Beda Sikap FIFA soal Kartu Merah Folarin Balogun dan Jarell Quansah

FIFA menuai kritik usai memberikan hukuman berbeda kepada Folarin Balogun dan Jarell Quansah meski keduanya menerima kartu merah.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 10 Juli 2026
Beda Sikap FIFA soal Kartu Merah Folarin Balogun dan Jarell Quansah
Bek Inggris, Jarell Quansah (Foto: Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - FIFA kembali menjadi sorotan tajam setelah mengeluarkan keputusan yang dinilai tebang pilih terkait hukuman kartu merah. Perbedaan nasib yang mencolok dialami oleh bek Inggris, Jarell Quansah, dan penyerang Amerika Serikat, Folarin Balogun.

Quansah mendapatkan sanksi larangan bertanding sebanyak dua laga usai menerima kartu merah dalam kemenangan Inggris atas Meksiko di babak 16 besar Piala Dunia 2026.

Tekelnya dianggap sebagai pelanggaran serius yang tidak bisa dibanding oleh Federasi Sepak Bola Inggris (FA).

Baca Juga:

Hasil Piala Dunia 2026: Tekuk Maroko 2-0, Prancis Tembus Semifinal

Daftar 17 Pemain yang Terancam Absen di Semifinal Piala Dunia 2026 karena Akumulasi Kartu Kuning

Di Tengah Hujan Kontroversi, Collina Sebut Performa Wasit Piala Dunia 2026 Memuaskan

Sebaliknya, Balogun yang diusir keluar lapangan saat AS melawan Bosnia di babak 32 besar justru mendapatkan penangguhan hukuman skorsing.

FIFA menangguhkan hukuman tersebut selama satu tahun masa percobaan berdasarkan Pasal 27 Kode Disiplin mereka, tanpa memberikan alasan publik yang jelas.

Tudingan Adanya Intervensi Pihak Luar

Kartu
Kartu merah Folarin Balogun (espn)

Alhasil, Balogun bermain di 16 besar meski Amerika Serikat pada akhirnya disingkirkan oleh Belgia dengan skor 1-4. Sementara Quansah absen di dua laga, termasuk kontra Norwegia di perempat final.

Sikap ganda otoritas tertinggi sepak bola dunia ini memicu kritik keras dari mantan wasit internasional, Keith Hackett.

Ia menilai FIFA telah mencederai integritas olahraga karena membiarkan adanya pengaruh politik luar ke dalam keputusan penangguhan sanksi tersebut.

Kontroversi ini kian meruncing lantaran Presiden AS, Donald Trump, diketahui sempat menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino secara pribadi untuk meninjau kasus Balogun.

Meskipun demikian, pihak FIFA tetap bersikeras bahwa pembicaraan tersebut sama sekali tidak memengaruhi keputusan mereka.

"FIFA telah gagal dalam tugasnya terhadap permainan setelah mereka menunda hukuman untuk Balogun. Mereka membiarkan adanya intervensi luar oleh presiden," tulis Keith Hackett melalui akun media sosial pribadinya.

"FIFA sebagai pembuat hukum utama bersalah. Namun kedua pemain melakukan pelanggaran keras serius yang dijatuhi hukuman kartu merah," tegasnya.

Tuntutan Konsistensi yang Diabaikan

Jarell Quansah (Foto: USA Today)

Mantan wasit FIFA selama 16 tahun, Jonas Eriksson, juga ikut menyatakan kebingungannya terhadap perbedaan sanksi ini.

Menurut Eriksson, intensitas dan agresivitas dari pelanggaran yang dilakukan oleh Quansah dan Balogun berada di tingkat yang kurang lebih sama.

Apa yang diinginkan semua orang dari wasit, mereka menginginkan keputusan yang benar, ya, tetapi yang selalu lebih penting adalah konsistensi,

imbuh Eriksson.

"Bahwa Anda mengidentifikasi, oke, pemain A mendapat sanksi yang sama dengan pemain B. Tim A mendapat sanksi yang sama dengan tim B. Anda tahu, itulah yang Anda harapkan. Dan hal ini tidak terjadi dalam kasus Quansah dan Balogun," ujar Eriksson dikutip dari Reuters.

