Kim Min-jae dan 5 Pemain Asia yang Pernah Bermain di Bayern Munchen

Bayern Munchen mendapatkan Kim Min-jae.
Arief HadiArief Hadi - Kamis, 29 Juni 2023
Kim Min-jae dan 5 Pemain Asia yang Pernah Bermain di Bayern Munchen
Kim Min-jae (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perlahan tapi pasti, Bayern Munchen menambah kekuatan menatap musim 2023-2024. Usai menjuarai Bundesliga di bawah arahan Thomas Tuchel, Die Roten kini fokus berbenah di bursa transfer musim panas 2023.

Bayern sejauh ini sudah mendapatkan dua pemain baru dengan gratis (free agent). Mereka adalah Konrad Laimer (gelandang) dan Raphael Guerreiro (bek kiri). Menyusul mereka adalah bek tengah asal Korea Selatan, Kim Min-jae.

Sebagaimana dilaporkan oleh pakar transfer sepak bola Eropa, Fabrizio Romano, Bayern sudah sepakat dengan Napoli untuk menebus klausul pembelian Kim sebesar 50 juta euro. Bayern akan mengontraknya selama lima tahun.

Baca Juga:

Penawaran Kedua Ditolak Chelsea, Manchester United Belum Menyerah Kejar Mason Mount

3 Klub Premier League yang Berpeluang Mendapatkan Servis Moises Caicedo

Update Bursa Transfer: Kai Havertz ke Arsenal, Bayern Dapat Kim Min-jae

"Bayern telah mencapai kesepakatan verbal total dengan Kim Min-jae pada kesepakatan personal, kesepakatan lima tahun siap - here we go!" ucap Fabrizio Romano.

"Kim telah menerima proposal kontrak karena sumber klub mengonfirmasinya. Kontrak valid hingga 2028. Tahapan berikutnya ke Bayern: membayar klausul pembelian," tambah pernyataan tersebut.

Dengan adanya Kim maka itu menambah daftar pemain dari Asia yang bermain di Bayern. Sebelum Kim, ada lima pemain asal Asia yang pernah membela Bayern. Siapa saja?

1. Ali Daei

Pemain Asia pertama yang pernah membela Bayern Munchen. Ali Daei gabung Bayern pada 1998 dan - sayangnya - hanya bertahan semusim. Dalam semusim Daei tampil sebanyak 32 kali di seluruh kompetisi, mencatatkan 6 gol dan memberikan 1 assists.

Kendati kariernya tidak lama di Bayern, Daei legenda sepak bola Iran dengan catatan gol internasional terbanyak - sebelum disalip Cristiano Ronaldo. Selain membela Bayern, Daei juga pernah bermain di Hertha Berlin dan Arminia Bielefeld.

2. Vahid Hashemian

Pemain lainnya yang juga berasal dari Iran. Seperti Daei, Vahid Hashemian juga berposisi sebagai penyerang. Hashemian membela Bayern pada medio 2004-2005 setelah sebelumnya memperkuat Hamburg dan Bochum.

Kendati hanya semusim, Hashemian memenangi tiga trofi di sana yakni Bundesliga, DFB Pokal, dan Piala Super Jerman. Hashemian pensiun pada 2012 dan setelahnya menekuni karier kepelatihan. Terakhir, Hashemian jadi asisten pelatih di timnas Iran.

3. Ali Karimi

Tradisi Bayern dalam merekrut pemain asal Iran berlanjut ketika pada 2005, semusim setelah Hashemian bermain, merekrut Ali Karimi dari Al Ahli. Berbeda dari Daei dan Hashemian, Karimi bermain lebih lama (2005-2007) di Bayern.

Karimi pemain serba bisa yang dapat bermain sebagai gelandang serang dan juga penyerang. Dalam kurun waktu dua tahun Karimi memenangi Bundesliga dan DFB Pokal.

Karimi berada di skuad yang sama dengan nama-nama legendaris seperti Roy Makaay dan Michael Ballack. Pasca membela Bayern, Karimi memperkuat Qatar SC, Schalke, dan pensiun pada 2014 dengan Tractor Sazi. Terakhir, Karimi terlihat menjadi pelatih di Sepidrood pada 2019.

4. Takashi Usami

Pada 2011 Bayern Munchen meminjam penyerang asal Jepang, Takashi Usami, dari Gamba Osaka. Dalam semusim bersama Bayern, performa Usami tak cukup memuaskan klub hingga akhirnya ia dimainkan di tim kedua (Bayern Munchen II).

