Berstatus Juara Bertahan Jadi Keunggulan untuk Timnas Italia di Euro 2024

Timnas Italia adalah juara bertahan Euro.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 08 Juni 2024
Berstatus Juara Bertahan Jadi Keunggulan untuk Timnas Italia di Euro 2024
Luciano Spalletti (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Tinggal hitungan hari sebelum Euro 2024 dimainkan di Jerman pad15 Juni hingga 15 Juli mendatang. Tantangan dimiliki timnas Italia untuk mempertahankan gelar, terlebih mereka ada di grup neraka.

Gli Azzurri berada di grup B bersama dengan calon kuat juara lainnya, Spanyol, serta tim yang berpotensi mengejutkan, Kroasia dan Albania. Tugas juara bertahan sudah berat sejak di fase grup.

Terlebih, tugas itu akan diemban oleh Luciano Spalletti, pelatih Italia yang menggantikan Roberto Mancini. Spalletti direkrut FIGC sebagai pengganti Mancini usai mengakhiri penantian 33 tahun Scudetto Napoli.

Spalletti melihat status juara bertahan sebagai keuntungan bagi Italia. Ia ingin melihat karakter dari anak-anak asuhnya sebagai juara bertahan di Euro 2024.

Baca Juga:

Profil Grup D Euro 2024: Prancis dan Belanda Terdepan

5 Pemain Muda yang Aksinya Layak Dinanti di Euro 2024

Euro 2024: Bukan Duo Manchester atau Arsenal, Crystal Palace Paling Mendominasi Timnas Inggris

"Menurut saya, datang ke turnamen sebagai juara bertahan adalah sebuah keuntungan. Namun kami harus segera memahami bahwa kami harus bersikap seperti juara bertahan," tegas Spalletti dikutip dari laman resmi UEFA.

"Italia telah memilih kami untuk mewakili negara kami, tapi kami hanya akan melihat apakah kami mampu melakukan tugas tersebut atau tidak selama pertandingan."

"Kami perlu menunjukkan hal itu. Kami perlu meyakinkan diri kami sendiri, bukan hanya fans. Di satu sisi, kami menghadapi diri kami sendiri, bukan dunia luar."

"Kami perlu menunjukkan terbuat dari apa kami (mentalitas), untuk menunjukkan apa yang ada di dalam diri kami," tambah mantan pelatih AS Roma tersebut.

Spalletti juga menjelaskan bagaimana perubahan gaya bermain Italia, yang dahulu terkenal sebagai tim dengan pertahanan yang kuat dan terkenal dengan filosofi catenaccio.

"Kami sering kali dicirikan, atau setidaknya terkenal, karena bagus dalam fase bertahan dan membuka lapangan dalam serangan balik," imbuh Spalletti.

"Namun di Italia, kami mengubah pendekatan kami. Kami ingin membuat pemain maju daripada selalu menunggu. Kami ingin menekan, kami ingin membangun permainan dan mencoba memblok sebagai sebuah tim."

"Permainan yang lancar. Ini tentang mencari ruang yang ditinggalkan oleh oposisi, karena ruang tersebut tidak lagi tersirat. Ruang adalah tempat tim lain meninggalkan celah."

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

"Terkadang Anda memulai dengan bentuk atau sistem awal, dan kemudian berakhir dengan sesuatu yang lain: dua sistem berbeda dalam permainan yang sama."

"Karena ketidakstabilan ini, Anda akhirnya melakukan sesuatu secara berbeda. Ini bukan hal yang kaku dan mudah dikenali seperti yang biasa Anda alami di masa lalu. Sekarang jauh lebih kreatif," pungkas Spalletti.

