Gagal Juara Premier League, Mikel Arteta Akui Gagal Maksimalkan Potensi Skuad Arsenal
BolaSkor.com - Titel Premier League 2022-2023 pada akhirnya diraih oleh Manchester City untuk ketiga kali beruntun. Arsenal, yang sempat berada di puncak klasemen dalam waktu lama, pada akhirnya kalah oleh 'diri mereka sendiri'.
Seolah tertekan dan lelah karena tekanan mental dan fisik bersaing dengan Man City yang selalu menang, Arsenal terpeleset ketika kalah dua kali beruntun oleh Brighton & Hove Albion (0-3) dan Nottingham Forest (0-1).
Itu melanjutkan inkonsistensi setelah imbang tiga kali beruntun lawan Liverpool (2-2), West Ham United (2-2), dan Southampton (3-3) sebelum kalah 1-4 melawan Manchester City pada April lalu.
Arsenal memimpin klasemen selama 248 hari dan gagal jadi juara. Menurut Opta, itu jadi yang terpanjang tanpa raihan titel liga di akhir musim.
Baca juga:
Kontrak Tak Diperpanjang Arsenal, Granit Xhaka Menuju Bayer Leverkusen
Pep Guardiola: Kembali Bermain di Liga Champions Merupakan Trofi Terpenting Arsenal
Menilik sisi positifnya, Arsenal mampu jadi pesaing titel Premier League setelah terakhir memenanginya pada 2004 menunjukkan perkembangan signifikan di era Mikel Arteta. Negatifnya, Arteta dinilai masih minim pengalaman dan 'hijau' sebagai pelatih.
Penilaian itu tak salah karena Arteta baru melatih Arsenal sejak 2019 dan sebelumnya selama tiga tahun jadi asisten pelatih Pep Guardiola di Man City. Arteta pun mengakui kegagalannya memaksimalkan potensi skuad Arsenal.
"Pertama-tama, (Arsenal perlu) kritis dengan diri kami sendiri, pertama dengan diri saya sendiri," ucap Arteta seperti dikutip dari Dailymail.
"Pekerjaan saya adalah mendapatkan yang terbaik dari 24 pemain yang kami miliki dan saya belum bisa melakukan itu."
"Masih ada pemain yang memiliki potensi besar dan kami belum mampu melakukan itu. Ada berbagai alasan. Apakah itu cedera, apakah itu waktu bermain, apakah saya belum memiliki kesempatan atau saya belum cukup memainkannya."
"Kami harus mencari margin itu karena tugas kami adalah membuatnya lebih baik," terang Arteta.
Beberapa sorotan yang ditujukan kepada Arteta adalah betapa minimnya ia merotasi skuad, khususnya ketika pemain utama performanya menurun. Padahal, Arsenal sudah merekrut Jakub Kiwior, Jorginho untuk menjaga kedalaman skuad pada Januari lalu.
Arief Hadi
16.251
Berita Terkait
Testimoni Pep Guardiola: Manchester United Lebih Hebat
Kesaksian Lisandro Martinez: Michael Carrick Tanamkan Mentalitas Pemenang
Liverpool Disiuli di Anfield, Arne Slot Pahami Rasa Frustrasi Fans
Klasemen Terkini Premier League 2025/2026: Manchester United Dekat Zona Liga Champions, Arsenal Unggul Tujuh Poin
Menang setelah Dikalahkan Arsenal, Chelsea Tunjukkan Karakter Kuat
Tak Banyak Cari Alasan, Pep Guardiola Akui Manchester City Layak Kalah di Derby Manchester
Statistik dari Kemenangan 2-0 Manchester United di Derby Manchester: xG Terendah dan Terburuk The Citizens
Hasil Pertandingan: Inter Milan dan Real Madrid Menang, Juventus Tumbang, Arsenal Gagal Raih Poin Penuh
Hasil Premier League: Liverpool Gagal Menang Lagi, Chelsea Petik Tiga Angka
Alasan Manchester City Rekrut Marc Guehi, Bukan Pembelian Panik