Menilik 7 Bintang Muda yang Menjadi Warisan Jurgen Klopp di Liverpool

Arief HadiArief Hadi - Kamis, 29 Februari 2024
Menilik 7 Bintang Muda yang Menjadi Warisan Jurgen Klopp di Liverpool
Liverpool kala menang 3-0 atas Southampton (Twitter)

BolaSkor.com - Jurgen Klopp seolah menunjukkan Liverpool akan baik-baik saja tanpanya kelak. Dalam dua laga terakhirnya, The Reds menurunkan skuad muda dan meraih kemenangan di dua kompetisi berbeda.

Seperti diketahui, Klopp akan meninggalkan Liverpool di akhir musim 2023-2024 setelah melatih klub sejak 2015. Pada musim terakhirnya, Liverpool berusaha mewujudkan ambisi quadruple (empat) trofi.

Satu trofi telah diraih pada ajang Piala Liga melawan Chelsea (1-0) di Wembley. Dengan kombinasi skuad berpengalaman dan muda, Liverpool memenangi pertandingan. Klopp tak punya banyak opsi selain mengandalkan produk akademi karena tim dirundung badai cedera pemain.

Baca Juga:

Hasil Piala FA: Chelsea, Liverpool, dan Manchester United Melaju ke Perempat Final

Hasil Undian Perempat Final Piala FA: Manchester United Jumpa Liverpool, Juara Bertahan Ditantang Newcastle

Profil dan Rekam Jejak Dan Ashworth, Direktur Olahraga yang Diidamkan Manchester United

Rotasi lebih besar dilakukannya ketika Liverpool menang telak 3-0 atas Southampton di Piala Liga. Dua pencetak gol Chelsea di laga tersebut berusia 18 tahun: Jayden Danns dan Lewis Koumas.

Menilik dua pertandingan tersebut, BolaSkor.com mengulik sekilas informasi mengenai bintang-bintang muda Liverpool yang dapat menjadi warisan Klopp untuk masa depan.

1. Jayden Danns (18 Tahun - Penyerang)

Mengikuti jejak pendahulunya, Curtis Jones dan Trent Alexander-Arnold, sebagai Scouser sejati (pemain atau pria kelahiran Merseyside) dari akademi dan menembus tim utama Liverpool.

Danns gabung akademi Liverpool pada usia delapan tahun dan mencatatkan debutnya baru ini, saat tim menang 4-1 atas Luton Town. Pemain berusia 18 tahun bisa bermain di lini tengah dan juga serang.

Kualitasnya sudah bisa dilihat ketika ia masuk dari bangku cadangan dan mencetak dua gol ke gawang Southampton. Saat melawan Chelsea, Danns sudah terlihat mengancam kala peluangnya digagalkan Djordje Petrovic, kiper Chelsea.

"Saya bermain dengan ayahnya!" ucap pelatih Luton Town, Rob Edwards, memberitahu Klopp soal Danns yang notabene putra eks pesepak bola profesional, Neil Danns.

Danns promosi ke tim utama Liverpool setelah menjalani musim yang impresif di tim U-18, mencetak 10 gol pada musim 2022-2023.

2. Lewis Koumas (18 Tahun - Penyerang)

Tak bermain di Wembley kontra Chelsea, Lewis Koumas jadi starter kontra Southampton dengan bermain sebagai winger kiri pada taktik 4-3-3. Koumas mendribel bola dari sisi sayap dan melepaskan tendangan yang berbuah gol, meski sedikit dibantu defleksi bola.

Koumas merupakan putra mantan pemain timnas Wales, Jason Koumas, dan gabung akademi Liverpool dari Tranmere sebagai pemain U-11. Ia dapat bermain melebar atau juga pada posisi gelandang atau penyerang.

Pada musim 2022-2023 Koumas mencetak 16 gol dan 12 gol musim ini, lima gol untuk tim U-18 dan tujuh gol di Premier League 2 untuk tim U-21.

3. Trey Nyoni (16 Tahun - Gelandang)

Menjadi debutan ketiga termuda dalam sejarah Liverpool kala bermain melawan Southampton. Trey Nyoni, 16 tahun, pemain timnas Inggris U-17 dengan usia 16 tahun 243 hari jadi debutan ketiga termuda setelah Jerome Sinclair (16 tahun 6 hari) dan Harvey Elliott (16 tahun 174 hari).

