Ada Apa dengan Pertahanan Manchester United?

Pertahanan Manchester United ancur.
Johan KristiandiJohan Kristiandi - Kamis, 21 September 2023
Ada Apa dengan Pertahanan Manchester United?
Manchester United (Twitter Manchester United)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Manajer Manchester United, Erik ten Hag, mempertanyakan kekuatan pertahanan timnya dalam duel melawan Bayern Munchen. Ten Hag kecewa karena Man United terlalu mudah ditekan.

Manchester United belum keluar dari lembah hitam. Bertandang ke markas Bayern Munchen pada laga pertama Liga Champions musim ini, Bruno Fernandes dan kawan-kawan kalah dengan skor 4-3.

Erik ten Hag menyoroti penampilan lini belakangnya yang dianggap terlalu rapuh. Man United kebobolan empat gol yang seharusnya bisa dibendung.

Baca Juga:

Manchester United Berubah, tapi Kemenangan dan Trofi Tetap yang Paling Penting

Ten Hag Dijadikan Tameng, Manajemen Manchester United Tak Punya Kekuatan

Terkait Onana, Ferdinand: Kiper Dibayar untuk Melakukan Penyelamatan

"Jika melihat tayangan ulang gol-gol yang tercipta, itu semua kami yang memberikannya," ujar Ten Hag menurut laporan Manchester Evening News.

"Pada gol pertama, Onana memang salah dalam melakukan antisipasi. Namun, lihat juga bagaimana Sane dengan mudah menusuk dan melepaskan tembakan. Itu artinya bukan hanya salah Onana."

Sejatinya, Man United tidak bisa menurunkan komposisi terbaik pada sektor pertanan. Sebab, Raphael Varane dan Aaron Wan-Bissaka mengalami cedera. Selain itu, Harry Maguire yang biasanya menjadi pelapis juga tidak bisa tampil.

Namun, Ten Hag ogah menjadikan hal itu sebagai alasan. Sang pelatih menuntuh lebih banyak dari para pemain Man United.

"Kami seharusnya bisa menembus batas individu dan menang. Kami seharusnya rela berkorban dan melakukan apa pun untuk membendung lawan."

"Kami harus bisa membawa keberuntungan sendiri dengan cara semangat juang tinggi. Sebab, tidak ada yang bisa membuat kami beruntung selain diri sendiri," papar sang pelatih.

Manchester United Breaking News Liga Champions Erik ten Hag

Johan Kristiandi

My name is Johan Kristiandi, a Sports Journalist and Content Writer with more than eight years of experience. A Journalism graduate from the IISIP Jakarta, I began my career at Bola.com before joining BolaSkor.com in 2018 under PT Merah Putih Media, where I cover football news, match analysis, transfer updates, and major international tournaments. I also contributed to FIFA+ Indonesia during the 2022 FIFA World Cup and have worked as a Freelance Writer for Netralnews.com, producing content across sports, politics, economics, lifestyle, and breaking news.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Akhirnya Punya Peminat, Mantan Pemain Manchester United Diincar Getafe
Getafe serius memburu Jadon Sancho yang berstatus tanpa klub. Namun, tuntutan gaji €4 juta menjadi kendala dalam negosiasi transfer.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Akhirnya Punya Peminat, Mantan Pemain Manchester United Diincar Getafe
Inggris
Layak Diapresiasi, Bruno Fernandes Menanggung Beban Manchester United
Ander Herrera membela Bruno Fernandes yang terus dikritik dan menilai kapten Manchester United itu justru berkali-kali menjadi solusi bagi klub.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Layak Diapresiasi, Bruno Fernandes Menanggung Beban Manchester United
Inggris
Pernyataan Lisandro Martinez Usai Kritik Manajemen Manchester United
Lisandro Martinez meminta maaf setelah mengkritik manajemen Manchester United. Ia mengaku emosional dan menegaskan pentingnya persatuan tim.
Arief Hadi - Jumat, 16 Oktober 2026
Pernyataan Lisandro Martinez Usai Kritik Manajemen Manchester United
Berita
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Becks Apparel mendukung tim futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026 melalui penyediaan jersey. Sekolah menurunkan dua tim untuk mengasah kemampuan dan regenerasi pemain.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
Becks Apparel Dukung Tim Futsal SMK Yuppentek 1 di JSL 2026
Liga Indonesia
The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Meta Description: The Jakmania menilai insiden penyerangan bus Persib U-18 belum bisa menjadi dasar pengurangan poin Persija. Aditya menegaskan sanksi harus mengacu pada regulasi yang berlaku.
Rizqi Ariandi - Jumat, 16 Oktober 2026
 The Jakmania Tegaskan Wacana Pengurangan Poin Persija Harus Berdasarkan Regulasi
Liga Indonesia
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
The Jakmania berkomitmen mengawal kasus penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Anggota yang terbukti terlibat terancam pencabutan KTA.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
The Jakmania Siapkan Sanksi Tegas untuk Pelaku Penyerangan Bus Persib U-18
Italia
Como Kalah, Fabregas: Liga Champions Lebih Sulit Daripada Piala Dunia
Como 1907 telan kekalahan kedua di Liga Champions usai takluk dari Feyenoord. Cesc Fabregas sebut Liga Champions lebih sulit dari Piala Dunia.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 15 Oktober 2026
Como Kalah, Fabregas: Liga Champions Lebih Sulit Daripada Piala Dunia
Liga Indonesia
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Karhutla mengancam kualitas udara di Indonesia. Bonek mengajak suporter Persebaya, BCS, dan Slemania berdonasi masker lewat One Man One Mask.
Johan Kristiandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Karhutla Meluas, Bonek Kampanyekan Misi Mulia: One Man One Mask!
Inggris
Michael Carrick Di Ujung Tanduk, Antonio Conte Siap Jadi Pelatih Manchester United
Manchester United terpuruk di bawah asuhan Michael Carrick usai gagal menang di lima laga terakhir. Antonio Conte dikabarkan siap merapat.
Gazza Roosaryatama - Kamis, 15 Oktober 2026
Michael Carrick Di Ujung Tanduk, Antonio Conte Siap Jadi Pelatih Manchester United
Liga Indonesia
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Ketua Komdis PSSI merespons tuntutan pengurangan poin Persija Jakarta dan larangan tur tandang The Jakmania setelah insiden penyerangan di perjalanan.
Rizqi Ariandi - Kamis, 15 Oktober 2026
Komdis PSSI Respons Tuntutan Pengurangan Poin Persija, Singgung Batas Kewenangan
Bagikan