Klopp Ramal Timnas Inggris Babak Belur di Piala Eropa 2020
BolaSkor.com - Manajer Liverpool, Jurgen Klopp tak bisa menutupi kekesalannya setelah Premier League enggan mengubah regulasi tiga pergantian pemain. Ia bahkan meramal keputusan ini akan membuat Timnas Inggris babak belur di Piala Eropa 2020.
Regulasi pergantian pemain menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan rapat pemegang saham Premier League, Kamis (3/12) waktu setempat. Tekanan untuk mengembalikan aturan lima pergantian pemain dikemukakan oleh para manajer klub-klub besar termasuk Klopp.
Bukan tanpa alasan Klopp menuntut penambahan jumlah pergantian pemain. Liverpool sudah merasakan langsung badai cedera yang membuat satu persatu pemainnya tumbang.
Baca Juga:
Alasan Inggris Diramal Sukses di Masa Depan
Jack Grealish Ingin Dikenal sebagai Anak Baik-Baik dari Solihull
Pelatih Timnas Inggris Desak Penerapan Lima Pergantian Pemain di Premier League
Namun ide tersebut tak disetujui oleh seluruh peserta Premier League. Klub-klub kecil merasa penambahan kuota pergantian pemain hanya akan menguntungkan tim besar.
"Sejujurnya, ini bukan pertanda baik. Orang-orang ini sekarang sangat mengabaikan keselamatan pemain," kata Klopp dilansir dari Daily Mail.
"Jika Anda tidak memiliki kesempatan untuk memilih, anda harus menerimanya untuk saat ini. Namun kesejahteraan pemain, kesehatan mental dan fisik adalah paket lengkap, jadi kami tidak akan berhenti berjuang."
Para pemain Premier League khususnya yang ambil bagian di kompetisi Eropa memang harus menjalani jadwal padat. Mereka setidaknya bermain setiap tiga hari sekali.
Hal ini membuat para pemain tersebut dilanda kelelahan yang membuat mereka rentan cedera. Apalagi masa persiapan menuju musim ini lebih singkat dari sebelumnya.
Keengganan petinggi Premier League mengubah regulasi pergantian pemain akan membuat Timnas Inggris terkena dampaknya di Piala Eropa 2020 yang berlangsung musim panas tahun depan. Klopp menilai The Three Lions tidak akan tampil maksimal di turnamen tersebut.
"Musim panas mendatang itu akan menjadi masalah bagi Gareth Southgate (pelatih Timnas Inggris). Semua pemain Gareth ingin Kebanyakan dari mereka bermain tiga kali seminggu mulai Februari, dan seterusnya sepanjang waktu," tambahnya.
"Gareth akan mendapatkan apa yang kami alami jika kita tetap dengan tiga pergantian pemain. Dia punya masalah, jadi itu masalah FA juga."
Sudah menjadi rahasia umum kalau padatnya jadwal Premier League adalah biang kerok hasil minor Timnas Inggris di turnamen bergengsi. Hal ini kemungkinan besar akan kembali terulang tahun depan.
Menjuarai Piala Eropa merupakan salah satu mimpi Timnas Inggris yang belum tercapai. Peluang untuk mewujudkannya terbuka lebar pada edisi 2020 karena laga semifinal dan final akan berlangsung di kandang mereka, Stadion Wembley.
6.514
Berita Terkait
John Herdman Ingin Cetak Sejarah, Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026
Ada Banyak Pilihan, Manchester United Dilarang Permanenkan Michael Carrick
Bersedia Balikan dengan Inter Milan, Ivan Perisic Punya Satu Misi Khusus
ASICS Turun Gunung ke Sepak Bola Indonesia, Gandeng Ridho hingga Nova Arianto
Akhirnya Uang yang Berbicara, Mike Maignan Punya Kabar Baik untuk AC Milan
Resmi, Persija Datangkan Fajar Fathurrahman Bek Berlabel Timnas Indonesia
Toni Kroos Klaim Barcelona Tidak Akan Juara Liga Champions
Hasil Drawing Piala AFF 2026: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Vietnam
Superkomputer Prediksi Hasil Como vs AC Milan: Perbedaan Peluang Menang Sangat Tipis
John Herdman Teringat Newcastle saat Melihat Timnas Indonesia