IFeL Asia Championship 2024

Kalahkan Jepang, Thailand Juara IFeL Asia Championship 2024

Thailand menegaskan dominasinya dalam turnamen sepak bola virtual.
Rizqi AriandiRizqi Ariandi - Senin, 26 Agustus 2024
Kalahkan Jepang, Thailand Juara IFeL Asia Championship 2024
Thailand juara IFeL Asia Championship 2024 yang berlangsung di Point Arena, Jakarta. (BolaSkor.com/Rizqi Ariandi)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Thailand mengukuhkan dominasinya di ajang sepak bola virtual, e-football. Setelah menjadi juara IFeL ASEAN Championship 2023, Thailand merebut gelar yang lebih tinggi, yakni IFeL Asia Championship 2024 powered by Pertamina.

Thailand menjadi juara setelah mengalahkan Jepang 3-0 dalam babak final yang berlangsung di Point Arena, Jakarta, Minggu (25/8). Manajer Tim Thailand, Bossui, bicara soal kemenangan timnya.

Thailand yang diperkuat Sirawut R alias Jeansui dan Thanakorn Jindia (CantonaRuay) berhasil membuat Jepang tak berkutik di final. Pada laga yang digelar dengan sistem best of five ini, di match pertama, pemain Thailand Jeansui yang bermain untuk kategori konsol mampu mematahkan perlawanan Shumpei Hashiki dengan skor akhir 1-0.

Kemudian di match kedua, CantonaRuay yang turun di kategori mobile menghadapi player Jepang Rei Noguchi, berhasil menambah keunggulan Thailand menjadi 2-0.

Baca Juga:

Kubur Mimpi Persis Solo, Borneo FC Juara IFeL Liga 1 2023

Bekuk Kalteng Putra, Nusantara United Juara IFeLeague 2

Indonesian e-Football Cup Jadi Terobosan Baru IFeL di Kancah Sepak Bola Virtual

Di match 3, Jeansui kembali turun dan kembali berhasil mengalahkan Shumpei dengan skor tipis 1-0. Hasil ini membuat Thailand unggul 3-0 dan membuat tim Gajah Perah ini tak perlu melanjutkan dua pertandingan terakhir untuk merebut gelar juara. Hasil ini membuat Thailand menjadi Raja Asia di ajang sepak bola virtual.

"Kami senang bisa juara lagi di sini. Tapi tahun ini lebih sulit karena kami harus bertemu dua tim kuat, Indonesia dan Jepang," kata Bossui usai penyerahan trofi.

Adapun langkah Indonesia di ajang ini harus terhenti di babak semifinal. Indonesia kalah dari sang juara, Thailand, di semifinal dengan skor 2-3.

Para peserta IFeL Asia Championship 2024 berfoto bersama usai penyerahan trofi untuk Tim Thailand. (IFeL).

Chief Operating Officer Indonesian Football e-League atau IFeL, Mochammad Iqbal Tawakal, bangga dengan suksesnya penyelenggaraan IFeL Asia Championship Powered by Pertamina 2024. Turnamen ini diikuti 11 negara.

Selain tuan rumah Indonesia, peserta datang dari Jepang, Korea, India, Malaysia, Myanmar, Laos, Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam dan Thailand. Turnamen ini memperebutkan total hadiah Rp75 juta.

"Tahun ini IFeL melakukan gebrakan dengan melaunching IFeL Asia karena kita lihat industri e-football akan sangat berkembang ke depannya. Dan kita tidak mau kalah dengan negara lain, makanya kita menginisiasi buat pertama kali IFeL Asia ini," ujar Iqbal.

Iqbal menjelaskan bahwa gebrakan yang dilakukan IFeL tidak akan berhenti. Tahun depan, Iqbal berharap bisa mengundang peserta lebih banyak.

"Kita harap tahun depan negara-negara Asia tertarik untuk ikut. Targetnya 16 negara Asia. Kita mungkin akan ajak negara-negara Arab yang ikut AFC, akan kita coba ikut IFeL Asia," jelasnya.

COO IFeL, Mochammad Iqbal Tawakal, saat memberikan keterangan kepada awak media. (IFeL)

Terkait tim negara lain yang akan dikirim mengikuti IFeL Asia, pihaknya memberi keleluasaan bagi masing-masing negara untuk menggelar kualifikasi. Hal ini juga dilakukan di Indonesia dan Malaysia.

"Negara lain kita invited (undang). Tapi kita serahkan kebijakan kualifikasinya ke masing-masing negara," terang dia.

Soal Indonesia yang gagal melaju hingga babak final, Iqbal menyebut sejumlah faktor yang jadi sebab. Salah satunya, dia menilai para pemain Indonesia demam panggung.

