9 Pemain Top yang Pernah Dijual Pep Guardiola

Dalam karier kepelatihannya Pep Guardiola pernah menjual sejumlah nama-nama top di Eropa.
Arief HadiArief Hadi - Jumat, 29 Mei 2020
9 Pemain Top yang Pernah Dijual Pep Guardiola
Pep Guardiola dan Ronaldinho (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kelayakan Pep Guardiola sebagai salah satu pelatih terbaik di Eropa, bahkan dunia, tidak perlu diragukan lagi. CV Guardiola dalam meraih trofi sudah dibuktikannya selama 13 tahun menjalani karier kepelatihan.

Hebatnya lagi Guardiola meraihnya dengan permainan yang menghibur penonton melalui permainan ofensif dan konsisten melakukannya bertahun-tahun. Filosofi Guardiola bak kutub utara dan kutub selatan jika membandingkannya dengan koleganya, Jose Mourinho.

Barcelona, Bayern Munchen, dan kini dengan Manchester City, merasakan sentuhan emas Guardiola. Guardiola membawa kesuksesannya hingga ke Man City melalui raihan dua titel Premier League, satu Piala FA, dan dua Piala Liga. Pada musim 2017-18 Man City menjuarai Premier League dengan rekor 100 poin dengan permainan khas Guardiola.

Baca Juga:

Beda Nasib 4 Gelandang yang Pernah Dilatih Pep Guardiola dan Jose Mourinho

Copa del Rey 2009, Trofi Perdana Guardiola dan Hubungan Spesialnya dengan Athletic Bilbao

Pep Guardiola Hebat soal Taktik, Buruk dalam Mengatur Pemain

Meski begitu, tidak ada gading yang tak retak, Guardiola juga memiliki kekurangan sama seperti manusia atau pelatih lainnya. Dalam perjalanan kariernya, Guardiola pernah menjual pemain-pemain top ke klub lain karena bersitegang atau berselisih pendapat dengannya.

Memang, tidak semua pemain yang dijualnya pergi karena berselisih pendapat dengan Guardiola. Tapi, kepergian mereka cukup disayangkan. Siapa saja? Berikut penjabaran BolaSkor.com:

1. Yaya Toure

Pep Guardiola dan Yaya Toure

Cerita perselisihannya kepada Guardiola dalam beberapa musim terakhir ramai dibahas media. Nasib Yaya Toure terbilang apes karena dia sudah dua kali pergi meninggalkan klub gara-gara Guardiola. Satu dengan Barcelona pada 2010 dan satunya lagi tahun ini dengan Man City.

"Kapan pun saya bertanya kepadanya suatu hal, dia selalu memberikan jawaban yang aneh. Dia sangat sering mengabaikan saya sampai tawaran City datang. Itulah kenapa pada akhirnya saya pergi. Saya tidak berbicara kepada Guardiola selama setahun," tutur Toure ketika meninggalkan Barcelona.

Nasibnya pun tidak berbeda di City. Jarang dimainkan selama dua musim terakhir, gelandang Pantai Gading berusia 37 tahun memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya dan berstatus free agent pada 2018. Ibarat burung lepas dari sangkar emas, Toure langsung mengeluarkan unek-unek terbarunya tentang Guardiola.

Toure 'menyemprot' Guardiola yang dituding bersikap rasial kepada pemain-pemain asal Afrika. Tudingan Toure itu jelas dibantah langsung oleh Guardiola. Kini Toure memperkuat Qingdao Huanghai setelah bermain di Olympiacos.

2. Samuel Eto'o

Samuel Eto'o dan Pep Guardiola

Nama Samuel Eto'o akan selalu ada dalam sejarah sepak bola Barcelona. Dia salah satu striker terbaik klub yang pernah meraih sukses tiga titel LaLiga dan dua Liga Champions dengan Barcelona. Selama empat musim pertamanya dengan Barcelona, Eto'o total mencetak 94 gol dari 147 laga yang telah dimainkannya.

