Direktur Olahraga Baru Ungkap Kriteria Pelatih yang Dibutuhkan Bayern Munchen

Max Eberl bicara kriteria pelatih baru Bayern Munchen.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 28 Februari 2024
Direktur Olahraga Baru Ungkap Kriteria Pelatih yang Dibutuhkan Bayern Munchen
Direktur Olahraga Baru Bayern Munchen, Max Eberl (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Bayern Munchen berbenah menatap era baru untuk musim 2024-2025 dan masa depan. Pada akhir musim ini Die Roten tidak lagi dilatih Thomas Tuchel, klub juga telah menunjuk Max Eberl sebagai Direktur Olahraga baru.

Eberl sebelumnya menjadi Direktur Olahraga klub rival, Borussia Monchengladbach dan RB Leipzig, dan kini dikontrak Bayern hingga Juni 2027 dan baru akan memulai pekerjaannya pada 1 Maret 2024.

"Merupakan kegembiraan yang luar biasa untuk kembali setelah 30 tahun, kegembiraan untuk kembali ke rumah," papar Eberl dikutip dari ESPN.

"Tujuannya adalah dalam tiga bulan ini untuk mendapatkan hasil maksimal musim ini. Tidak biasa berada dalam posisi mengejar tertinggal delapan poin di liga."

Baca juga:

Kepindahan Kylian Mbappe ke Real Madrid Tinggal Tunggu 'Here We Go'

Real Madrid Percaya Diri Rekrut Alphonso Davies

Detail Tawaran Real Madrid untuk Rayu Kylian Mbappe: Gajinya Bukan yang Terbaik

"Kami juga berada dalam posisi tertinggal di Liga Champions, namun hal itu juga bukan tidak mungkin untuk berbalik. Mungkin bahkan memenangkan gelar. Anda tidak pernah tahu."

Eberl juga membeberkan kriteria pelatih yang dibutuhkan Bayern. Ia berkaca dari Carlo Ancelotti di Real Madrid, dengan caranya mengintegrasikan pemain-pemain muda dengan senior di dalam klub.

"Kami menginginkan pelatih yang sesuai dengan klub dan ambisinya – yang juga sesuai dengan ide yang saya dan Christoph (Freund) miliki tentang skuad," terang Eberl.

"Pemain seperti (Mathys) Tel dan (Jamal) Musiala, pemain muda yang perlu bermain. Klub besar lainnya seperti Real Madrid berhasil mengintegrasikan (Eduardo) Camavinga dan (Aurelien) Tchouameni ke lini tengah bersama (Toni) Kroos, (Luka) Modric dan Casemiro."

"Pelatih seperti itulah yang kami butuhkan. Kami membutuhkan pelatih yang mau bekerja dengan pemain seperti ini. Bahasa? Dia harus berbicara dalam bahasa yang kita semua gunakan, Jerman atau Inggris. Ini adalah kriteria tetapi bukan pengecualian. Ada kandidat."

Dua nama dikabarkan jadi kandidat pelatih Bayern yakni Xabi Alonso (Bayer Leverkusen) dan Roberto De Zerbi (Brighton & Hove Albion). Eberl bahkan pernah berbicara dengan Alonso pada 2021.

"Percakapan itu sangat mengesankan. Dia mengatakan pada saat itu bahwa itu masih terlalu dini baginya. Itu sebabnya dia menolak tawaran itu. Tapi itu tidak berarti kesimpulan apa pun mengenai hari ini. Saya tidak akan mengomentari nama-namanya," pungkas Eberl.

Bayern Bayern munchen Max Eberl Bundesliga Bundesliga Jerman Liga Champions

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Champions
Siap Hadapi Barcelona, Penyerang Haus Gol Galatasaray Pulih dari Cedera
Victor Osimhen pulih dari cedera dan kembali berlatih jelang Galatasaray vs Barcelona di Liga Champions. Galatasaray bertekad bangkit.
Arief Hadi - Jumat, 09 Oktober 2026
Siap Hadapi Barcelona, Penyerang Haus Gol Galatasaray Pulih dari Cedera
Inggris
Luka Kekalahan di Final Liga Champions Masih Membekas di Hati Mikel Arteta
Mikel Arteta mengakui luka kekalahan Arsenal dari PSG di final Liga Champions masih membekas. Ia menjadikan rasa sakit itu sebagai motivasi.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Luka Kekalahan di Final Liga Champions Masih Membekas di Hati Mikel Arteta
Italia
Inter Milan Bermimpi Menangi Liga Champions Musim Ini
Inter Milan tetap membidik trofi Liga Champions meski kalah 1-2 dari Real Madrid. Piotr Zielinski yakin Nerazzurri mampu bersaing hingga juara.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Inter Milan Bermimpi Menangi Liga Champions Musim Ini
Liga Champions
Di Bawah Bayang-bayang Skandal Keuangan, Pep Guardiola Hadir pada laga Manchester City vs PSG
Pep Guardiola kembali ke Etihad untuk menyaksikan Man City vs PSG. Ia hadir setelah klub dinyatakan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan finansial.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Di Bawah Bayang-bayang Skandal Keuangan, Pep Guardiola Hadir pada laga Manchester City vs PSG
Jerman
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Penyerang Bayern Munchen Harry Kane merencanakan karier kedua setelah pensiun. Ia berambisi menjadi penendang profesional di liga american football (NFL).
Gazza Roosaryatama - Kamis, 24 September 2026
Harry Kane Rencanakan Pindah Cabor Usai Pensiun dari Sepak Bola
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Bayern Munchen menang 7-0 atas Union Berlin, sementara Chelsea dibantai Brentford 0-3. Simak hasil lengkap pertandingan bola Eropa.
Arief Hadi - Sabtu, 19 September 2026
Hasil Pertandingan: Bayern Munchen Pesta Gol, Chelsea Dibantai Brentford
Prediksi
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Simak prediksi skor, H2H, kabar tim, susunan pemain, jadwal, dan link live streaming Bayern Munchen vs Union Berlin di Bundesliga 2026-2027.
Arief Hadi - Jumat, 18 September 2026
Prediksi Skor dan Link Live Streaming Bayern Munchen vs Union Berlin: Tak Terkalahkan, tetapi Tidak Sempurna
Spanyol
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
UEFA resmi menunjuk Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2029. Partai puncak kembali digelar di Barcelona setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Ragam
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Harry Kane punya tiga alasan kuat untuk memenangkan Ballon d'Or 2026, dari dominasi di Jerman hingga performa impresif bersama Timnas Inggris.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
3 Alasan Mengapa Harry Kane Seharusnya Memenangi Ballon d'Or 2026
Bagikan