Bersinar dengan Tottenham, Kulusevski Lebih Nyaman Dilatih Conte

Dejan Kulusevski membuat keputusan tepat tinggalkan Juventus.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 26 September 2022
Bersinar dengan Tottenham, Kulusevski Lebih Nyaman Dilatih Conte
Antonio Conte dan Dejan Kulusevski (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kehidupan dalam fase manusia acapkali mengharuskan mengambil keputusan ketika berada di persimpangan jalan, entah itu jalan karier atau berbagai hal lainnya. Keputusan yang diambil bisa jadi salah, bisa jadi tepat.

Pengambilan keputusan yang tepat itu dilakukan oleh pemain timnas Swedia, Dejan Kulusevski. Pada Januari 2022 Kulusevski ditransfer dari Juventus ke Tottenham Hotspur dengan kesepakatan peminjaman 18 bulan, pada harga 10 juta euro, dan memiliki opsi beli dalam kontraknya - nilai kontrak total mencapai 35 juta euro.

Keputusan itu tepat sebab Kulusevski kariernya membaik dengan Tottenham arahan Antonio Conte. Ketika ditanya mengenai kesulitan mantan pemain Parma tampil baik dengan Juventus, pemain berusia 22 tahun itu pun tak tahu penyebabnya.

Kembali lagi relevan dengan pengambilan keputusan yang sudah disebutkan sebelumnya, Kulusevski hanya menilai ia mengambil keputusan pindah ke Tottenham sebab situasinya di Juventus sudah tidak bagus.

Baca Juga:

Antonio Conte Ingin Tingkatkan Tottenham Hotspur, Capai Level Superior

Rekor dan Catatan Menarik dari Deadline Day di Premier League 2022-2023

Alasan Tottenham Memenangi Pertempuran Lawan Chelsea dan Arsenal untuk Servis Richarlison

"Saya tidak tahu, terkadang dalam sepak bola segalanya berjalan dengan baik. Saya tidak mengubahapa pun dalam beberapa bulan ini," ungkap Kulusevski kepada Gazzetta.

"Saya selalu pergi dan selalu pergi ke lapangan dengan komitmen penuh. Namun, di Juventus, ada sesuatu yang tidak berhasil terlepas dari seberapa banyak saya bekerja."

"Saya lebih suka melihat ke depan daripada ke belakang. Tentunya, saya tidak baik-baik saja di Juventus karena berbagai alasan dan ketika Anda menyadari hal-hal tidak berjalan dengan baik, sulit untuk mengubah arah di lingkungan yang sama."

"Keputusan untuk meninggalkan Italia adalah yang terbaik yang bisa saya buat dalam situasi itu. Semuanya berjalan lebih baik di Inggris. Di dalam dan di luar lapangan. Sekarang saya selalu ingin bermain sepak bola dan menang untuk tim saya," terangnya.

Kulusevski praktis lebih nyaman dilatih Antonio Conte di Tottenham, tapi bukan berarti ia menilai Conte lebih baik ketimbang Massimiliano Allegri, pelatih Juventus.

"Jujur, ya, saya tidak ingin mengatakan bahwa yang satu lebih baik dari yang lain, saya menghormati Allegri dan Conte. Mereka berdua telah memenangkan begitu banyak dalam karier mereka, tetapi ide mereka tentang sepak bola berbeda," imbuh Kulusevski.

"Di Tottenham, kami bekerja lebih banyak di gym dan hasilnya ada di sana. Dunia saya telah berubah. Saya harus mengatakan bahwa saya belum pernah bertemu seseorang yang termotivasi seperti Conte dalam hidup saya. Ketika seseorang seperti dia berbicara kepada Anda, masuklah ke dalam hati Anda," pungkasnya.

Baru bermain 29 kali di seluruh kompetisi dengan Tottenham, Kulusevski sudah mencatatkan enam gol dan memberikan 11 assists. Ia meninggalkan Serie A dengan catatan 15 gol dari 94 laga bareng Atalanta, Parma, dan Juventus.

