BolaSkor.com - Babak perempat final Piala Dunia 2026 akan menyajikan laga emosional bagi bomber maut milik timnas Norwegia, Erling Haaland.
Penyerang tajam tersebut bakal memimpin lini serang negaranya untuk menghadapi tim nasional (timnas) Inggris di Miami Stadium, Minggu (12/07) pukul 04.00 pagi WIB. Inggris notabene tempat dirinya dilahirkan.
Haaland lahir di Leeds, Inggris, pada 21 Juli 2000 silam saat sang ayah, Alf-Inge Haaland, tengah berkarier di sana.
Kini, bintang utama Premier League bersama Manchester City tersebut berpotensi menjadi mimpi buruk terbesar bagi negara kelahirannya sendiri.
Baca Juga:
Kilas Balik: Rekam Jejak Inggris di Perempat Final Piala Dunia
Fakta Perempat Final Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 2026 Berakhir untuk Jordan Henderson, Inggris Krisis Pemain Kontra Norwegia
Di bawah daya gedornya, Norwegia secara mengejutkan berhasil menembus babak delapan besar di Piala Dunia pertama mereka setelah absen selama 28 tahun.
Haaland tampil kesetanan dengan menggelontorkan tujuh gol hanya dari empat penampilan di turnamen sejauh ini.
Laga Spesial Melawan Rekan Setim
Erling Haaland langsung mencetak dua gol pada laga debut di Piala Dunia (Foto: FIFA)
Menghadapi armada The Three Lions memicu antusiasme besar bagi Haaland yang sudah menghabiskan empat musim terakhir berkarier di Inggris.
Haaland mengakui laga memperebutkan tiket semifinal ini akan terasa sangat tidak biasa sekaligus menyenangkan untuk dihadapi.
Ini adalah pertandingan yang spesial, ya, pasti. Saya pikir bagi saya ini sangat spesial, karena saya bermain di Inggris dan saya lahir di Inggris, dan Anda juga bermain melawan rekan satu tim dan segalanya,
ungkap Haaland dikutip dari ESPN.
Penyerang bertubuh jangkung itu menambahkan bahwa pertemuan dengan wajah-wajah familier dari kompetisi domestik akan menambah keseruan laga nanti. "Ini adalah pertandingan yang menyenangkan dan ini akan menjadi hal yang bagus," imbuhnya.
Lempar Tekanan Besar ke Skuad Inggris

Hasil Inggris vs Meksiko (@HQpcrt)
Di sisi lain, Inggris memikul beban sejarah yang berat karena belum pernah memenangi turnamen besar selama 60 tahun terakhir.
Sadar akan status tim lawan yang bertabur bintang, Haaland dengan cerdik mencoba mengalihkan seluruh tekanan psikologis kepada kubu lawan.
"Saya pikir ada beberapa tim favorit yang jelas di luar sana, Inggris adalah salah satunya. Saya pikir Anda semua harus memberikan setiap tekanan kepada para pemain Inggris," tutur Haaland mencoba memanaskan perang urat saraf menjelang laga.
Terlepas dari perang mental tersebut, Haaland mengaku sangat terkejut dengan pencapaian historis Norwegia di Amerika Serikat. Apalagi mereka sukses melaju setelah menumbangkan tim raksasa Brasil di babak 16 besar lewat dua gol berkelas miliknya.
"Bermain melawan Brasil agak gila bagi kami warga Norwegia, dan menang melawan Brasil lalu bermain melawan Inggris di perempat final Piala Dunia di AS adalah hal yang sangat spesial. Jika Anda melihat situasi di Norwegia, ini tidak normal, jadi ini super spesial," pungkasnya.