Eriksson juga mengkritik ketidakmampuan FIFA dalam menjelaskan dasar argumen penangguhan sanksi Balogun secara transparan kepada publik.

Hal tersebut dinilai membuat keputusan skorsing yang dijatuhkan kepada Quansah di kubu Inggris menjadi sebuah tanda tanya besar yang tidak masuk akal.

"Jika Anda tidak mampu mengomunikasikan bagaimana mereka menafsirkan situasi tersebut - apakah itu keputusan wasit yang salah atau penerapan hukum permainan yang keliru - kita tidak tahu," tambah Eriksson.

"Ini hanya membuat Anda, saya, dan semua orang menebak-nebak. Namun dengan mengingat hal itu, kartu merah untuk Quansah dan skorsing tersebut bagi saya, sungguh, sebuah misteri," pungkas Eriksson.

Inggris Timnas Inggris Piala Dunia 2026 Folarin Balogun Amerika Serikat Timnas amerika serikat Fifa

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Hasil akhir
Hasil Laga Persahabatan: Argentina Pesta Gol Tanpa Lionel Messi, Amerika Serikat Permalukan Meksiko
Argentina menang 7-0 atas Burkina Faso tanpa Lionel Messi, sementara Amerika Serikat mengalahkan Meksiko 3-0 dalam laga persahabatan internasional.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Hasil Laga Persahabatan: Argentina Pesta Gol Tanpa Lionel Messi, Amerika Serikat Permalukan Meksiko
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Sah, Harry Kane Pecahkan Rekor Berusia 78 Tahun
Harry Kane mencetak dua gol saat Inggris menang 7-0 atas Kroasia dan memecahkan rekor gol tandang Inggris yang bertahan sejak 1948.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Sah, Harry Kane Pecahkan Rekor Berusia 78 Tahun
Hasil akhir
Hasil UEFA Nations League: Inggris Pesta Tujuh Gol di Markas Kroasia
Inggris pesta tujuh gol saat membantai Kroasia 7-0 di UEFA Nations League. Harry Kane dan Bukayo Saka mencetak brace untuk The Three Lions.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Hasil UEFA Nations League: Inggris Pesta Tujuh Gol di Markas Kroasia
Jadwal
Cara Menonton dan Link Streaming Kroasia vs Inggris, Live Gratis di RCTI
Link streaming Kroasia vs Inggris malam ini, Sabtu (3/10), pukul 23.00 WIB. Saksikan live gratis di RCTI dan Vision+, lengkap dengan jadwal.
Johan Kristiandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Cara Menonton dan Link Streaming Kroasia vs Inggris, Live Gratis di RCTI
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Kroasia vs Inggris: Ajang Balas Dendam
Prediksi Kroasia vs Inggris di UEFA Nations League 2026: simak head to head, prediksi skor, susunan pemain, jadwal, dan link streaming.
Johan Kristiandi - Sabtu, 03 Oktober 2026
Prediksi dan Link Streaming Kroasia vs Inggris: Ajang Balas Dendam
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Liga Dunia
Satu Kandidat Hilang, Supremo PSG Tak Tertarik Jadi Presiden FIFA
Nasser Al-Khelaifi menegaskan tidak tertarik menjadi Presiden FIFA 2027. Bos PSG itu justru memberikan dukungan penuh kepada Aleksander Ceferin.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Satu Kandidat Hilang, Supremo PSG Tak Tertarik Jadi Presiden FIFA
Jadwal
Link Streaming Amerika Serikat vs Chile, Live Sebentar Lagi di Sini!
Link streaming Amerika Serikat vs Chile hari ini, Rabu 30 September 2026 pukul 07.00 WIB. Cek cara nonton dan informasi siaran langsungnya di sini!
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Link Streaming Amerika Serikat vs Chile, Live Sebentar Lagi di Sini!
Hasil akhir
Hasil UEFA Nations League: Inggris Bangkit, Spanyol Jaga Tren Kemenangan
Hasil UEFA Nations League terbaru! Inggris bangkit dengan mengalahkan Republik Ceko 2-0, sedangkan Spanyol menang telak 4-1 atas Kroasia. Cek hasil lengkapnya!
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Hasil UEFA Nations League: Inggris Bangkit, Spanyol Jaga Tren Kemenangan
Bagikan