Kariernya pun relatif singkat di Bayern dan setelahnya ia membela Hoffenheim, Augsburg, Fortuna Dusseldorf, dan pada 2019 kembali ke Jepang membela Gamba Osaka. Saat ini Usami masih membela Osaka pada usia 31 tahun.

5. Jeong Woo-yeong

Menempuh cara yang berbeda ketika bermain untuk Bayern Munchen. Jeong Woo-yeong produk akademi Bayern yang promosi pada 2018 dan bermain selama semusim, sebelum klub melepasnya ke SC Freiburg.

Jeong berposisi sebagai penyerang sayap yang juga dapat ditempatkan di posisi gelandang serang. Baru berusia 23 tahun, Jeong saat ini memperkuat SC Freiburg dan tengah dipinjamkan ke Bayern Munchen II.

Bayern Bayern munchen Kim Min-jae Asia Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Italia
AC Milan Cari Bek Baru, Pemain Timnas Korsel Masuk Radar
AC Milan mencari bek baru setelah Matteo Gabbia cedera hingga tiga bulan. Kim Min-jae dan Goncalo Inacio masuk radar Rossoneri.
Arief Hadi - Sabtu, 17 Oktober 2026
AC Milan Cari Bek Baru, Pemain Timnas Korsel Masuk Radar
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Viking vs Bayern Munchen: Pesta Gol Die Roten di Norwegia?
Simak prediksi skor, susunan pemain, kabar tim, jadwal, dan link live streaming Viking vs Bayern Munchen di Liga Champions melalui Vidio.
Arief Hadi - Selasa, 13 Oktober 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Viking vs Bayern Munchen: Pesta Gol Die Roten di Norwegia?
Ragam
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Michael Carrick terancam dipecat setelah start buruk Manchester United. Simak tiga kandidat penggantinya: Antonio Conte, Eddie Howe, dan Nagelsmann.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
3 Calon Pelatih Baru Manchester United jika Michael Carrick Dipecat
Liga Dunia
Banyak Buat Blunder Berbuah Gol, Sudah Saatnya Manuel Neuer Pensiun?
Manuel Neuer mencatat 15 kesalahan berbuah gol sejak 2015-2016. Bayern Munchen kini punya Jonas Urbig sebagai calon penerus sang legenda.
Arief Hadi - Senin, 12 Oktober 2026
Banyak Buat Blunder Berbuah Gol, Sudah Saatnya Manuel Neuer Pensiun?
Sosok
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Lucas da Cunha tampil impresif meski melakukan kesalahan kontra Italia. Simak alasan Prancis perlu membangun lini tengah di sekitar bintang Como itu.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Analisis: Mengapa Prancis Harus Membangun Kekuatan Lini Tengah di Sekitar Bintang Como, Lucas da Cunha
Piala Dunia
Dimulai 2030, Nations League Asia Berhadiah Trofi serta Tiket Piala Dunia dan Piala Asia
AFC menyiapkan Nations League Asia yang mulai 2030. Kompetisi ini akan menentukan tiket Piala Dunia dan Piala Asia dengan format tiga divisi.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Dimulai 2030, Nations League Asia Berhadiah Trofi serta Tiket Piala Dunia dan Piala Asia
Ragam
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Chanathip Songkrasin, Teerasak Poeiphimai, dan Kakana Khamyok menjadi tiga pemain Thailand yang layak diwaspadai Indonesia di final ASEAN Cup 2026.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
3 Pemain Thailand yang Layak Diwaspadai Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Ragam
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane menjadi delapan pelatih baru di UEFA Nations League 2026-2027. Simak daftar lengkapnya.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
8 Pelatih Baru di Ajang UEFA Nations League, dari Jurgen Klopp hingga Zinedine Zidane
Jerman
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Penyerang Bayern Munchen Harry Kane merencanakan karier kedua setelah pensiun. Ia berambisi menjadi penendang profesional di liga american football (NFL).
Gazza Roosaryatama - Kamis, 24 September 2026
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Ragam
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
5 fakta unik Derby Madrid antara Atlético Madrid dan Real Madrid yang jarang diketahui. Simak sejarah rivalitas, Cibeles, hingga awal berdirinya Atlético.
Johan Kristiandi - Minggu, 20 September 2026
5 Fakta Unik Derby Madrid: Lebih Bergengsi daripada El Clasico
Bagikan