Timnas Italia Luciano Spalletti Euro 2024
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.196

Berita Terkait

Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1982: Dibayangi Skandal Totonero, Paolo Rossi Jadi Pahlawan Timnas Italia di Spanyol
Kilas balik Piala Dunia 1982 Spanyol. Kisah magis Timnas Italia bangkit dari kehancuran skandal Totonero hingga kepahlawanan hat-trick legendaris Paolo Rossi.
Arief Hadi - Jumat, 29 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1982: Dibayangi Skandal Totonero, Paolo Rossi Jadi Pahlawan Timnas Italia di Spanyol
Italia
Juventus Terancam Gagal Lolos ke Liga Champions, Luciano Spalletti Bantah Rumor Mengundurkan Diri
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, membantah keras rumor mengundurkan diri jika Bianconeri gagal lolos ke Liga Champions musim depan jelang pekan terakhir.
Arief Hadi - Minggu, 24 Mei 2026
Juventus Terancam Gagal Lolos ke Liga Champions, Luciano Spalletti Bantah Rumor Mengundurkan Diri
Italia
Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kembali Latih Timnas Italia?
Antonio Conte dipastikan hengkang dari Napoli di akhir musim 2025/2026 tanpa pesangon. Rumor melatih Timnas Italia kian memanas. Siapa penggantinya di Napoli?
Arief Hadi - Selasa, 19 Mei 2026
Antonio Conte Tinggalkan Napoli, Kembali Latih Timnas Italia?
Italia
Juventus Keluar dari Zona Liga Champions, Luciano Spalletti Introspeksi Diri
Juventus keluar dari zona Liga Champions usai takluk 0-2 dari Fiorentina. Luciano Spalletti pilih introspeksi diri ketimbang salahkan pemain. Simak ulasannya!
Arief Hadi - Senin, 18 Mei 2026
Juventus Keluar dari Zona Liga Champions, Luciano Spalletti Introspeksi Diri
Ragam
Kilas Balik Piala Dunia 1930-1934: Cerita Awal Perjalanan di Uruguay yang Berlanjut ke Italia
Simak sejarah awal Piala Dunia 1930 di Uruguay hingga kontroversi politik di Italia 1934. Dari perjalanan laut 16 hari hingga slogan "Menang atau Mati". Baca selengkapnya!
Arief Hadi - Sabtu, 16 Mei 2026
Kilas Balik Piala Dunia 1930-1934: Cerita Awal Perjalanan di Uruguay yang Berlanjut ke Italia
Ragam
6 Tuan Rumah Piala Dunia yang Berhasil Menjadi Juara
Justru pemegang gelar juara dunia terbanyak, Brasil tidak pernah juara di tanahnya sendiri.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 13 Mei 2026
6 Tuan Rumah Piala Dunia yang Berhasil Menjadi Juara
Italia
Claudio Ranieri Beri Sinyal Siap Tangani Timnas Italia
Claudio Ranieri membuka kesempatan untuk kembali terlibat di dunia sepak bola bersama timnas Italia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 12 Mei 2026
Claudio Ranieri Beri Sinyal Siap Tangani Timnas Italia
Italia
Juventus vs Hellas Verona: Bianconeri Harus Fokus pada Performa, bukan Posisi Klasemen
Minggu (3/5) pukul 23.00 WIB, Juventus akan menjamu Hellas Verona di Allianz Stadium, yang di atas kertas akan mudah dikalahkan.
Yusuf Abdillah - Minggu, 03 Mei 2026
Juventus vs Hellas Verona: Bianconeri Harus Fokus pada Performa, bukan Posisi Klasemen
Italia
Bukan Robert Lewandowski, Juventus Disarankan Rekrut Striker Arsenal
Legenda Juventus, Fabrizio Ravanelli, menyarankan Luciano Spalletti merekrut Gabriel Jesus dari Arsenal ketimbang Robert Lewandowski demi masa depan lini depan Juve.
Arief Hadi - Selasa, 28 April 2026
Bukan Robert Lewandowski, Juventus Disarankan Rekrut Striker Arsenal
Italia
Imbang Lawan AC Milan, Posisi Juventus di Zona Liga Champions Rawan Disalip Como dan AS Roma
Juventus tertahan imbang oleh AC Milan. Luciano Spalletti peringatkan posisi empat besar kini rawan disalip Como dan Roma. Simak persaingan sengit Serie A di sini!
Arief Hadi - Senin, 27 April 2026
Imbang Lawan AC Milan, Posisi Juventus di Zona Liga Champions Rawan Disalip Como dan AS Roma
Bagikan