Pada musim terakhirnya dengan Barcelona (musim 2008-09), Eto'o mulai tidak nyaman dengan kedatangan Guardiola. Semusim bersama Guardiola, striker asal Kamerun memang mencetak total 36 gol di seluruh kompetisi, tapi, dia tetap dijual ke Inter Milan dengan banderol 46 juta euro plus skema pertukaran pemain yang melibatkan Zlatan Ibrahimovic.

Konon katanya, menurut Tim Hanlon, penulis buku "A Catalan Dream", Eto'o dijual Barcelona karena hubungannya tidak baik dengan Guardiola. "Guardiola dan Eto'o tidak pernah memiliki hubungan khusus yang bagus karena Pep tidak suka karakternya, dan itulah alasan mengapa dia dijual," terang Hanlon.

3. Zlatan Ibrahimovic

Zlatan Ibrahimovic dan Pep Guardiola

Di kala Eto'o pergi dan menjadi bagian sejarah treble winnners Inter pada 2010, Barcelona justru kesulitan mengoptimalkan keberadaan Ibrahimovic yang datang menggantikan Eto'o. Karakter bermainnya tidak sesuai dengan filosofi sepak bola Guardiola. Terlebih, keduanya tidak akur.

Ibra sampai pernah memarkir mobilnya di tempat parkir khusus Guardiola atas instruksi agennya, Mino Raiola - yang tidak pernah menyukai sosok Guardiola. Bahkan dalam buku autobiografinya, Ibra menyebut Guardiola sebagai sosok yang menganakemaskan Lionel Messi.

Guardiola pun tanpa tedeng aling-aling mencadangkan Ibrahimovic. Ibra Frustrasi. Pada akhirnya, Barca meminjamkan Ibrahimovic ke AC Milan pada musim 2010-11 dan Rossoneri mengaktifkan klausul pembelian seharga 24 juta euro. Bertambah lagi daftar pemain top yang pernah dijual Guardiola.

4. Mario Mandzukic

Pep Guardiola dan Mario Mandzukic

Kedatangan Guardiola ke Bayern pada tahun 2013 mengusik kenyamanan striker asal Kroasia, Mario Mandzukic. Gaya bermainnya tidak sesuai dengan kriteria striker yang diinginkan Guardiola. Pun demikian pemikiran Mandzukic.

Kendati di akhir musim 2013-14 Mandzukic total mencetak 26 gol dan menjadi top skor Bayern, Guardiola tetap memasukkannya ke daftar jual pemain, setelah mencadangkannya di final DFB-Pokal. Mandzukic pun ingin hengkang dan permintaan transfernya itu dikabulkan petinggi klub. Mandzukic hengkang ke Atletico Madrid dengan mahar transfer yang dirahasiakan.

5. Toni Kroos

Pep Guardiola dan Toni Kroos

Pencurian terbaik abad ini sebelum Mohamed Salah datang ke Liverpool seharga 50 juta euro di pada 2017. Toni Kroos dibeli Real Madrid dari Bayern sebesar 25 juta euro pada 2014. Tidak lama setelah dia membantu Jerman menjuarai Piala Dunia.

Madrid memanfaatkan dengan baik situasi yang dialami Kroos dengan Bayern saat itu. Kroos menolak tawaran perpanjangan kontrak yang diberikan Bayern, lalu Bayern (kabarnya) bertanya kepada Guardiola untuk membuat keputusan.

Guardiola memilih untuk tetap mengandalkan Mario Gotze dan Thiago Alcantara. Alhasil, Kroos dijual ke Madrid dan saat ini menjadi gelandang terbaik dunia.

Breaking News Trivia Sepak Bola Pep Guardiola Manchester City Barcelona Bayern munchen
Ditulis Oleh

