Arsenal Tumbang di Markas Newcastle, Mikel Arteta Semprot Kinerja Wasit

Arsenal kalah 0-1 di markas Newcastle United.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 05 November 2023
Arsenal Tumbang di Markas Newcastle, Mikel Arteta Semprot Kinerja Wasit
Mikel Arteta berbicara kepada wasit keempat di St James' Park (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Arsenal menelan kekalahan perdana musim ini di Premier League. Bermain di St James' Park, markas Newcastle United pada pekan 11 Premier League, Minggu (05/11) dini hari WIB, The Gunners kalah 0-1.

Pertandingan berjalan ketat dengan penguasaan bola 40 berbanding 60 persen Arsenal. Tim tamu dominan dan menciptakan 14 tendangan, tapi hanya satu yang tepat sasaran ke gawang yang dijaga Nick Pope.

Sebaliknya, Newcastle mengonversi satu dari dua peluang tepat sasaran menjadi gol dari Anthony Gordon (64'). Newcastle memenangi empat laga kandang beruntun di liga tanpa kebobolan gol untuk kali pertama sejak 2012.

The Magpies - julukan Newcastle - juga memenangi dua dari tiga laga terakhir Premier League di kandang kontra Arsenal (sekali kalah). Kendati demikian, pertandingan itu menyisakan cerita untuk Arsenal.

Baca Juga:

Pemain Manchester United Juga Harus Bertanggung Jawab atas Keterpurukan Klub

Fulham 0-1 Manchester United: Gol Telat Fernandes Selamatkan Wajah Setan Merah

Hasil dan Klasemen Premier League: Manchester City ke Puncak, Arsenal Telan Kekalahan Perdana

Setidaknya ada tiga momen yang dipantau VAR ketika gol Gordon terjadi. Pertama, kala bola yang diambil Joe Willock keluar dari garis gawang, kedua kala ada potensi dorongan Joelinton kepada Gabriel Magalhaes, serta posisi Gordon yang onside atau offside.

Mikel Arteta pun tidak menahan komentarnya menyikapi gol dari Gordon yang tidak dianulir tersebut. Ia menyebut kinerja wasit sebagai hal yang memalukan, plus Arteta juga menegaskan apabila Arsenal sudah sering memberikan laporan kepada Komite Wasit Premier League (PGMOL).

"Kami tidak pantas kalah dalam pertandingan tersebut, dan kami tidak kalah dalam pertandingan tersebut, karena keputusan yang jelas dan nyata. Ini memalukan. Ini memalukan. Begitulah adanya. Ini memalukan," cetus Arteta kepada Sky Sports.

"Kami sudah melakukan protes selama berbulan-bulan. Terlalu banyak yang dipertaruhkan. Kami menghabiskan waktu berjam-jam. Saya di sini untuk mewakili klub sepak bola ini dan membuat tim saya bersaing di level tertinggi. Marginnya sangat kecil. Ini memalukan."

"Ini memalukan dan itulah yang saya rasakan – itulah yang dirasakan semua orang di ruangan itu. Anda tidak dapat membayangkan banyaknya pesan yang mengatakan, 'Ini tidak dapat dilanjutkan'. Ini memalukan. Saya minta maaf. Ini memalukan."

"Saya membela pemain saya ketika saya harus melakukannya, saya membela pekerjaan saya ketika saya harus melakukannya. Itu tidak cukup baik. Tapi saya harus berada di sini untuk mengatakannya sekarang. Itu tidak bisa diterima. Terlalu banyak yang dipertaruhkan."

Arteta bahkan menilai standar kinerja wasit di Inggris sangatlah buruk, membandingkannya dengan negara lain.

"Kita harus bicara tentang bagaimana gol ini bisa bertahan. Saya merasa malu. Tapi saya harus menjadi orang yang datang ke sini sekarang dan mencoba membela klub, dan mohon bantuannya karena sangat memalukan jika gol ini diperbolehkan. Benar-benar memalukan," imbuh Arteta.

