Copa del Rey 2009, Trofi Perdana Guardiola dan Hubungan Spesialnya dengan Athletic Bilbao

Copa del Rey 2009 merupakan trofi perdana yang diraih Pep Guardiola sebagai pelatih.
Yusuf AbdillahYusuf Abdillah - Rabu, 13 Mei 2020
Copa del Rey 2009, Trofi Perdana Guardiola dan Hubungan Spesialnya dengan Athletic Bilbao
Pep Guardiola (Zimbio)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pep Guardiola merupakan salah satu pelatih terhebat dunia. Dengan gaya permainan khas, Guardiola saat ini sudah mengoleksi 29 trofi dalam sebelas tahun sebagai pelatih. Copa del Rey 2009 merupakan awal dari semuanya.

Bertempat di Stadion Mestalla pada 13 Mei 2009, Barcelona asuhan Pep Guardiola menghadapi Athletic Bilbao. Pada final Copa del Rey edisi ke-107 ini diawali dengan sebuah kontroversi ketika fans Barcelona dan Bilbao menyoraki lagu kebangsaan Spanyol. Seperti diketahui kedua klub berasal dari dua wilayah yang berusaha melepaskan diri dari Spanyol. Barcelona dari Catalonia, sedangkan Bilbao dari Basque.

Meski baru musim pertama ditangani Guardiola, Barcelona datang sebagai favorit. Sedangkan Bilbao bertekad mengulangi pencapaian 25 tahun sebelumnya saat membekuk Barcelona di final ajang serupa.

Baca Juga:

Sukses di Barcelona, Pep Guardiola Dianggap Hanya Beruntung

Pep Guardiola Bukan Pelatih yang Bagus untuk Pemain Bertahan

Wawancara Luis Milla: Rahasia Transfer Barcelona ke Real Madrid hingga Sepak Bola ala Jurgen Klopp-Guardiola

Suporter Bilbao melihat impian mereka jadi kenyataan ketika bola tandukan Gaizka Toquero di tiang jauh usai menerima umpan sepak pojok Francisco Yeste tak bisa dijangkau kiper Barca Jose Pinto saat laga baru berjalan delapan menit.

Akan tetapi keriaan fans Bilbao hanya sesaat karena Barcelona bisa mencetak empat gol lewat Yaya Toure pada menit ke-32, Lionel Messi (55), Bojan Krkic 57, dan Xavi Hernandez 64.

Barcelona akhir berhasil meraih gelar juara Copa del Rey ke-25 mereka lewat kemenangan 4-1. Ini juga merupakan Copa del Rey pertama Barca setelah selalu gagal dalam sebelas tahun sebelumnya.

Bagi Guardiola, Copa del Rey hanyalah pemanasan. Masih ada dua trofi lagi yang harus dikejar, LaLiga dan Liga Champions. "Kami beruntung memiliki pemain berkualitas tinggi yang dapat menjalankan ide-ide pelatih mana pun," ujar Guardiola kala itu.

"Kami sudah mendapatkan trofi pertama dan sekarang saatnya untuk yang kedua. Kemudian kami berharap dapat mempersiapkan diri untuk final Liga Champions."

Seperti yang sudah tercatat dalam buku sejarah, Guardiola sukses membawa Barcelona meraih treble pada musim perdananya.

Barcelona Pep Guardiola Nostalgia

Yusuf Abdillah

Jurnalis olahraga dan editor senior dengan spesialisasi sepak bola dunia. Pengalaman di media lebih dari 15 tahun. Lulusan Universitas Indonesia. Mengawali karier sebagai reporter di Tabloid Soccer (Kompas Gramedia Group). Sebelum bergabung dengan BolaSkor.com, pernah berkarier di beberapa media besar Indonesia seperti BeritaSatu dan Suara.com. Pernah meliput beberapa event besar seperti UEFA Euro 2008.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Spanyol
Barcelona Sering Menang Telak, Pertegas Tak Perlu Penyerang Tengah
Menang 7-2 atas Racing Santander, Barcelona asuhan Hansi Flick membuktikan tak butuh striker murni. Raphinha sebut timnya lapar gol.
Arief Hadi - Kamis, 17 September 2026
Barcelona Sering Menang Telak, Pertegas Tak Perlu Penyerang Tengah
Klasemen
Klasemen Terbaru LaLiga Usai Barcelona Membantai Racing Santander: Blaugrana Masih Sempurna
Klasemen LaLiga 2026/2027 terbaru usai Barcelona menang 7-2 atas Racing Santander. Blaugrana masih sempurna dengan 18 poin, unggul 3 poin dari Real Madrid.
Johan Kristiandi - Kamis, 17 September 2026
Klasemen Terbaru LaLiga Usai Barcelona Membantai Racing Santander: Blaugrana Masih Sempurna
Hasil akhir
Hasil LaLiga: Barcelona dan Atletico Madrid Pesta Gol
Hasil LaLiga dini hari tadi: Barcelona menghancurkan Racing Santander 7-2, sementara Atletico Madrid menang telak 4-0 atas Osasuna. Simak hasil lengkapnya!
Johan Kristiandi - Kamis, 17 September 2026
Hasil LaLiga: Barcelona dan Atletico Madrid Pesta Gol
Spanyol
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: AC Milan, Barcelona, dan Manchester United Tampil
Jadwal bola malam ini, Rabu 16 September 2026 hingga Kamis dini hari. Ada AC Milan vs Benfica, Barcelona vs Racing Santander, dan Man United vs Brighton.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: AC Milan, Barcelona, dan Manchester United Tampil
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Barcelona vs Racing Santander: Potensi Hujan Gol
Prediksi Barcelona vs Racing Santander di LaLiga 2026/2027. Simak jadwal, link streaming, H2H, susunan pemain, statistik, dan prediksi skor.
Johan Kristiandi - Rabu, 16 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Barcelona vs Racing Santander: Potensi Hujan Gol
Klasemen
Klasemen Sementara LaLiga 2026/2027 Usai Real Madrid Menang Dramatis di Markas Elche
Klasemen sementara LaLiga 2026/2027 setelah Real Madrid menang 3-2 atas Elche. Barcelona masih di puncak dengan 15 poin, unggul selisih gol dari Madrid.
Rizqi Ariandi - Rabu, 16 September 2026
Klasemen Sementara LaLiga 2026/2027 Usai Real Madrid Menang Dramatis di Markas Elche
Spanyol
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
UEFA resmi menunjuk Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2029. Partai puncak kembali digelar di Barcelona setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Final Liga Champions Kembali ke Camp Nou setelah 30 Tahun Lamanya
Spanyol
Hubungi Jose Mourinho, Rodri juga Ungkap Alasan Tolak Real Madrid
Rodri mengungkap alasan menolak Real Madrid dan memilih Barcelona. Gelandang Spanyol itu bahkan menghubungi Jose Mourinho secara pribadi.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Hubungi Jose Mourinho, Rodri juga Ungkap Alasan Tolak Real Madrid
Liga Champions
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
UEFA resmi menunjuk Allianz Arena dan Camp Nou sebagai venue final Liga Champions 2028 dan 2029. Camp Nou kembali setelah 30 tahun.
Arief Hadi - Selasa, 15 September 2026
Resmi, Dua Venue Final Liga Champions 2028 dan 2029
Spanyol
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Lamine Yamal mengaku tidak bahagia dengan penampilannya meski membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. Ia merasa masih bisa tampil lebih baik.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Bagikan