7 Comeback Dramatis di Babak 16 Besar Liga Champions

Manchester United dan Barcelona dua kali melakukan comeback di babak 16 besar.
Taufik HidayatTaufik Hidayat - Senin, 15 Maret 2021
7 Comeback Dramatis di Babak 16 Besar Liga Champions
Liga Champions (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Kejutan kerap mewarnai gelaran Liga Champions terutama ketika sudah memasuki fase gugur. Tak terkecuali di babak 16 besar.

Babak 16 besar merupakan tingkatan pertama dari fase gugur di Liga Champions. Para juara grup akan bertemu runner up.

Kondisi itu harusnya membuat hasil pertandingan mudah untuk diprediksi. Tim-tim yang berstatus juara grup harusnya tak kesulitan melewati fase ini.

Baca Juga:

6 Rekrutan Gagal dan Sukses Barcelona di Periode Pertama Joan Laporta

5 Juara Bertahan Terburuk dalam Sejarah Premier League

5 Alasan Real Madrid Harus Menolak Ide Pulangkan Cristiano Ronaldo

Namun kenyataannya tak sesederhana itu. Banyak juga juara grup yang harus terhenti langkahnya di babak 16 besar.

Tak jarang comeback dramatis juga mewarnai babak 16 besar. Setidaknya ada tujuh momen seperti itu sejak Liga Champions memasuki era modern.

Berikut ini rangkuman tujuh comeback yang terjadi di babak 16 besar Liga Champions:

1. Barcelona vs PSG (2016-2017)

Barcelona vs PSG

Langkah Barcelona di Liga Champions 2016-2017 sepertinya hanya akan terhenti pada babak 16 besar. Hal itu setelah El Barca takluk 0-4 di kandang Paris Saint Germain (PSG) pada pertemuan pertama.

Mengejar defisit empat gol seperti sebuah hal yang mustahil dilakukan. Namun Barcelona berhasil melakukannya.

Tampil di Camp Nou, Barcelona balik menghancurkan PSG dengan skor 6-1. Dramatisnya, gol terakhir tuan rumah dicetak oleh Sergi Roberto pada detik-detik terakhir masa injury time.

Sampai saat ini, Barcelona menjadi satu-satunya tim yang mampu membalikkan kedudukan dengan defisit empat gol di fase gugur Liga Champions. Sayang, mereka gagal menuntaskannya dengan gelar juara.


2. PSG vs Manchester United (2018-2019)

PSG vs Manchester United

Bertemu PSG yang diperkuat Neymar dan Kylian Mbappe, Manchester United takluk 0-2 di Old Trafford pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2018-2019. Hal itu membuat peluang mereka untuk lolos ke perempat final sudah tertutup.

Namun sebuah pertunjukan dramatis ditampilkan Manchester United pada leg kedua. Bertandang ke markas PSG, tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer justru mampu membalikkan kedudukan dengan menang 3-1.

Gol kemenangan Manchester United tercipta secara dramatis pada masa injury time lewat penalti Marcus Rashford. Wasit menunjuk titik putih setelah Presnel Kimpembe tertangkap kamera melakukan handball di kotak terlarang.

Manchester United menjadi satu-satunya tim yang mampu melakukan comeback di kandang lawan pada fase 16 besar Liga Champions era modern.


3. Juventus vs Atletico Madrid (2018-2019)

Juventus vs Atletico Madrid

Juventus seolah menjalani misi nyaris mustahil saat menjamu Atletico Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018-2019. Kekalahan dengan skor 0-2 di pertemuan pertama menjadi penyebabnya.

Reputasi Atletico sebagai klub yang memiliki lini pertahanan solid diprediksi akan menyulitkan Juventus. Namun Cristiano Ronaldo tampil sebagai pembeda.

CR7 memimpin comeback Juventus. Ia mencetak hat-trick untuk membawa Bianconeri menang 3-2 dan sekaligus lolos ke perempat final.


4. AS Monaco vs Manchester City (2016-2017)

AS Monaco

AS Monaco merupakan salah satu kuda hitam di Liga Champions 2016-2017. Status tersebut mulai disandang mereka setelah melakukan comeback kontra Manchester City pada babak 16 besar.

Monaco takluk dengan skor 3-5 pada leg pertama di Etihad Stadium. Namun tim asuhan Leonardo Jardim itu mampu balik mengalahkan The Citizens dengan skor 3-1 pada pertemuan kedua.

Monaco berhak lolos meski memiliki agregat gol yang sama yaitu 6-6. Namun mereka unggul agresivitas gol tandang.


5. Manchester United vs Olympiakos

Manchester United vs Olympiakos

Manchester United asuhan David Moyes nyaris menanggung malu karena terancam disingkirkan Olympiakos di babak 16 besar Liga Champions 2013-2014. Raksasa Inggris itu takluk 0-2 pada pertemuan pertama.

Beruntung Manchester United memiliki penyerang sekelas Robin Van Persie. Ia sukses membukukan hat-trick untuk menutup leg kedua dengan skor 3-0.


6. Barcelona vs AC Milan (2012-2013)

Barcelona vs AC Milan

Duel sengit terjadi saat AC Milan bertemu Barcelona di babak 16 besar Liga Champions 2012-2013. Kedua tim saling meraih kemenangan dalam laga kandang.

