BolaSkor.com – Timnas Argentina bersiap memasuki era baru tanpa sosok sang legenda, Lionel Messi, setelah La Pulga memutuskan pensiun di level internasional.
Meski demikian, Tim Tango menegaskan tidak ingin terburu-buru menunjuk suksesor pengemban nomor punggung 10 yang begitu legendaris, yang juga pernah dikenakan Diego Maradona.
Menjelang laga uji coba kontra Bolivia di Stadion Kempes, Cordoba, Kamis (01/10) pagi WIB, Lionel Scaloni - pelatih Argentina - menegaskan bahwa nomor ikonik tersebut akan dibiarkan kosong untuk sementara waktu.
Baca Juga:
Lionel Messi Main pada Laga Argentina vs Bolivia? Scaloni Ungkap Jawabannya
Keputusan untuk membekukan nomor punggung 10 diambil guna menghormati Lionel Messi, yang dijadwalkan melakoni laga perpisahan resminya bersama Argentina saat menghadapi Benin di Stadion Monumental.
Tak Buru-buru Cari Suksesor Messi
Lionel Messi pensiun dari timnas Argentina (Foto: @brfootball)
"Kami tidak diwajibkan untuk mengalokasikannya untuk pertandingan-pertandingan ini, jadi kami tidak akan memberikannya kepada siapa pun sampai pertandingan perpisahan Leo," tegas pelatih Lionel Scaloni dilansir dari ESPN.
Gagasan dasarnya adalah seseorang pada akhirnya akan menggunakannya, mengingat betapa spesialnya mengenakan nomor tersebut. Kami hanya belum memutuskan siapa orangnya.
Tanpa kehadiran sang kapten yang telah mengemas 125 gol untuk negaranya, Scaloni mulai mencoba meracik formula taktik baru, termasuk menduetkan Julian Alvarez dan Lautaro Martinez di lini depan.
Baca Juga:
Alasan Mengapa Cristiano Ronaldo Tak Ikuti Jejak Lionel Messi, Pensiun dari Panggung Internasional
"Kami akan menemukan cara untuk bermain secara berbeda. Untuk itulah pertandingan-pertandingan ini ada - untuk bereksperimen," lanjut Scaloni.
"Meskipun demikian, gaya inti kami tetap berkisar pada penguasaan bola. Dari sana, kami akan melihat bagaimana kami beradaptasi."
Masa Depan Lionel Scaloni
Lionel Scaloni (Foto: The Straits Times)
Selain membahas suksesor jersey nomor 10, Lionel Scaloni juga memberikan kepastian terkait masa depannya di kursi kepelatihan La Albiceleste usai kontraknya akan berakhir pada 31 Desember mendatang.
Scaloni dikabarkan sudah berdiskusi dengan Presiden AFA, Claudio Tapia, untuk memperpanjang masa baktingya hingga Piala Dunia 2030 di mana Argentina menjadi salah satu tuan rumah.
"Yang terpenting adalah keinginan itu ada," ujar Scaloni mengenai perpanjangan kontraknya.
"Saya harus mundur sejenak, mengevaluasi kembali, dan melihat secara cermat sisi olahraga berdampingan dengan aspek finansial. Saya perlu menganalisis apa yang ada di depan."
Baca Juga:
Prediksi dan Link Streaming Argentina vs Bolivia: Menghapus Luka Final Piala Dunia
Pada akhirnya, kami antusias dengan masa depan, dan antusiasme bersama itulah yang membuka jalan menuju kesepakatan,
imbuh Scaloni.
Bertahan atau tidak sebagai pelatih Argentina, Scaloni meyakini kekuatan Argentina tidak akan berkurang, terlebih dengan banyaknya pemain-pemain muda berbakat.
"Kami akan selalu bersaing - saya yakin akan hal itu - itulah mengapa saya memutuskan untuk bertahan," tambah Scaloni.
"Kami melihat talenta yang bermunculan dan kelaparan untuk berada di sini. Tidak ada satu pun pemain yang menolak pemanggilan untuk jendela ini, yang merupakan tanda bagus."
"Kami terjamin akan bersaing melawan siapa pun, dan saya tidak ragu kami akan tampil di level tinggi," urai mantan pemai West Ham United tersebut.