Arief Hadi

Posts

16.347

Berita Terkait

Inggris
Kalahkan Chelsea, Liverpool Jadi Pemenang dalam Perburuan Jeremy Jacquet
Liverpool dikabarkan berada di posisi terdepan dalam perburuan bek muda milik Stade Rennes. Chelsea disebut memilih mundur, membuka jalan bagi The Reds mengamankan target transfernya. Simak detail selengkapnya!
Johan Kristiandi - Senin, 02 Februari 2026
Kalahkan Chelsea, Liverpool Jadi Pemenang dalam Perburuan Jeremy Jacquet
Klasemen
Klasemen Terkini Serie A: Inter Milan Unggul Delapan Poin dari AC Milan
Update klasemen Serie A 2025/2026! Inter Milan semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan delapan poin atas AC Milan. Juventus ikut merangsek ke empat besar. Simak selengkapnya!
Johan Kristiandi - Senin, 02 Februari 2026
Klasemen Terkini Serie A: Inter Milan Unggul Delapan Poin dari AC Milan
Klasemen
Klasemen Terkini Premier League: Manchester United Kembali ke Empat Besar, Manchester City Semakin Sulit Kejar Arsenal
Update klasemen Premier League 2025/2026 usai laga dramatis! Manchester United sukses menembus empat besar, sementara Manchester City gagal memangkas jarak dengan Arsenal. Simak posisi terkininya!
Johan Kristiandi - Senin, 02 Februari 2026
Klasemen Terkini Premier League: Manchester United Kembali ke Empat Besar, Manchester City Semakin Sulit Kejar Arsenal
Hasil akhir
Hasil Pertandingan: Inter Milan dan Juventus Petik Tiga Poin, Manchester City Batal Menang
Hasil lengkap liga top Eropa tadi malam! Inter Milan dan Juventus sukses petik tiga poin, sementara Manchester City gagal menang setelah laga panas kontra Tottenham. Simak detailnya!
Johan Kristiandi - Senin, 02 Februari 2026
Hasil Pertandingan: Inter Milan dan Juventus Petik Tiga Poin, Manchester City Batal Menang
Berita
Greg Nwokolo Dorong Ekosistem Padel di Tanah Air Lewat Simba Padel Club
Mantan bintang Persija Jakarta, Greg Nwokolo, banting setir dari sepak bola ke dunia padel.
Rizqi Ariandi - Senin, 02 Februari 2026
Greg Nwokolo Dorong Ekosistem Padel di Tanah Air Lewat Simba Padel Club
Hasil akhir
Hasil Super League 2025/2026: Dewa United Banten FC Bawa Satu Poin dari Kandang Persebaya
Dewa United Banten FC sukses menahan imbang Persebaya 1-1, meski bermain dengan 10 orang sejak babak pertama.
Rizqi Ariandi - Minggu, 01 Februari 2026
Hasil Super League 2025/2026: Dewa United Banten FC Bawa Satu Poin dari Kandang Persebaya
Liga Indonesia
Thom Haye Curhat Usai Bermain di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
Thom Haye bermain di Stadion Manahan saat Persib Bandung mengalahkan Persis Solo.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 01 Februari 2026
Thom Haye Curhat Usai Bermain di Solo, Kota Kelahiran Sang Kakek
Timnas
Shayne Pattynama Yakin Timnas Futsal Indonesia Bisa Kalahkan Vietnam
Bintang Timnas Indonesia dan Persija Jakarta, Shayne Pattynama memberikan dukungan kepada Timnas Futsal.
Rizqi Ariandi - Minggu, 01 Februari 2026
Shayne Pattynama Yakin Timnas Futsal Indonesia Bisa Kalahkan Vietnam
Bulu Tangkis
Hasil Thailand Masters 2026: 4 Wakil Indonesia Sabet Gelar Juara, 2 Runner-Up
Ada dua wakil Indonesia lainnya mendapat posisi runner-up.
Tengku Sufiyanto - Minggu, 01 Februari 2026
Hasil Thailand Masters 2026: 4 Wakil Indonesia Sabet Gelar Juara, 2 Runner-Up
Inggris
Sisca Saras Eks JKT48 Yakin King MU Bangkit Usai Menang atas Man City dan Arsenal
Sisca Saras, mantan anggota JKT48, yang juga pendukung Manchester United sedang berbahagia karena tim kesayangannya sedang bangkit.
Rizqi Ariandi - Minggu, 01 Februari 2026
Sisca Saras Eks JKT48 Yakin King MU Bangkit Usai Menang atas Man City dan Arsenal
Bagikan