BolaSkor.com - Persija Jakarta dikabarkan telah menjalin kesepakatan dengan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sosok yang akan menukangi Persija Jakarta musim depan mulai terjawab.
Setelah berpisah dengan Mauricio Souza yang musim lalu membawa Persija finis di tiga besar, tim dengan julukan Macan Kemayoran itu mendatangkan Shin Tae-yong sebagai penggantinya.
Baca Juga:
Persija Jakarta Cuci Gudang, 7 Pemain Asing Resmi Dilepas
Demi Kado 500 Tahun Jakarta, Persija Siapkan Gebrakan di Bursa Transfer
Pelatih Baru Persija Diperkenalkan pada 8 Juni 2026, Shin Tae-yong atau Eks JDT?
Shin Tae-yong kabarnya diberikan kontrak berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan setahun.
Iya, pelatih Persija STY (Shin Tae-yong),
kata sumber BolaSkor.com yang tak mau disebutkan namanya.
Shin Tae-yong Diperkenalkan Besok Siang di JIS

Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia menjalani latihan resmi atau official training di Stadion Madya, Jakarta, Senin (9/9) sore WIB, jelang melawan Australia. (BolaSkor.com/Didik Setiawan)
Rencananya, Shin Tae-yong akan diperkenalkan secara resmi sebagai pelatih Persija pada Senin (8/6) siang di Jakarta International Stadium (JIS).
Informasi ini didapatkan BolaSkor.com dalam grup whatsapp para peliput Persija Jakarta.
JIS dipilih karena merupakan markas utama Macan Kemayoran dalam dua musim terakhir.
"Persija mengundang rekan-rekan media untuk menghadiri press conference resmi dalam rangka pengumuman head coach (pelatih kepala) baru Persija pada Senin, 8 Juni," bunyi undangan yang diterima awak media, termasuk BolaSkor.com, Jumat (5/6).
Shin Tae-yong Sempat Menukangi Klub Elite Korsel Usai Berpisah dengan Timnas Indonesia

Ekspresi kekecewaan Shin Tae-yong usai Timnas Indonesia ditahan imbang Laos di Stadion Manahan, Solo, Kamis (12/12). (BolaSkor.com/Putra Wijaya)
Sebelum menerima pinangan Persija, Shin Tae-yong sempat menukangi tim elite Korea Selatan, Ulsan HD.
Namun, Shin Tae-yong hanya bertahan tiga bulan di sana, tepatnya pada Agustus-Oktober 2025.
Dari 10 laga bersama Ulsan, Shin Tae-yong hanya meraih dua kemenangan, empat kali imbang, dan menelan empat kekalahan.
Selain hasil buruk, penyebab eks pelatih Timnas Indonesia itu berpisah dengan Ulsan HD kabarnya karena ada friksi dengan beberapa pemainnya.