Bundesliga

Bayern Munchen Berada di Masa Suram, Thomas Tuchel Tetap Aman

Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih Bayern Munchen masih aman.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Senin, 19 Februari 2024
Bayern Munchen Berada di Masa Suram, Thomas Tuchel Tetap Aman
Thomas Tuchel (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Posisi Thomas Tuchel sebagai pelatih Bayern Munchen tetap aman kendati hasil sedang tidak sesuai harapan. Manajemen Die Roten memutuskan untuk tetap bekerja sama dengan Tuchel.

Bayern Munchen sedang masuk masa-masa suram. Setelah kalah dari Bayern Leverkusen dan Lazio, kini FC Hollywood tumbang di kandang VfL Bochum.

Itu adalah kekalahan ketujuh Bayern pada musim ini. Dengan demikian, Bayern sudah 11 kali kalah dalam 44 pertandingan di bawah asuhan Thomas Tuchel.

Baca juga:

Bayern Munchen Kalah Dua Kali Beruntun, Thomas Tuchel Rawan Dipecat

Hasil Liga Champions: PSG Atasi Real Sociedad, Bayern Munchen Takluk di Italia

Efek Domino yang Terjadi jika Kylian Mbappe Gabung Real Madrid

Bahkan, Bayern kalah berturut-turut untuk pertama kalinya di Bundesliga sejak Desember 2019.

Dengan kondisi tersebut, Thomas Tuchel semakin terpojok. Ada keraguan soal masa depan sang pelatih. Meskipun, Tuchel meyakini Bayern akan bangkit pada sisa musim ini.

"Kekalahan yang tidak adil pada hari ini. Ada banyak hal yang merugikan kami. Kami punya lima hingga enam peluang besar ke atas. Kami benar-benar mendominasi laga kemudian tiba-tiba tertinggal," ujar Tuchel kepada DAZN.

"Jika Anda bertanya kepada saya apakah saya dan staf pelatih yakin bisa membalikkan keadaan? Jawabannya, ya."

"Tekanan ada pada setiap kekalahan. Namun, hari ini kami tidak pernah berhenti. Kami tidak pernah berhenti berusaha. Saya tidak menyalahkan pemain pada hari ini," sambung Tuchel.

Manajemen Bayern pun telah menggelar diskusi internal untuk membahas masa depan Tuchel. Hasilnya, posisi mantan pelatih Chelsea itu tetap aman.

View this post on Instagram

A post shared by Bolaskor.com (@bolaskorcom)

"Saya merasakan dukungannya. Saya tahu hubungan saya dengan CEO Dreesen dan bagaimana kami bekerja sama. Dia tahu betapa situasi ini mengganggu saya dan seberapa besar kami berinvestasi," kata Tuchel.

Kini, Bayern Munchen tetap di posisi kedua klasemen sementara Bundesliga. Namun, jarak dengan Leverkusen yang ada di puncak klasemen menjadi delapan poin.

Thomas Tuchel Bayern munchen Breaking News Bundesliga
Ditulis Oleh

Johan Kristiandi

I am a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience in digital media and online journalism. Since 2018, I have been working at BolaSkor.com under PT Merah Putih Media, covering football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. My professional journey also includes contributing to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and working as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Posts

19.224

Berita Terkait

Inggris
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Saham Manchester United
Beberapa anggota keluarga Glazer disebut tengah mempertimbangkan kemungkinan menjual sebagian atau bahkan seluruh saham mereka di Manchester United.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Keluarga Glazer Pertimbangkan Jual Saham Manchester United
Piala Dunia
Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion
FIFA telah melarang suporter membawa botol air isi ulang ke tempat penyelenggaraan Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kabar Piala Dunia 2026: Mendadak Revisi Aturan, FIFA Kini Melarang Penonton Bawa Botol Minum Isi Ulang ke Stadion
Piala Dunia
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Piala Dunia bukan hanya menjadi pesta besar bagi para penggemar sepak bola, tetapi juga bisa menjadi tantangan tersendiri bagi perusahaan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Survei: Piala Dunia Berpotensi Ganggu Produktivitas Karyawan dan Rugikan Perusahaan
Piala Dunia
Piala Dunia 2026: Sempat Cemas, Spanyol Pede Lamine Yamal Siap Tampil di Laga Pembuka
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, mengungkapkan keyakinannya bahwa Lamine Yamal akan fit untuk bermain di pertandingan pembuka Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Sempat Cemas, Spanyol Pede Lamine Yamal Siap Tampil di Laga Pembuka
Lainnya
Ratusan Pebiliar Dunia Siap Bertarung di Indonesia International Open 2026
128 pebiliar dunia dari 20 negara lebih akan bertarung di ajang Indonesia International Open 2026 pada 29 Juni hingga 4 Juli 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Ratusan Pebiliar Dunia Siap Bertarung di Indonesia International Open 2026
Lainnya
Raja Sapta Oktohari Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, yakin Pasukan Merah Putih bisa lampau target 4 medali emas di Asian Games 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Raja Sapta Oktohari Optimistis Indonesia Bisa Lampaui Target 4 Emas di Asian Games 2026
Spanyol
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Manchester City dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah hukum setelah kandidat presiden Real Madrid, Enrique Riquelme, secara terbuka berjanji akan mendatangkan Erling Haaland.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Kandidat Presiden Real Madrid Janjikan Erling Haaland, Manchester City Ancam Ambil Jalur Hukum
Ragam
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Tim mana yang memiliki skuad dengan rata-rata usia tertua dan termuda pada Piala Dunia 2026?
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Piala Dunia 2026: Panama Tertua, Pantai Gading Paling Muda
Piala Dunia
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Legenda Timnas Inggris dan Manchester City, Kyle Walker, mengungkapkan 3 pemain yang seharusnya dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026.
BolaSkor - Kamis, 04 Juni 2026
Kyle Walker Ungkap 3 Pemain yang Seharusnya Dibawa Thomas Tuchel ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Pada 2005, setelah dua kali tampil di Piala Dunia, Asosiasi Sepak Bola Jepang mamatok 2050 menjadi target untuk menjadi juara.
Yusuf Abdillah - Kamis, 04 Juni 2026
Mimpi Besar Jepang: Piala Dunia 2026 Jadi Pijakan Menuju Target Juara 2050
Bagikan