BolaSkor.com - FIFA terpaksa membatalkan sejumlah tiket Piala Dunia 2026 yang sempat diperoleh secara gratis oleh para penggemar akibat kesalahan teknis pada sistem penjualan tiket resmi.
Dilansir AFP, FIFA mengonfirmasi bahwa sekitar 60 tiket telah dialokasikan tanpa biaya karena masalah yang terjadi pada proses pembayaran di situs resmi mereka.
"Tiket tersebut dialokasikan tanpa biaya (0 dolar AS) karena adanya kendala pembayaran selama proses checkout," demikian penjelasan FIFA.
Baca Juga:
Resmi! FIFA Larang Vuvuzela di Piala Dunia 2026, Suara Ikonik Tak Lagi Terdengar
Piala Dunia 2026: Messi, Ronaldo, dan Ochoa Akan Pakai Patch Spesial FIFA World Cup Legacy
Meski membatalkan tiket yang telah diterbitkan, FIFA memastikan para penggemar yang terdampak tetap memiliki kesempatan untuk mempertahankan pesanan mereka.
Badan sepak bola dunia itu telah menghubungi para pembeli dan meminta mereka menyelesaikan pembayaran sesuai harga yang seharusnya.
"FIFA menyesali kesalahan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Tiket yang diminta para penggemar tetap dipesan, dan mereka telah diundang untuk menyelesaikan pembayaran dengan jumlah yang benar," lanjut pernyataan tersebut.
Kesalahan ini menjadi insiden terbaru dalam proses penjualan tiket Piala Dunia 2026 yang beberapa kali menuai perhatian publik.
Penjualan Tiket Jadi Sorotan

Piala Dunia 2026 (sky sports)
Program penjualan tiket FIFA saat ini juga tengah menjadi sorotan setelah Jaksa New York dan New Jersey melakukan penyelidikan terkait kemungkinan pelanggaran aturan perlindungan konsumen.
Menurut FIFA, tiket dengan harga yang keliru tersebut dijual melalui situs resmi pada 21 Mei lalu. Menariknya, kejadian itu berlangsung lebih dari tiga bulan setelah Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan bahwa seluruh tiket untuk 104 pertandingan Piala Dunia telah terjual habis.
Meski demikian, hingga kini FIFA masih terus menjual tiket untuk berbagai pertandingan turnamen yang akan dibuka di Mexico City pada Kamis pekan depan.
Belum diketahui apakah FIFA akan menyesuaikan harga tiket untuk pertandingan dengan tingkat permintaan yang lebih rendah. Kebijakan penetapan harga dinamis yang diterapkan FIFA dalam edisi kali ini memang memicu perdebatan di kalangan suporter karena dianggap membuat harga tiket menjadi jauh lebih mahal dibandingkan turnamen sebelumnya.
Selain penjualan resmi, FIFA juga mengoperasikan platform penjualan kembali tiket. Melalui layanan tersebut, FIFA mengenakan komisi sebesar 15 persen kepada pembeli maupun penjual sebagai bagian dari upaya mengurangi peran calo dan pasar tiket tidak resmi.
Namun demikian, sejumlah platform pihak ketiga seperti SeatGeek masih menawarkan ketersediaan tiket untuk banyak pertandingan, termasuk beberapa laga yang belum sepenuhnya terjual.
Harga tiket Piala Dunia 2026 memang menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan menjelang turnamen.
FIFA beralasan bahwa kenaikan harga dilakukan untuk membantu menghasilkan pendapatan yang nantinya akan didistribusikan kepada anggota guna mendukung pengembangan sepak bola di seluruh dunia.
Turnamen kali ini juga menandai perubahan besar dalam pengelolaan tiket. FIFA kini mengambil alih sepenuhnya proses penetapan harga dan penjualan tiket secara langsung.
Pada edisi-edisi sebelumnya, tugas tersebut umumnya dilakukan bersama komite penyelenggara lokal negara tuan rumah.