 atas Manchester United pada leg pertama di Old Trafford.

Di leg kedua, main di rumah sendiri dan membawa keuggulan 2-0 dari kandang lawan, PSG justru takluk 3-1.


Sudah Melakukannya Musim Ini

Comeback sepertinya sudah bukan hal baru bagi Barcelona. Bahkan di musim ini mereka kembali melakukannya di ajang Copa del Rey, tepatnya saat melawan Sevilla di babak semifinal.

Barcelona kalah 0-2 di leg pertama, namun akhirnya meraih tiket ke final setelah menang 3-0 di leg kedua. Kemenangan ini tentu akan menjadi pelecut moral bagi para pemain Barca menghadapi duel kontra PSG.


PSG Cenderung Kesulitan Hadapi Pressing Tinggi

Sepanjang musim ini, satu hal yang terlihat dari PSG. Meski sudah berganti pelatih, mereka acap kesulitan menghadapi lawan yang bermain dengan pressing garis tinggi.

Di leg pertama, Barcelona terlihat terkejut dengan serangan bergelombang PSG. Tapi sekarang, dengan tuntutan menang besar, Barca diperkirakan akan bermain menekan total.

Dalam beberapa laga terakhir di Ligue 1, kesulitan PSG menghadapi lawan yang menekan dengan garis tinggi sangat kentara.


Faktor M

Messi memang tidak berkutik pada laga leg pertama. Namun sejak saat itu performa Messi dan Barcelona terus membaik. Terbukti mereka saat ini berhasil naik ke peringkat kedua, menempel Real Madrid yang ada di puncak klasemen LaLiga.

Jelang laga kontra PSG, Messi semakin hot dengan mencetak delapan gol dalam sembilan penampilan terakhir di LaLiga.

Selain itu, Messi sepertinya senang menjebol gawang PSG. Dalam delapan laga melawan PSG, Messi sudah mengoleksi lima gol.

Satu faktor lagi, kemungkinan ini bisa menjadi penampilan terakhir Messi di Liga Champions bersama Barcelona. Dia tentu tidak mau menutupnya dengan pengalaman getir.

Liga Champions Barcelona PSG Breaking News

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dengan spesialis sepak bola dunia. Pengalaman lebih dari sepuluh tahun di berbagai media di Indonesia. Saat ini menulis untuk BolaSkor.com.
Show More

Berita Terkait

Piala Dunia
Cara Menonton Argentina vs Cape Verde Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 05.00 WIB
Cara menonton Argentina vs Cape Verde di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak jadwal kickoff pukul 05.00 WIB, siaran langsung TVRI, layanan streaming, dan prediksi starting XI.
Johan Kristiandi - Sabtu, 04 Juli 2026
Cara Menonton Argentina vs Cape Verde Secara Gratis, Live Sebentar Lagi Pukul 05.00 WIB
Timnas
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
BTN membeberkan persiapan Timnas Indonesia menuju ASEAN Hyundai Cup 2026. John Herdman menargetkan Skuad Garuda meraih gelar AFF pertama sepanjang sejarah.
Rizqi Ariandi - Jumat, 03 Juli 2026
Water Break PSSI Pers: BTN Optimistis Timnas Indonesia Raih Gelar ASEAN Hyundai Cup 2026
Piala Dunia
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Lamine Yamal kembali menegaskan ambisi besarnya di Piala Dunia 2026, yakni membawa Spanyol meraih gelar juara.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Spanyol Melaju Mulus, Lamine Yamal Tegaskan La Roja Tak Takut Siapa Pun
Piala Dunia
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Julian Nagelsmann resmi mundur dari timnas Jerman usai Piala Dunia 2026. DFB langsung bergerak mendekati Jurgen Klopp sebagai calon pelatih baru. (157 karakter)
Arief Hadi - Jumat, 03 Juli 2026
Julian Nagelsmann Resmi Tinggalkan Kursi Kepelatihan Timnas Jerman, DFB Dekati Jurgen Klopp
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Antusiasme publik begitu tinggi hingga jersey tim nasional Norwegia menjadi barang langka menjelang duel seru melawan Brasil di babak 16 besar.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Piala Dunia 2026: Jelang Lawan Brasil di 16 Besar, Jersey Norwegia Jadi Barang Langka
Piala Dunia
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Dari total delapan gol yang telah dicetak Albiceleste sejauh ini, enam di antaranya lahir dari sang kapten Lionel Messi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Messi Cetak 6 dari 8 Gol Argentina, Scaloni: Kami Tidak Bergantung Padanya
Piala Dunia
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Pelatih Kroasia, Zlatko Dalic, mengaku memahami fungsi VAR, tetapi menilai teknologi tersebut telah mengurangi emosi dan spontanitas yang menjadi bagian penting dari sepak bola.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Kontroversi di Laga Portugal vs Kroasia, Zlatko Dalic: VAR Membunuh Emosi dalam Sepak Bola
Piala Dunia
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Prediksi Australia vs Mesir di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Football Meets Data memberi Mesir peluang menang 42 persen, sementara Australia tetap berpeluang membuat kejutan.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Simulator dengan Akurasi Tinggi Prediksi Skor Australia vs Mesir: Tidak Ada Keunggulan Mutlak
Piala Dunia
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Pelatih Cape Verde, Bubista, percaya diri timnya mampu memberi kejutan saat menghadapi Argentina di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Simak komentar lengkap dan peluang Cape Verde lolos ke 16 besar.
Johan Kristiandi - Jumat, 03 Juli 2026
Tantang Argentina, Cape Verde Ogah Hanya Fokus kepada Lionel Messi
Hasil akhir
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Timnas Swiss memastikan langkah ke babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0.
Yusuf Abdillah - Jumat, 03 Juli 2026
Hasil Piala Dunia 2026: Gol Embolo dan Ndoye Bawa Swiss ke 16 Besar
Bagikan