"Pemain Indonesia memang berbakat, tapi ketika dia di atas panggung, sering demam panggung. Alasan utamanya itu. Mental untuk bangkitnya agak sulit lah kalau misalnya di atas panggung," ujar Iqbal.

Selain itu, pemain Indonesia juga dinilai tak pernah berada di keramaian sebelum bertarung di babak gugur. Akibatnya, ketika dilihat banyak penonton secara langsung, mentalnya berubah.

"Mungkin faktor kualifikasi offline juga yang bikin mereka nyaman, tidak ada tekanan tanpa penonton. Mungkin ke depan akan jadikan pelajaran, akan buat kualifikasi secara offline," imbuh dia.

Iqbal juga berharap, ke depan pemain Indonesia bisa menghentikan dominasi Thailand yang sudah mengangkat trofi dua tahun berturut-turut, dari turnamen level Asia Tenggara berubah menjadi Asia.

"Untuk IFeL, harapannya semakin berkembang, semakin bisa mendorong negara Asia untuk bersatu bangun e-football ini. Saya percaya e-football peluangnya sama dengan Mobile Legend, mungkin ke depan akan lebih banyak lagi turnamen e-football di Indonesia," tuturnya.

Ifel Thailand Indonesia Jepang Breaking News
Ditulis Oleh

Rizqi Ariandi

Menjadi jurnalis sejak 2016. Pernah meliput Asian Games 2018, SEA Games 2023, dan Piala Dunia U-17 2023
Posts

8.270

Berita Terkait

Liga Indonesia
Berpisah dengan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Juara Piala Presiden 2025
Setelah empat musim membela Persebaya, Bruno Moreira memutuskan untuk pergi. Dikaitkan dengan beberapa tim Indonesia, Bruno memilih tim Thailand.
Rizqi Ariandi - Kamis, 04 Juni 2026
Berpisah dengan Persebaya, Bruno Moreira Gabung Juara Piala Presiden 2025
Bulu Tangkis
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 11 Wakil Tuan Rumah Melanjutkan Perjuangan ke 16 Besar
Wakil Indonesia sudah mulai berguguran di babak 32 besar Indonesia Open 2026. Kini, tersisa 11 wakil tuan rumah di babak 16 besar.
BolaSkor - Rabu, 03 Juni 2026
Rekap Hasil Indonesia Open 2026: 11 Wakil Tuan Rumah Melanjutkan Perjuangan ke 16 Besar
Ragam
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Piala Dunia 2026 menandai momen bersejarah bagi Estadio Azteca yang legendaris. Untuk ketiga kalinya, stadion ikonik Meksiko ini akan menjadi tuan rumah pertandingan pembukaan Piala Dunia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Stadion Azteca, Panggung Pembukaan Piala Dunia 2026 yang Legendaris dan Sarat Sejarah
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Jerman Barat sukses menjadi juara Piala Dunia 1990 di Italia. Ini menjadi terakhir kalinya Jerman Barat tampil sebelum bersatu dengan Jerman Timur.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1990: Goyangan Roger Milla, Panggung Terakhir Jerman Barat, dan Maradona Membelah Napoli
Liga Indonesia
Persib Bandung Dapat Surat dari FIFA
Persib Bandung mendapatkan surat dari FIFA yang dikirimkan lewat PSSI. FIFA memberikan ucapan selamat atas keberhasilan Maung Bandung menjuarai Super League.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
Persib Bandung Dapat Surat dari FIFA
Piala Dunia
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
John Herdman memprediksi Kanada akan lolos ke babak knock out setelah gagal total di Piala Dunia 2022.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
John Herdman Prediksi Kanada Lolos Fase Gugur Piala Dunia 2026, Bagaimana Inggris?
Piala Dunia
Casemiro Senang Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
Gelandang senior Brasil, Casemiro, mengatakan tidak menjadi favorit di Piala Dunia 2026 akan membuat Brasil tetap waspada.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Casemiro Senang Brasil Bukan Favorit Juara Piala Dunia 2026
Italia
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Pelatih Amerika Serikat, Mauricio Pochettino, tidak membantah adanya kontak dengan AC Milan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Jelang Piala Dunia 2026, Pelatih Amerika Serikat Akui Didekati AC Milan
Ragam
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Pada gelaran Piala Dunia 2026, bintang Argentina Lionel Messi kembali berpeluang menorehkan sejarah baru.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Sejumlah Rekor yang Bisa Dipecahkan Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Inggris
Kesepakatan Tercapai, Liverpool Segera Umumkan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Baru
Liverpool telah mencapai kesepakatan verbal dengan Andoni Iraola untuk mengisi kursi pelatih.
Yusuf Abdillah - Rabu, 03 Juni 2026
Kesepakatan Tercapai, Liverpool Segera Umumkan Andoni Iraola Sebagai Pelatih Baru
Bagikan