"Itu bukan sebuah gol. Karena banyak alasan, ini bukanlah gol. Untuk lebih dari satu alasan, setidaknya hal tersebut bukan gol. Terlalu banyak yang dipertaruhkan."

"Saya sudah berada di negara ini selama lebih dari 20 tahun dan ini masih jauh dari level yang bisa menggambarkan liga ini sebagai liga terbaik di dunia, saya minta maaf."

"Saya tidak peduli. Saya tidak peduli apa yang mereka katakan. Ini adalah hasilnya, sudah terlambat. Apapun yang mereka katakan, itu sudah terlambat."

"Sederhana saja, ini bukanlah sebuah tujuan. Ini bukanlah sebuah tujuan. Sederhana. Agar sebuah gol diperbolehkan, ada hal-hal tertentu sebelum itu – bola mengenai satu meter dari gawang – yang tidak diperbolehkan dalam sepak bola."

"Dalam sepak bola. Di sini, di Tiongkok, di Jepang, di Spanyol, di Italia, dan di Portugal. Mereka tidak diperbolehkan. Itulah yang terjadi. Saya merasa sakit, itulah yang saya rasakan. Saya merasa muak menjadi bagian dari ini," urai Arteta.

Arsenal Premier League Newcastle United

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Liga Champions
Di Bawah Bayang-bayang Skandal Keuangan, Pep Guardiola Hadir pada laga Manchester City vs PSG
Pep Guardiola kembali ke Etihad untuk menyaksikan Man City vs PSG. Ia hadir setelah klub dinyatakan bersalah dalam kasus pelanggaran aturan finansial.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Di Bawah Bayang-bayang Skandal Keuangan, Pep Guardiola Hadir pada laga Manchester City vs PSG
Inggris
Mikel Arteta Teken Kontrak Baru, Dominasi Arsenal di Inggris Berlanjut hingga 2030?
Arsenal resmi memperpanjang kontrak Mikel Arteta hingga 2030. Simak ambisi The Gunners melanjutkan kesuksesan dan dominasi di sepak bola Inggris.
Arief Hadi - Kamis, 08 Oktober 2026
Mikel Arteta Teken Kontrak Baru, Dominasi Arsenal di Inggris Berlanjut hingga 2030?
Inggris
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial. Kyle Walker menegaskan vonis tersebut tak bisa menghapus kenangan kejayaan para pemain.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Vonis Bersalah Manchester City Tak Bisa Menghapus Masa-masa Kejayaan Pemain
Inggris
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Jamie Carragher menilai Manchester City seharusnya mendapat hukuman 3-5 tahun atas kasus pelanggaran finansial Premier League.
Arief Hadi - Rabu, 07 Oktober 2026
Hukuman untuk Manchester City Seharusnya Berlaku Selama 3 hingga 5 Tahun
Inggris
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Virus FIFA kembali menghantam Arsenal. Christos Tzolis dan Kai Havertz mengalami cedera hamstring saat membela timnas masing-masing.
Arief Hadi - Senin, 05 Oktober 2026
Virus FIFA, 2 Pemain Arsenal Kembali dalam Kondisi Cedera
Inggris
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Vonis Manchester City memicu ketegangan Inggris-UEA. Pemerintah UEA dilaporkan mengancam menarik investasi miliaran poundsterling dari Inggris.
Arief Hadi - Minggu, 04 Oktober 2026
Efek Bola Salju Skandal Manchester City, UEA Ancam Tarik Miliaran Investasi dari Inggris
Inggris
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Skandal finansial Manchester City menjadi topik pembicaraan di skuad Inggris. Thomas Tuchel memilih tak berspekulasi jelang lawan Kroasia.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Skandal Finansial Manchester City Ganggu Persiapan Inggris Jelang Lawan Kroasia
Inggris
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Manchester City mengajukan banding atas vonis pelanggaran aturan keuangan Premier League dan menegaskan klub tidak bersalah atas dakwaan tersebut.
Arief Hadi - Jumat, 02 Oktober 2026
Ajukan Banding, Manchester City Mengaku Tak Bersalah atas Tudingan Pelanggaran Keuangan Premier League
Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Bagikan