Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Data Berbicara, VAR Untungkan Argentina di Piala Dunia 2026?

Data VAR Piala Dunia 2026 menempatkan Argentina sebagai tim paling diuntungkan. Statistik Albiceleste memicu kontroversi dan amarah netizen.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 13 Juli 2026
Data Berbicara, VAR Untungkan Argentina di Piala Dunia 2026?
Swiss vs Argentina (Foto: NDTV Sports)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Perdebatan mengenai kinerja teknologi VAR (Video Assistant Referee) kembali memanaskan gelaran Piala Dunia 2026.

Sorotan tajam netizen secara khusus tertuju pada tim nasional (timnas) Argentina yang dianggap mendapatkan banyak keuntungan.

Kecurigaan publik mencuat setelah laga babak 16 besar saat Argentina menyingkirkan Mesir, saat kubu lawan menyebut turnamen ini telah diatur.

Baca Juga:

Argentina Wajib Waspada, Harry Kane Sebut Inggris Belum Maksimal

Starting XI Argentina saat Terakhir Hadapi Inggris di Piala Dunia dan Nasibnya Sekarang

Inggris vs Argentina, Rivalitas Panas Sarat Sejarah

Isu ini kian liar setelah kartu merah pemain Swiss, Breel Embolo, di babak perempat final Piala Dunia 2026 dinilai tidak perlu. Pada akhirnya, Argentina menang 2-1 atas Swiss.

Data Berbicara, Argentina Diuntungkan VAR

Selebrasi
Selebrasi Lionel Messi usai membobol gawang Mesir. (FIFA)

Meskipun tuduhan tim "paling dilindungi" marak di media sosial, data keras yang dihimpun menunjukkan fakta menarik.

Jika dikerucutkan khusus untuk tim kontestan perempat final, Argentina secara mutlak memimpin sebagai tim paling diuntungkan oleh VAR.

Berdasarkan data dari SB Nation, intervensi VAR per 100 pelanggaran hingga babak 16 besar, skuad Albiceleste mencatatkan rasio keputusan menguntungkan sebesar 6,7.

Luar biasanya, tidak ada satu pun keputusan VAR yang merugikan mereka (0,0), membuat nilai bersih mereka surplus +6,7.

Di bawah Argentina, Spanyol menguntit di posisi kedua dengan nilai bersih +2,6 (4,3 menguntungkan, 1,7 merugikan).

Disusul oleh Prancis dengan surplus +1,7, Belgia dengan nilai +1,3, serta Swiss yang mencatatkan surplus tipis +0,7.

Sebaliknya, Inggris menjadi tim perempat finalis yang paling merana akibat teknologi ini. Three Lions mencatatkan nilai bersih minus -1,5 akibat rasio 3,5 keputusan yang merugikan mereka, berbanding terbalik dengan Maroko (-0,9) dan Norwegia (-0,2).

Amarah Netizen Menilai Turnamen Telah Diatur

Ketimpangan statistik yang sangat mencolok di antara tim-tim besar ini langsung memicu gelombang kemarahan dari para suporter di media sosial.

Banyak pihak yang menilai FIFA secara sengaja memuluskan langkah Lionel Messi dan kolega.

"Tentu saja segera setelah Swiss menyamakan kedudukan dengan Argentina, pemain Swiss langsung mendapat kartu merah, tapi, tidak, sama sekali tidak diatur," sindir salah satu penggemar dengan nada sarkastis.

"Begitu banyak keputusan yang berimbang 50-50 di masa lalu, tetapi satu tim tidak pernah mendapatkan keputusan yang merugikan mereka, selalu kontroversi," tulis netizen lainnya.

Rasa tidak percaya publik sepak bola dunia terhadap transparansi otoritas tertinggi sepak bola ini ditutup dengan sebuah pertanyaan retoris yang tajam. "Apa yang begitu istimewa dari Argentina?" cetus seorang suporter meluapkan keheranannya.

