Harry Maguire 1-0 Jadon Sancho
BolaSkor.com - Bermain di tim besar seperti Manchester United memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Ada persaingan ketat dan juga tekanan yang perlu dimenangi. Jika Harry Maguire terlihat kuat dan terus berjuang, Jadon Sancho justru layu sebelum berkembang.
Erik ten Hag dikenal sebagai manajer yang tegas dan fokus pada keputusannya. Ia punya rencana panjang yang sudah dipikirkan dengan matang.
Hal itu juga terlihat ketika sang manajer memilih pemain yang akan diturunkan. Ten Hag tidak segan menaruh pemain besar Man United jika memang tidak sesuai kehendaknya. Contoh yang paling terlihat adalah Cristiano Ronaldo.
Tidak heran, saat ini ada beberapa pemain yang kesulitan di Manchester United. Mereka jarang mendapatkan menit bermain.
Baca Juga:
Manchester United 2-1 Brentford: Dua Gol Scott McTominay di Masa Injury Time Menangkan Setan Merah
Tak Hanya Menginspirasi dari Film Dokumenter, Beckham Juga Beri Saran untuk Maguire
Ketika Film Dokumenter 'Beckham' Menginspirasi Scott McTominay
Dua di antara pemain itu adalah Harry Maguire dan Jadon Sancho. Keduanya bukanlah pilihan utama Erik ten Hag.
Untuk kasus Sancho, sang pemain terlihat terseok-seok dalam berjuang merebut tempat di tim utama.
Ketika dikeluarkan dari skuad melawan Arsenal, Sancho justru menyerang Erik ten Hag. Ia mengatakan jika ada kebohongan dari Ten Hag. Eks Borussia Dortmund itu merasa telah tampil maksimal ketika latihan.
Kini, Sancho harus menanggung akibatnya. Bahkan, duduk di bangku cadangan pun tidak. Ten Hag mengeluarkan Sancho dari skuad Man United.
Pemandangan berbeda terjadi pada Harry Maguire. Meski diterpa hujan badai, Maguire tetap berjuang merebut tempat utama.
Apa yang dialami Maguire berawal dari penampilannya yang kerap angin-anginan. Tak pelak, kritik pedas pun mulai berdatangan. Tidak hanya dari suporter, tetapi juga para komentator sepak bola Inggris yang sebagian besar mantan pemain.
Selain itu, Maguire kehilangan posisinya sebagai kapten Manchester United. Sang bek juga sering menjadi kambing hitam ketika Man United tidak merah hasil maksimal.
Meski demikian, Maguire tidak pernah menyudutkan siapa pun, termasuk Ten Hag. Meskipun, pada faktanya kesempatan Maguire untuk tampil terus menipis setelah Ten Hag datang.
Dalam banyak kesempatan, Maguire selalu mengatakan pesan positif. Ia optimistis bisa kembali mendapatkan tempat di tim utama.
"Rekor saya di bawah manajer kali ini sudah membuktikannya. Saya belum memulai pertandingan sebanyak yang diinginkan. Namun, persentase kemenangan ketika saya bermain sangat tinggi," tegas Maguire menurut kabar dari Fabrizio Romano.
"Tentu saja saya bisa berkembang. Saya akan terus bekerja keras dan berusaha. Saya yakin akan ada peluang yang datang."
Maguire juga tidak lugu. Ia memberikan sinyal akan meninggalkan Man United jika situasi tidak berubah. Namun, cara penyampaian dan sikap yang ditunjukkan kembali tidak menyudutkan siapa pun.
"Saya tidak akan duduk di sini sepanjang hidup jika bermain sebulan sekali. Jika hal itu terus berlanjut, saya yakin diri saya sendiri dan klub akan berbicara soal berbagai hal," urai Maguire kepada The Sun.
"Namun, saya sepenuhnya fokus berjuang untuk mencoba memenangi tempat saya di Manchester United."
Jika menilik apa yang terjadi, Maguire dan Sancho adalah pemain berlabel mahal yang didatangkan Manchester United. Namun, sejauh ini keduanya belum memberikan performa seperti yang diharapkan. Tekanan pun mulai datang.
Akan tetapi, cara keduanya merespons sangat berbeda. Apa yang terlihat adalah Maguire ogah mengibarkan bendera putih, sedangkan Sancho justru memercikkan api pertikaian.
Johan Kristiandi
18.336
Berita Terkait
Di Tengah Proses Perpanjangan Kontrak, AC Milan Tidak Tutup Kemungkinan Jual Rafael Leao
Gelar Turnamen Padel, IIMS Ingin Jangkau Pasar Baru
IIMS 2026 Gelar Turnamen Padel, Berhadiah Motor hingga Mobil
Michael Carrick Hapus Aturan Latihan Ketat di Era Erik ten Hag dan Ruben Amorim
Coach Justin Salut Hector Souto Berhasil Angkat Level Timnas Futsal
Sengketa Rio Ngumoha, Pengadilan Putuskan Liverpool Harus Bayar Chelsea Rp64 Miliar
Resmi Berseragam Banten Warriors, Ivar Jenner Siap Bawa Energi Baru untuk Dewa United
Kerendahan Hati Hector Souto Usai Bawa Indonesia ke Final Piala Asia Futsal 2026
Dibantai Atalanta, Luciano Spalletti Beberkan Kesalahan Juventus
Arne Slot Tak Pernah Ragukan Kualitas Florian Wirtz