Nyoni juga jadi pemain termuda sepanjang masa yang tampil untuk klub di Piala FA. Punya kualitas teknik sebagai gelandang serang, Nyoni gabung dari Leicester City pada September 2023 dan talentanya sudah terlihat pada tim U-18.

Promosinya terjadi cepat pada U-21 Liverpool dan saat melawan Southampton, Nyoni terlihat tenang dalam penguasaan bola di lini tengah.

4. Bobby Clark (19 Tahun - Gelandang)

Putra mantan winger di Premier League, Lee Clark, yang pernah membela Newcastle United, Sunderland, dan Fulham pada medio 1990-an dan 2000-an. Bobby Clark juga berposisi sebagai gelandang.

Pemain berusia 19 tahun gabung Liverpool dari Newcastle pada 2021 dan sebelumnya berlatih dengan Birmingham City (2012-2014), saat ayahnya jadi pelatih di sana.

Clark pemain ofensif serba bisa, yang dapat bermain di banyak posisi di lini depan dan juga lini tengah. Ia mencetak 13 gol untuk Liverpool U-18 pada musim pertamanya.

Debutnya di tim senior sudah dirasakan Clark pada Agustus 2022 kala Liverpool menang 9-0 atas Bournemouth. Dia juga tampil di Premier League lawan Chelsea, Luton Town, dan Burnley, serta di Piala Liga dengan Fulham dan Piala FA kontra Arsenal.

5. Conor Bradley (20 Tahun - Bek Kanan)

Namanya sudah mulai familiar bagi fans. Trent Alexander-Arnold pun seyogyanya sudah mulai cemas kehilangan posisinya, sebab Conor Bradley bak pemain senior yang sudah bermain lama untuk Liverpool: solid di sisi kanan dan juga rajin membantu serangan.

Dipanggil untuk menggantikan Alexander-Arnold yang cedera, performanya justru membuat 'pusing' Klopp. Debutnya terjadi kala Liverpool menang 4-0 atas Bournemouth pada Januari lalu, kemudian mencetak gol di tim senior saat menang 4-1 atas Chelsea.

Bradley absen kontra Arsenal dan Burnley di Premier League setelah ayahnya meninggal. Selama 12 kali tampil, Bradley sudah mencetak satu gol dan memberikan lima assists.

Bradley juga terlibat saat Liverpool juara Piala Liga, menjadi pemain Irlandia Utara pertama yang memenangi trofi besar untuk Liverpool dalam kurun waktu 101 tahun - terakhir adalah Elisha Scott, menang dua titel liga pada awal 1920-an.

6. James McConnell (19 Tahun - Gelandang)

McConnell gabung Liverpool dari Sunderland pada 2019. Pasca menjalani debut untuk tim U-18 sebagai pemain U-16 pada 2020, pemain pada posisi gelandang menjadi kapten untuk tim U-21 musim ini.

McConnell sudah dibawa ke tim senior musim ini kontra Brentford, Toulouse, dan Union SG, sebelum jadi starter ketika Liverpool menang 5-2 atas Norwich City di Piala FA. Menggantikan Alexis Mac Allister, McConnell memberikan assist untuk gol pertama di laga tersebut.

Memulai karier sebagai gelandang serang kala gabung Liverpool, McConnell beradaptasi pada posisi gelandang sentral. Ia mengaku banyak belajar dari pemain di tim utama Liverpool seperti Dominik Szoboszlai, Jones, dan Elliott.

7. Jarell Quansah (21 Tahun - Bek Tengah)

Gabung akademi Liverpool pada usia delapan tahun dan menjadi kapten tim U-18. Pasca dipinjamkan ke Bristol Rovers musim lalu, bek tengah kelahiran Warrington menjadi starter reguler dalam perjalanan Liverpool musim ini.

Mengisi absennya Joel Matip, Quansah sudah bermain 20 kali termasuk lima laga di enam laga Liverpool pada ajang Piala Liga.

"Gila. Saya baru saja diberitahu bahwa setahun yang lalu pada (hari) final saya baru saja bermain melawan Oxford City saat bertandang untuk Bristol Rovers di League One." tutur Quansah sebelum final Piala Liga.

Trivia Sepak Bola Liverpool Sosok
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.091

Bagikan