Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Mantan Pelatih Timnas Argentina, Alejandro Sabella Meninggal Dunia

Alejandro Sabella meninggal dunia pada usia 66 tahun setelah bertarung melawan penyakit.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 09 Desember 2020
Mantan Pelatih Timnas Argentina, Alejandro Sabella Meninggal Dunia
Alejandro Sabella (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Sepak bola Argentina kembali berduka selang beberapa pekan selepas kepergian sang legenda, Diego Maradona. Berita duka itu datang dari pelatih berusia 66 tahun yang pernah membesut timnas Argentina, Alejandro Sabella.

Menurut kabar yang dimuat Goal Alejandro Sabella meninggal dunia setelah bertarung melawan penyakit. Pada 26 November lalu Sabella dirawat di klinik khusus di Belgrano, Buenos Aires untuk menjalani perawatan darurat pada bagian jantungnya.

Sempat membaik kondisinya kemudian memburuk setelah menderita infeksi dan Sabella terus dirawat secara intensif selama hampir dua pekan dirawat. Kondisi Sabella memburuk hingga sempat mendapatkan alat bantu pernafasan.

Nyawanya tak lagi terselamatkan dalam kondisi itu hingga Sabella tak lagi bernafas. Alejandro Sabella meninggal dunia pada Rabu (09/12) dini hari WIB.

Baca Juga:

Kenangan Shin Tae-yong dengan Maradona, Dibuat Terpukau hingga Pelukan Selebrasi

Kenangan Bambang Nurdiansyah dengan Maradona di Piala Dunia U-20, Sulit Berfoto

3 Legenda Sepak Bola Indonesia yang Dijuluki Maradona

Lionel Messi bersama Alejandro Sabella

"Keluarga Liga Profesional de Futbol AFA sangat menyesali meninggalnya Alejandro Sabella, dan bersama semua orang yang dicintainya pada saat yang menyedihkan ini," tutur Twitter resmi Federasi Sepak Bola Argentina (AFA). "Beristirahatlah dengan tenang, Profesor."

Sabella sedianya memiliki prestasi bagus sebagai pelajar di masa silam dan kuliah di Universitas Hukum di Buenos Aires, tapi Sabella mengikuti kata hatinya menjadi pesepak bola.

Karier gelandang serang elegan itu terkenal dengan waktunya bersama Sheffield United (1978-1980) dan Estudiantes (1982-1987). Sabella banting setir jadi pelatih pada 2009 dengan membesut Estudiantes sebelum melatih Argentina dari 2011 hingga 2014.

Dalam kurun waktu dengan Argentina itu Sabella membawa timnas ke final Piala Dunia untuk kali pertama sejak 24 tahun pada 2014. Sayang Lionel Messi dkk kalah 0-1 dari Jerman melalui gol tunggal Mario Gotze.

Itu jadi pencapaian terbaik Argentina pada era Lionel Messi setelah Diego Maradona pensiun. Sabella mengundurkan diri setelahnya meski disambut bak pahlawan di Argentina dan digantikan dengan Gerardo Martino.

Breaking News AFA Argentina Timnas Argentina Alejandro Sabella

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Bagikan