Bungkam Kritik, Rasmus Hojlund Puas

Arief HadiArief Hadi - Selasa, 19 Maret 2024
Bungkam Kritik, Rasmus Hojlund Puas
Rasmus Hojlund (Twitter)

BolaSkor.com - Kritik dari publik dapat ditanggapi dengan berbagai cara, bahkan jika direspons dengan tepat kritik dapat menjadi pelecut motivasi yang ideal. Cara itu dilakukan penyerang Manchester United, Rasmus Hojlund.

Direkrut sebesar 72 juta poundsterling dari Atalanta, start penyerang berusia 20 tahun itu tak mudah dengan Red Devils. Meski mencetak lima gol di Liga Champions, Man United tak bertahan lama di turnamen tersebut.

Hojlund pun sempat melalui 14 laga beruntun di liga, Premier League, tanpa mencetak gol. Perlahan tapi pasti, gol mulai berdatangan dan striker timnas Denmark itu sudah mendulang tujuh gol di Premier League dari 20 laga.

Jumlah gol itu relatif sedikit, tetapi total 13 gol dari 31 laga di musim debut tidaklah buruk, terlebih Hojlund sempat dirundung cedera yang membuatnya absen bermain.

Baca Juga:

Manchester United Mampu Kalahkan Siapa Saja

Mengenal Lawan Manchester United di Semifinal Piala FA, Coventry City

Kemenangan atas Liverpool Dapat Menjadi Momen Kebangkitan Manchester United

Singkat kata, Hojlund sukses membungkam kritik yang datang dari publik khususnya di media sosial kala ia tidak mencetak gol di Premier League. Ia puas dapat melakukannya.

"Di sana saya berpikir: 'Akhirnya!' Senang rasanya bisa membungkam orang," papar Hojlund dikutip dari Standard.

"Tentu saja, saya sedikit terganggu karena orang-orang terus membicarakan gol yang belum tercipta di Premier League, padahal tidak banyak orang yang membicarakan fakta bahwa saya adalah pencetak gol terbanyak di Liga Champions pada saat yang bersamaan."

"Saya tidak bisa memahaminya, jadi lebih baik lagi jika mengubah 0 menjadi 1," tambah Hojlund.

Hojlund mengakui tidak mudah baginya menyerap segalanya mengenai dirinya di media sosial, terutamanya karena ia bagian dari generasi terkini. Hojlund memiliki cara memilah komentar mengenainya di media sosial.

"Saya bisa merasakan dukungannya sejak hari pertama, tapi yang jelas banyak yang ingin melihat Anda terpuruk karena Anda sudah mencapai level yang Anda capai, dan banyak pula yang mungkin iri," tambah Hojlund.

"Banyak komentar positif, tapi ada juga beberapa hal negatif yang harus saya atasi. Awalnya agak sulit membedakan satu sama lain. Saya berasal dari generasi di mana ponsel dan media sosial dibaca dalam jumlah yang tidak masuk akal."

"Saya segera menyadari bahwa Anda jarang mendapat hasil baik atau buruk, jadi saya segera memutuskan untuk menyimpannya sebelum pertandingan," pungkasnya.

Rasmus Hojlund Manchester United Premier League
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

12.498

Berita Terkait

Inggris
Kabar Duka, Mantan Striker Arsenal dan Everton, Kevin Campbell Wafat di Usia 54 Tahun
Campbell wafat setelah lama menjalani perawatan di rumah sakit.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 15 Juni 2024
Kabar Duka, Mantan Striker Arsenal dan Everton, Kevin Campbell Wafat di Usia 54 Tahun
Inggris
Jarrad Branthwaite Sepakat Gabung Manchester United
Kabar baik untuk fans Manchester United.
Arief Hadi - Jumat, 14 Juni 2024
Jarrad Branthwaite Sepakat Gabung Manchester United
Piala Eropa
Euro 2024: Alasan Luke Shaw Mengenakan Rompi Hijau Ketika Latihan
Kenapa Luke Shaw jadi satu-satunya pemain Inggris yang menggunakan rompi hijau ketika latihan jelang Euro 2024?
Johan Kristiandi - Rabu, 12 Juni 2024
Euro 2024: Alasan Luke Shaw Mengenakan Rompi Hijau Ketika Latihan
Inggris
Cari Striker Baru, Manchester United Punya Tiga Opsi
Ivan Toney, Joshua Zirkzee, dan Jonathan David adalah tiga striker yang diincar Manchester United pada jendela transfer musim panas mendatang.
Johan Kristiandi - Rabu, 12 Juni 2024
Cari Striker Baru, Manchester United Punya Tiga Opsi
Inggris
Dipertahankan Manchester United, Erik Ten Hag Tetap di Ujung Tanduk
Bayang-bayang pemecatan tetap menghantui Erik ten Hag jika gagal meraih hasil positif di Manchester United.
Johan Kristiandi - Rabu, 12 Juni 2024
Dipertahankan Manchester United, Erik Ten Hag Tetap di Ujung Tanduk
Inggris
Alasan INEOS Memutuskan Erik Ten Hag Bertahan di Manchester United
Berikut ini adalah alasan kenapa INEOS memutuskan Erik ten Hag bertahan sebagai manajer Manchester United pada musim depan.
Johan Kristiandi - Rabu, 12 Juni 2024
Alasan INEOS Memutuskan Erik Ten Hag Bertahan di Manchester United
Inggris
Konsorsium Sokongan Keluarga Kerajaan Arab Saudi Tawar Everton Rp8,3 Triliun
Mereka melihat Everton sebagai raksasa tidur.
Yusuf Abdillah - Selasa, 11 Juni 2024
Konsorsium Sokongan Keluarga Kerajaan Arab Saudi Tawar Everton Rp8,3 Triliun
Piala Eropa
Southgate Ragu Bertahan Setelah Euro 2024, Kans Menuju Manchester United Terbuka Lebar
Gareth Southgate akan angkat kaki setelah Euro 2024 jika gagal membawa tim nasional Inggris juara dan semakin berpeluang menuju Manchester United.
Johan Kristiandi - Selasa, 11 Juni 2024
Southgate Ragu Bertahan Setelah Euro 2024, Kans Menuju Manchester United Terbuka Lebar
Piala Eropa
Euro 2024: Alasan Pemanggilan Kiper Manchester United, Tom Heaton ke Timnas Inggris
Timnas Inggris memanggil Tom Heaton.
Arief Hadi - Senin, 10 Juni 2024
Euro 2024: Alasan Pemanggilan Kiper Manchester United, Tom Heaton ke Timnas Inggris
Inggris
Manchester United Pasti Jual Jadon Sancho, Harganya Sentuh Rp828 Miliar
Manchester United tetap akan menjual Jadon Sancho meskipun bukan Erik ten Hag yang jadi pelatih.
Johan Kristiandi - Senin, 10 Juni 2024
Manchester United Pasti Jual Jadon Sancho, Harganya Sentuh Rp828 Miliar
Bagikan