Dejan Kulusevski Tottenham Tottenham Hotspur Juventus
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.196

Berita Terkait

Italia
Juventus Tertarik Rekrut Striker yang Dahulu Gagal Lolos Tes Medis di AC Milan
Juventus dikabarkan menjadikan Jean-Philippe Mateta sebagai target utama untuk menggantikan Dusan Vlahovic. Striker Crystal Palace itu sebelumnya sempat gagal bergabung dengan AC Milan karena masalah dalam proses transfer.
Johan Kristiandi - Sabtu, 30 Mei 2026
Juventus Tertarik Rekrut Striker yang Dahulu Gagal Lolos Tes Medis di AC Milan
Inggris
Tinggalkan Liverpool, Andy Robertson Tetap Berkarier di Premier League dan Gabung Tim Rival
Andy Robertson resmi meninggalkan Liverpool setelah 9 tahun dan sepakat bergabung dengan Tottenham Hotspur secara gratis di bawah asuhan Roberto De Zerbi.
Arief Hadi - Kamis, 28 Mei 2026
Tinggalkan Liverpool, Andy Robertson Tetap Berkarier di Premier League dan Gabung Tim Rival
Piala Dunia
Pecahkan Rekor Dunia, Kartu Panini Cristiano Ronaldo Terjual Rp21 Miliar
Kartu Panini "Kaboom" langka milik Cristiano Ronaldo resmi memecahkan rekor dunia setelah laku terjual senilai 1,35 juta dolar AS atau setara Rp21,6 miliar.
Arief Hadi - Senin, 25 Mei 2026
Pecahkan Rekor Dunia, Kartu Panini Cristiano Ronaldo Terjual Rp21 Miliar
Italia
Daftar Tim Serie A yang Bermain di Eropa: Roma dan Como Liga Champions, Milan dan Juventus Liga Europa
Komposisi wakil Italia di kompetisi Eropa musim 2026/2027 akhirnya lengkap. Inter Milan, Napoli, AS Roma, dan Como lolos ke Liga Champions, sementara AC Milan dan Juventus harus puas tampil di Liga Europa. Simak daftar lengkapnya di sini.
Johan Kristiandi - Senin, 25 Mei 2026
Daftar Tim Serie A yang Bermain di Eropa: Roma dan Como Liga Champions, Milan dan Juventus Liga Europa
Klasemen
Klasemen Akhir Serie A 2025/2026: AC Milan dan Juventus Kompak Gagal Lolos Liga Champions
Drama terjadi di pekan terakhir Serie A 2025/2026. AC Milan dan Juventus gagal mengamankan tiket Liga Champions musim depan setelah hasil mengecewakan pada laga penutup. Simak klasemen akhir Liga Italia dan posisi seluruh tim di sini.
Johan Kristiandi - Senin, 25 Mei 2026
Klasemen Akhir Serie A 2025/2026: AC Milan dan Juventus Kompak Gagal Lolos Liga Champions
Hasil akhir
Hasil Serie A: AC Milan Terkapar di Kandang, Juventus Gagal Menang Derby
Drama pekan terakhir Serie A 2025/2026! AC Milan kalah 1-2 dari Cagliari dan terlempar dari zona Liga Champions. Juventus imbang melawan Torino dalam Derby della Mole dan gagal mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
Johan Kristiandi - Senin, 25 Mei 2026
Hasil Serie A: AC Milan Terkapar di Kandang, Juventus Gagal Menang Derby
Italia
Juventus Terancam Gagal Lolos ke Liga Champions, Luciano Spalletti Bantah Rumor Mengundurkan Diri
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, membantah keras rumor mengundurkan diri jika Bianconeri gagal lolos ke Liga Champions musim depan jelang pekan terakhir.
Arief Hadi - Minggu, 24 Mei 2026
Juventus Terancam Gagal Lolos ke Liga Champions, Luciano Spalletti Bantah Rumor Mengundurkan Diri
Italia
Perebutan Zona Liga Champions di Serie A: AC Milan, AS Roma, Como, dan Juventus Saling Sikut
Perebutan zona Liga Champions Serie A memanas di pekan terakhir. AC Milan, AS Roma, Como, dan Juventus saling sikut demi tiket Eropa. Simak analisis Capello.
Arief Hadi - Minggu, 24 Mei 2026
Perebutan Zona Liga Champions di Serie A: AC Milan, AS Roma, Como, dan Juventus Saling Sikut
Inggris
Prediksi Susunan Pemain dan Skor Tottenham vs Everton: Laga Hidup Mati The Lilywhites
Prediksi susunan pemain dan skor Tottenham vs Everton di pekan terakhir Premier League 2025/2026. Pertandingan hidup mati Spurs demi lolos dari jurang degradasi.
Arief Hadi - Minggu, 24 Mei 2026
Prediksi Susunan Pemain dan Skor Tottenham vs Everton: Laga Hidup Mati The Lilywhites
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Torino vs Juventus: Live di ANTV, Senin (25/5) Pukul 01.45 WIB
Derby della Mole! Berikut adalah jadwal siaran langsung dan link streaming pertandingan Serie A antara Torino melawan Juventus.
Yusuf Abdillah - Minggu, 24 Mei 2026
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Torino vs Juventus: Live di ANTV, Senin (25/5) Pukul 01.45 WIB
Bagikan