Piala Dunia 2026 Argentina Timnas Argentina VAR

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Sepp Blatter mengecam rencana Gianni Infantino menjual sebagian saham Piala Dunia. Menurutnya, sepak bola adalah milik rakyat, bukan investor.
Arief Hadi - Kamis, 30 Juli 2026
Ramai Isu Penjualan Saham Piala Dunia, Mantan Presiden FIFA Kecam Gianni Infantino
Piala Dunia
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
FIFA membuka penyelidikan terhadap Argentina setelah Piala Dunia 2026. Insiden keributan final kontra Spanyol, pesan politik, hingga dugaan pelanggaran disiplin membuat Albiceleste terancam sanksi berat.
Johan Kristiandi - Kamis, 30 Juli 2026
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Pemain hingga Federasi Argentina Terancam Sanksi Berat
Piala Dunia
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Gianni Infantino dikritik FA Inggris dan PM Andy Burnham setelah FIFA berencana menjual sebagian saham hak komersial Piala Dunia kepada investor.
Arief Hadi - Rabu, 29 Juli 2026
FIFA Berencana Jual Saham Piala Dunia, Gianni Infantino Dikritik PM Inggris dan FA
Liga Lain
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Vozinha harus mengganti nama di jersey setelah bergabung dengan Colo-Colo. Aturan Liga Cile melarang penggunaan nama panggilan dan memaksa kiper Cape Verde itu memakai nama asli.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Pindah ke Klub Baru, Vozinha Harus Ganti Nama
Piala Dunia
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Perseteruan FIFA dan UEFA kembali memanas setelah muncul rencana penjualan saham Piala Dunia senilai US$20 miliar. UEFA menilai langkah tersebut berpotensi mengancam tata kelola sepak bola dunia.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Perseteruan FIFA vs UEFA Berlanjut ke Jilid 2
Spanyol
Dikritik Terkait Piala Dunia 2026 dan Merespons dengan Tegas, Presiden FIFA Disebut Menyedihkan
Javier Tebas mengecam respons Gianni Infantino terhadap kritik Piala Dunia 2026 dan menilai Presiden FIFA bersikap menyedihkan.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
Dikritik Terkait Piala Dunia 2026 dan Merespons dengan Tegas, Presiden FIFA Disebut Menyedihkan
Piala Dunia
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Presiden FIFA Gianni Infantino melontarkan pesan tegas kepada para pengkritik kepemimpinannya.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Gianni Infantino Minta Para Pengkritik Bermeditasi, Berdoa, atau Menonton Sepak Bola
Timnas
Aturan Baru Piala AFF 2026: Pakai VAR Penuh, Hitung Mundur 5 Detik, hingga Larangan Tutup Mulut
??Piala AFF 2026 mengadopsi aturan baru IFAB dan Piala Dunia 2026. Simak regulasi mengenai VAR penuh, hitung mundur 5 detik, hingga sanksi kartu merah.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 25 Juli 2026
Aturan Baru Piala AFF 2026: Pakai VAR Penuh, Hitung Mundur 5 Detik, hingga Larangan Tutup Mulut
Piala Dunia
Kontroversi Folarin Balogun Berlanjut, Norwegia Akan Ajukan Pengaduan Etik terhadap FIFA
Federasi Sepak Bola Norwegia mempertimbangkan langkah hukum terhadap FIFA menyusul keputusan kontroversial yang menangguhkan hukuman larangan bermain penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun, pada Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 25 Juli 2026
Kontroversi Folarin Balogun Berlanjut, Norwegia Akan Ajukan Pengaduan Etik terhadap FIFA
Piala Dunia
Lamine Yamal Jadi Kandidat Terkuat Peraih Ballon d’Or 2027
William Gallas memprediksi sosok ini yang menjadi peraih Ballon d’Or 2027.
Tengku Sufiyanto - Jumat, 24 Juli 2026
Lamine Yamal Jadi Kandidat Terkuat Peraih Ballon d’Or 2027
Bagikan