Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Dipecat Chelsea, Frank Lampard Dinilai Kena Batunya Sendiri

Gary Neville nilai Frank Lampard seharusnya tidak kaget dipecat Chelsea.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 02 Februari 2021
Dipecat Chelsea, Frank Lampard Dinilai Kena Batunya Sendiri
Frank Lampard (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pandit sepak bola Inggris, Gary Neville membahas soal pemecatan Frank Lampard di Chelsea. Menurutnya Lampard seharusnya tidak kaget lagi dengan pemecatan itu dan menilai ia terkena batunya sendiri setelah sempat jadi pemain di masa lalu.

Lampard (42 tahun) dipecat menyusul peringkat Chelsea yang ada di urutan sembilan klasemen Premier League. Peringkat itu tidak sejalan dengan keinginan manajemen yang telah menghabiskan 200 juta poundsterling lebih di bursa transfer musim panas 2020.

Chelsea menunjuk Thomas Tuchel sebagai penggantinya dengan kontrak berdurasi 18 bulan. Alhasil Lampard menjadi korban teranyar dari tradisi pemecatan pelatih Chelsea di era Roman Abramovich.

Mengomentari hal tersebut menurut Neville, Lampard seharusnya tidak kaget lagi dan terkena batunya sendiri, sebab di masa lalu Lampard pernah jadi pemain aktif di Chelsea dan jadi pemain senior yang mendukung pemecatan Andre Villas-Boas pada 2012.

Baca Juga:

Pecat Frank Lampard, Chelsea Dianggap seperti Kacang Lupa Kulit

Hudson-Odoi dan Bagian Penting dalam Revolusi Tuchel di Chelsea

Kontrak Singkat buat Thomas Tuchel Khawatir di Chelsea

Andre Villas-Boas dan Frank Lampard

"Saya pikir karena rumor yang keluar dari Stamford Bridge dan media sebelumnya, itu tidak terlalu mengejutkan. Saya pikir awalnya dia (Lampard) akan mendapatkan lebih banyak waktu, hanya untuk membiarkan mereka menetap tetapi Anda tidak dapat terkejut oleh Chelsea," tutur Neville di Podcast.

"Saya mengembalikan Martin ke Napoli delapan atau sembilan tahun lalu, ketika Villas-Boas memilih tim pada sore hari pertandingan Liga Champions. Dan dia meninggalkan Frank Lampard, Michael Essien dan pemain besar lainnya pada waktu itu."

"Dan saya ingat para pemain Chelsea pada waktu itu menelepon anggota media dan berusaha mengeluarkannya. Dan Frank adalah bagian dari grup itu."

"Dan itu benar-benar klub sepak bola yang brutal bagi para manajer selama bertahun-tahun, dan Frank telah mengalami kebrutalan itu minggu lalu, jadi dia seharusnya yang paling tidak terkejut karena dia telah berada di klub ketika Villas-Boas dipecat, (Luiz Felipe) Scolari, dan sisanya telah datang dan pergi."

Jadi menurut Neville Lampard seharusnya tak heran lagi dengan pemecatan dirinya. Lebih lanjut Neville berharap Lampard memikirkan dengan masak-masak soal karier berikutnya dengan menjadikan kariernya di Chelsea sebagai pengalaman.

"Dia akan terluka dan kecewa. Tapi saya harap dia pragmatis tentang itu. Dalam arti bahwa ini bukan cerminan dirinya dalam arti bahwa setiap manajer di Chelsea dipecat sebelum mereka seharusnya berpikir," imbuh Neville.

"Mereka tidak mendapatkan waktu yang mereka pikir seharusnya mereka lakukan. Itulah yang terjadi. Itu adalah klub yang memiliki model yang telah bekerja dan dia tahu model itu."

'Bagi saya, saya tidak pernah meneteskan air mata untuk Frank tempo hari. Kadang-kadang saya merasa kasihan kepada manajer, tetapi saya pikir Frank memiliki pengalaman yang luar biasa."

"Dia memiliki pengalaman hebat di Derby (County), dia memiliki pengalaman hebat di Chelsea, dan di mana dia saat ini dalam karier manajerialnya, dia jauh lebih maju daripada kebanyakan manajer Inggris, dan itu sangat positif," pungkas dia.

Breaking News Chelsea Frank Lampard

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Piala Dunia
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Lamine Yamal punya satu harapan besar setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-19. Bukan hadiah mewah atau perayaan meriah, melainkan kemenangan atas Prancis dan tiket ke final Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Ulang Tahun Ke-19, Lamine Yamal Ingin Rayakan dengan Kemenangan atas Prancis
Liga Indonesia
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Kyohei Yoshino mengaku bangga bergabung dengan Persija Jakarta. Eks Cerezo Osaka dan Daegu FC itu siap bekerja keras membawa Macan Kemayoran mengakhiri puasa gelar di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Alasan Jebolan J League dan Eks Timnas U-22 Jepang Terima Pinangan Persija
Piala Dunia
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
FIFA resmi menunjuk wasit asal Amerika Serikat, Ismail Elfath, untuk memimpin pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina di Atlanta Stadium.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Duel Inggris vs Argentina Dipimpin Wasit Ismail Elfath, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Liga Indonesia
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Persija Jakarta resmi merekrut gelandang Jepang Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan kontrak dua tahun. Eks Daegu FC itu diproyeksikan memperkuat lini tengah Macan Kemayoran di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Persija Rekrut Kyohei Yoshino dari Cerezo Osaka dengan Skema Transfer
Bagikan