Milan seperti akan melenggang ke fase selanjutnya setelah menang 2-0 di San Siro. Kevin-Prince Boateng dan Suley Muntari mencetak kedua gol tersebut.

Namun Barcelona mampu bangkit di leg kedua. Lionel Messi dan kawan-kawan tanpa ampun menghancurkan Milan dengan skor 4-0 di Camp Nou.


7. Chelsea vs Napoli (2011-2012)

Chelsea vs Napoli

Chelsea melakukan salah satu comeback terpenting sepanjang sejarah klub saat bertemu Napoli di babak 16 besar Liga Champions 2011-2012. Hal tersebut menjadi kunci utama The Blues mengakhiri turnamen dengan gelar juara.

Peluang Chelsea seperti sudah tertutup setelah takluk 1-3 pada leg pertama di kandang Napoli. Andre Villas-Boas bahkan harus lengser dari kursi manajer karena hasil minor tersebut.

Roberto Di Matteo yang berstatus sebagai caretaker memimpin Chelsea di leg kedua. Hebatnya, ia mampu menjawab keraguan publik.

Chelsea mampu menyamakan agregat setelah menang 3-1 di waktu normal. Gol Branislav Ivanovic pada masa injury time akhirnya memastikan kelolosan klub London tersebut ke fase selanjutnya hingga menjadi juara.

Liga Champions Manchester United Barcelona Chelsea AS Monaco Juventus Trivia Sepak Bola Breaking News

Taufik Hidayat

Agen rahasia yang menyamar jadi kuli tinta.
Show More

Berita Terkait

Ragam
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
AS Roma memuncaki klasemen Serie A 2026/2027 dengan rekor sempurna. Simak 5 alasan Giallorossi melaju kencang bersama Gasperini dan Donyell Malen.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
5 Alasan AS Roma Memimpin Klasemen Sementara Serie A 2026/2027: Duet Dybala dan Mallen Trengginas
Jadwal
Cara Menonton Ipswich Town vs Arsenal: Disiarkan TV dan Ada Link Streaming Gratis?
Cara menonton Ipswich Town vs Arsenal di Carabao Cup 2026/2027. Cek jadwal, jam tayang, siaran TV, dan link streaming Ipswich vs Arsenal di sini.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Cara Menonton Ipswich Town vs Arsenal: Disiarkan TV dan Ada Link Streaming Gratis?
Timnas
Dewa United Banten FC Dukung Penuh Proses Naturalisasi Taisei Marukawa
Dewa United Banten FC dukung penuh proses naturalisasi Taisei Marukawa. Pengalaman dan kecepatannya dinilai siap bantu Timnas Indonesia.
Gazza Roosaryatama - Selasa, 15 September 2026
Dewa United Banten FC Dukung Penuh Proses Naturalisasi Taisei Marukawa
Jadwal
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal Beraksi
Jadwal bola malam ini 16 September 2026: Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal beraksi. Cek jadwal lengkap LaLiga, Carabao Cup, dan Coppa Italia.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Jadwal Pertandingan Bola Malam Ini: Real Madrid, Liverpool, dan Arsenal Beraksi
Prediksi
Prediksi dan Link Streaming Ipswich Town vs Arsenal: Rotasi Jadi Solusi
Prediksi Ipswich Town vs Arsenal di Carabao Cup 2026/2027. Simak jadwal, link streaming, H2H, prediksi skor, dan susunan pemain selengkapnya.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Prediksi dan Link Streaming Ipswich Town vs Arsenal: Rotasi Jadi Solusi
Jadwal
Link Streaming Inter Milan vs Udinese, Live Sebentar Lagi
Inter Milan vs Udinese segera dimulai! Cek link streaming resmi, jadwal, prediksi susunan pemain, dan cara menonton laga Serie A 2026/2027.
Johan Kristiandi - Selasa, 15 September 2026
Link Streaming Inter Milan vs Udinese, Live Sebentar Lagi
Inggris
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Michael Owen menilai konyol jika Manchester United memecat Michael Carrick setelah start buruk di Premier League. Ia juga menyoroti lini pertahanan.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Konyol, jika Manchester United Pecat Michael Carrick
Liga Indonesia
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Kyohei Yoshino mendapat pujian Shin Tae-yong usai tampil solid sebagai bek kanan Persija Jakarta dan sukses mematikan pergerakan Mariano Peralta saat mengalahkan Persib 2-1.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Bikin Mariano Peralta Mati Kutu, Kyohei Yoshino Dipuji Habis Shin Tae-yong
Liga Indonesia
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Witan Sulaeman mengungkap suasana ruang ganti Persija Jakarta usai mengalahkan Persib Bandung 2-1 di Super League 2026/2027. Tidak ada perayaan spesial.
Rizqi Ariandi - Senin, 14 September 2026
Witan Sulaeman Ceritakan Situasi Ruang Ganti Persija Usai Bungkam Persib di SUGBK
Spanyol
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Lamine Yamal mengaku tidak bahagia dengan penampilannya meski membawa Spanyol juara Piala Dunia 2026. Ia merasa masih bisa tampil lebih baik.
Arief Hadi - Senin, 14 September 2026
Terungkap, Lamine Yamal Tidak Bahagia meski Juara Piala Dunia 2026 dengan Spanyol
Bagikan