Argentina Vs Chili, Kartu Merah yang Menodai Karier Lionel Messi

Lionel Messi menerima kartu merah kedua kala memperkuat timnas Argentina.
Arief HadiArief Hadi - Minggu, 07 Juli 2019
Argentina Vs Chili, Kartu Merah yang Menodai Karier Lionel Messi
Kartu merah Lionel Messi (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Timnas Argentina mengobati luka kekalahan 0-2 dari Brasil di semifinal Copa America 2019 kala melawan Chili di perebutan juara ketiga yang berlangsung di Corinthians Arena, Minggu (7/7) dini hari WIB.

La Albiceleste menang 2-1 melalui gol yang diciptakan Sergio Aguero (12') dan Paulo Dybala (22') yang diperkecil gol penalti Arturo Vidal di menit 59. Kendati 'hanya' perebutan tempat ketiga, pertarungan kedua tim berlangsung sengit.

Argentina, yang bermain dengan trisula Lionel Messi, Paulo Dybala, dan Sergio Aguero di lini depan, kalah penguasaan bola 38 persen berbanding 62 persen Chili. Tapi, mereka lebih efektif menciptakan peluang dengan catatan 14 tendangan dan lima sepakan tepat sasaran.

Sayang, pertandingan itu dinodai dengan dua kartu merah yang masing-masing diterima pemain Argentina, Lionel Messi, dan bek Chili, Gary Medel, pada menit 37. Keduanya terlibat keributan pasca duel merebutkan bola.

Baca Juga:

3 Hal yang Menarik Diperhatikan Jelang Final Copa America 2019

Kontroversi Semifinal Copa America 2019: Berbau Unsur Politik dan Protes Argentina

Copa America 2019: Argentina Juara Tiga, Lionel Messi Ribut dengan Bek Chili

Momen ketika Lionel Messi ribut dengan Gary Medel

Dalam video yang tersebar di media sosial, Medel terlihat mendorong Messi terlebih dahulu dan La Pulga tak mau kalah. Wasit menghampiri keduanya dan tanpa tedeng aling-aling langsung memberikan kartu merah.

Kartu merah itu menodai karier Lionel Messi, sebab sepanjang kariernya pemain berusia 32 tahun itu hanya meraih satu kartu merah pada 2005 di laga debutnya dengan Argentina.

"Lionel Messi diusir wasit untuk kali kedua dalam karier profesional, setelah menerima kartu merah di debut senior dengan Argentina pada laga uji coba melawan Hungaria (2005). Dia tidak pernah diusir saat memperkuat Barcelona. Langka," tutur @OptaJavier.

Uniknya, dalam enam turnamen Copa America hanya ada dua laga yang menghasilkan dua kartu merah di babak pertama, dan keduanya melibatkan Argentina dengan Chili.

"Di enam turnamen Copa America terakhir hanya ada dua laga yang menghasilkan dua kartu merah di babak pertama, dan keduanya pertemuan antara Argentina dan Chili: Marcelo Diaz dan Marcos Rojo di final 2016, lalu Lionel Messi dan Gary Medel. Perang," tambah @OptaJavier.

Meski ternoda dengan kartu merah itu, Messi juga mencatatkan rekor baru melalui penampilannya di Corinthians Arena. Itu jadi penampilan ke-27 di Copa America dan menjadikannya pemain dengan jumlah penampilan terbanyak di Copa America.

"Lionel Messi mencatatkan 27 penampilan untuk Argentina di Copa America, menjadi pemain dengan catatan penampilan terbanyak untuk timnas Argentina dalam sejarah kompetisi, melalui Javier Mascherano (26 laga). Kapten," tutur @OptaJavier.

Di bawah Messi adalah Javier Mascherano (26 kali), Javier Zanetti (22 kali), Jose Salomon (21'), dan Oscar Ruggeri (21'). Selain itu, Messi juga mencapai 40 assists dan memberikan assists kedelapan untuk Aguero.

Breaking News Timnas Argentina Timnas chili Lionel Messi Copa America
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Posts

17.361

Berita Terkait

Sosok
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Di balik kemenangan 3-0 Meksiko atas Republik Ceko pada laga terakhir Grup A di Stadion Azteca, Kamis (25/6), terselip sebuah momen spesial yang penuh emosi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Absolute Cinema, Momen Spesial Guillermo Ochoa di Panggung Piala Dunia
Piala Dunia
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Vinicius Junior kembali menunjukkan kelasnya saat membawa Brasil meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026 di Miami Stadium.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Carlo Ancelotti Bikin Vinicius Gacor di Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Keberhasilan Maroko melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 tidak lepas dari penampilan gemilang Ismael Saibari.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Ismael Saibari Ukir Sejarah saat Antar Maroko Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Berikut prediksi Jepang vs Swedia di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Jepang vs Swedia: Samurai Biru di Atas Angin
Prediksi
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Berikut prediksi Tunisia vs Belanda di Grup F Piala Dunia 2026, lengkap dengan kabar tim, statistik, head to head, dan perkiraan susunan pemain.
Yusuf Abdillah - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi dan Statistik Tunisia vs Belanda: Potensi Hujan Gol
Spanyol
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Jose Mourinho menilai El Clasico kehilangan daya tarik global setelah era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo berakhir di Barcelona dan Real Madrid.
Arief Hadi - Kamis, 25 Juni 2026
Tanpa Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo, El Clasico Saat Ini Tidak Terlalu Diminati
Prediksi
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Prediksi Turki vs Amerika Serikat pada laga terakhir Grup D Piala Dunia 2026. Turki membidik poin pertama, Amerika Serikat mengincar sejarah baru.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Prediksi Turki vs Amerika Serikat: Tuan Rumah Mengincar Sejarah
Piala Dunia
Superkomputer Prediksi Skor Ekuador vs Jerman: Der Panzer Terlalu Tangguh
Jerman difavoritkan meraih kemenangan saat menghadapi Ekuador pada laga terakhir Grup E Piala Dunia 2026. Superkomputer Opta memberi peluang besar bagi Die Mannschaft untuk melanjutkan tren impresif dan mengunci posisi juara grup.
Johan Kristiandi - Kamis, 25 Juni 2026
Superkomputer Prediksi Skor Ekuador vs Jerman: Der Panzer Terlalu Tangguh
Timnas
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Erick Thohir menilai peluang membawa kembali Argentina ke Jakarta kecil. Namun, PSSI akan mengupayakan tim besar lainnya datang pada Maret 2027.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Peluang Timnas Indonesia Re-match Lawan Argentina, Erick Thohir: Bosan, Bawa Tim Lain
Inggris
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru oleh Oxford United
Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, masuk daftar nama yang akan dipertahankan Oxford United.
Rizqi Ariandi - Kamis, 25 Juni 2026
Marselino Ferdinan Ditawari Kontrak Baru oleh Oxford United
Bagikan