Arsene Wenger Menjadi Korban Kesuksesannya di Arsenal

Arsene Wenger diyakini Paul Lambert menjadi korban kesuksesannya sendiri di Arsenal.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 02 April 2018
Arsene Wenger Menjadi Korban Kesuksesannya di Arsenal
Arsene Wenger menjadi korban kesuksesannya sendiri di Arsenal (Getty Images)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Selama 22 tahun melatih Arsenal, Arsene Wenger tidak pernah merasakan tekanan seperti yang dirasakannya saat ini. Manajer asal Prancis itu mendapatkan tekanan besar dari fans Arsenal untuk mengundurkan diri, atau meninggalkan jabatannya sebagai manajer klub, setelah menurunnya performa The Gunners dalam beberapa musim terakhir.

Sejak terakhir meraih titel Premier League pada tahun 2004, Arsenal tak lagi mampu bersaing merebutkanya. Bahkan, Arsenal kesulitan menjaga konsistensi mereka yang biasanya mengakhiri musim di empat besar Premier League, alias zona Liga Champions. Singkatnya, Arsenal stagnan di kala tim-tim lain berkembang.

Fans Arsenal pun terbelah karenanya. Ada yang mendukung Wenger untuk tetap bertahan di Arsenal, ada juga yang menginginkannya untuk hengkang, untuk membuka lembaran baru di bawah manajer baru. Di tengah tekanan tersebut, Wenger nyatanya masih tetap bertahan dan yakin dirinya merupakan sosok yang tepat untuk membangkitkan Arsenal.

Situasi yang dialami Wenger itu dikomentari oleh koleganya yang melatih Stoke City, Paul Lambert. Menurutnya, Wenger tidak pantas diperlakukan bak penjahat karena menurunnya performa Arsenal. Lambert menganggap Wenger sebagai sosok yang menjadi korban atas kesuksesannya di Arsenal.

"Jika dia (Wenger) menerima kritikan, maka kita semua (manajer) juga bisa mendapatkannya. Konyol untuk berkata dia kehilangan sentuhan dengan level kesuksesan yang dimilikinya dan segala hal yang sudah dilakukannya. Jika Anda ambil bagian dari kesuksesan itu, maka Anda melakukan segalanya dengan benar untuk diri Anda sendiri," tutur Lambert di Sky Sports, Senin (2/4).

"Tidak pernah menyenangkan melihat kolega menghadapi hal semacam itu, tidak peduli berapa lama Anda berada di dalam klub. Saya tidak setuju dengannya. Dia benar-benar menjadi korban atas kesuksesannya sendiri, dengan jumlah trofi yang dimenangi dan trofi di level yang tinggi. Dia mentransformasi begitu banyak pemain," paparnya.

Wenger, 68 tahun, sepanjang kariernya telah meraih total 21 trofi dengan akumulasi trofi di Monaco, Nagoya Grampus Eight, dan Arsenal. 17 trofi di antaranya diraih bersama Arsenal dengan rincian: tujuh titel Community Shield, tujuh trofi Piala FA, dan tiga Premier League.

Arsenal Arsene Wenger
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.255

Berita Terkait

Piala Dunia
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Bermain di depan publik sendiri, Folarin Balogun bertekad membantu Amerika Serikat mengukir sejarah baru di Piala Dunia 2026.
Arief Hadi - Kamis, 11 Juni 2026
Eks Striker Arsenal Siap Akhiri Kesulitan AS Cetak Gol di Piala Dunia
Prancis
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Arsene Wenger memprediksi Prancis akan menjadi tim paling dominan di Piala Dunia 2026. Ia juga yakin Kylian Mbappe bakal tampil fantastis dan kembali menjadi bintang Les Bleus.
Arief Hadi - Rabu, 10 Juni 2026
Prancis Diprediksi Dominan di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Jadi Bintang
Inggris
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Arsenal mengintip peluang untuk merekrut bek muda potensial PSG, Emmanuel Mbemba, dengan status bebas transfer pada bursa transfer musim panas 2026.
Arief Hadi - Sabtu, 06 Juni 2026
Intip Peluang, Arsenal Dekati Bek Muda PSG
Spanyol
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Setelah mengamankan Dumfries dan Konate, Real Madrid bidik bek Arsenal Riccardo Calafiori atas permintaan Jose Mourinho untuk mengatasi krisis bek tengah.
Arief Hadi - Kamis, 04 Juni 2026
Tak Cukup dengan Dumfries dan Konate, Mourinho Ingin Calafiori di Real Madrid
Ragam
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Berikut ini BolaSkor.com menyajikan informasi lima tim yang paling banyak menyumbangkan pemainnya ke Piala Dunia 2026. Tak ada MU dan Real Madrid dalam daftar.
Rizqi Ariandi - Rabu, 03 Juni 2026
5 Klub yang Paling Banyak Sumbang Pemain ke Piala Dunia 2026: Manchester City Nomor Satu
Liga Champions
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Gelandang PSG, Joao Neves, menyindir taktik bertahan Arsenal di Final Liga Champions 2026 yang dipertegas oleh rekor statistik penguasaan bola terendah.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Melihat Statistik Final Liga Champions, PSG Lebih Layak Menang ketimbang Arsenal
Liga Champions
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Arsenal kembali gagal meraih trofi Eropa usai kalah dari PSG di final Liga Champions 2026. Simak daftar lima final Eropa terakhir yang berakhir dengan kekalahan The Gunners.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Sudah Terbiasa Jadi Pecundang di Final Kompetisi Eropa
Ragam
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Arsenal gagal juara Liga Champions 2026 setelah kalah dari PSG lewat adu penalti. Simak 3 faktor utama yang membuat The Gunners harus pulang tanpa trofi.
Johan Kristiandi - Minggu, 31 Mei 2026
3 Faktor yang Membuat Arsenal Kalah Lawan PSG di Final Liga Champions
Inggris
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Arsenal dikritik karena main bertahan dan andalkan set piece lawan PSG di final Liga Champions 2026. Eddi Brokoli pasang badan dan beri balasan menohok.
Arief Hadi - Minggu, 31 Mei 2026
Menghadapi Tim Seperti PSG, Arsenal Tak Punya Cara Lain Selain Bermain Bertahan
Liga Champions
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Pertarungan melawan PSG di final Liga Champions mengungkap area yang perlu dibenahi dan ditingkatkan Arsenal ke depannya.
Yusuf Abdillah - Minggu, 31 Mei 2026
Arsenal Perlu Berevolusi setelah Kalah dari PSG di Final Liga Champions
Bagikan