5 Pemain Lokal Terbaik PSIS Semarang Sepanjang Sejarah

PSIS Semarang sebagai salah satu tim besar era Perserikatan sudah melahirkan banyak lokal selama ikut kompetisi.
Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 02 Mei 2020
5 Pemain Lokal Terbaik PSIS Semarang Sepanjang Sejarah
Tugiyo dan Restu Kartiko. (Twitter/PSIS Legend)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - PSIS Semarang sebagai salah satu tim besar era Perserikatan sudah melahirkan banyak lokal selama ikut kompetisi. Dari awal pemain tersebut tidak dikenal sama sekali, namun dengan kualitas dan prestasi yang didapatkannya, pemain tersebut selalu diingat bahkan tidak bakal terlupakan sampai sekarang.

BolaSkor memilih lima pemain terbaik PSIS sepanjang masa. Siapa saja?

1. Ribut Waidi

Ribut Waidi. (Istimewa)

Pemain ini sangat dikenal pada era 80-an. Striker kelahiran Pati 5 Desember 1962 ini cukup mengkilap ketika bersama PSIS musim 1984 hingga 1992. Awal kariernya dimulai di tim lokal Kudus PS Sukun 1976 sampai 1980. Persiku Kudus juga pernah dibelanya tahun 1980. Sebelum ke PSIS, Ribut Waidi berseragam PS Kuda Laut Pertamina Semarang 1981-1984.

Pada tahun 1987, Ribut Waidi menorehkan prestasi terbaiknya bersama PSIS. Skuat Mahesa Jenar meraih juara kompetisi perserikatan, usai menang atas Persebaya di laga final waktu itu. Sukses terbaik ini membuat Ribut Waidi dipanggil Timnas Indonesia, dan kembali memberikan prestasi medali emas cabor sepak bola di SEA Games Jakarta 1987.

Ribut Waidi meninggal pada 3 Juni 2002. Untuk mengenang jasanya di kancah sepak bola nasional dan PSIS, dibuatlah patung Ribut Waidi di pertigaan Jalan Teuku Umar menuju Jalan Karangrejo Raya yang juga akses jalan menuju Stadion Jatidiri Semarang.

Baca Juga:

5 Pemain Lokal Terbaik Persib Sepanjang Sejarah

Nostalgia - Top Skorer Sepanjang Masa Persebaya, Bukti Sahih Julukan Super Uston

2. Tugiyo

Tugiyo. (Istimewa)

Maradona dari Purwodadi menjadi julukan pemain ini. Bertinggi 162 cm dan berperawakan gempal, postur tersebut sangat mirip dengan striker asal Argentina yang fenomenal tersebut.

Meski demikian kemampuannya dalam mengolah kulit bundar membuat decak kagum pada waktu itu. Prestasi yang paling bersejarah bagi pemain kelahiran 13 April 1977 ini membawa PSIS juara kompetisi Liga Indonesia 1999. Gol semata wayang yang dicetaknya pada menit akhir membungkam Persebaya pada partai final di Stadion Klabat Manado, 9 April 1999.

3. I Komang Putra

I Komang Putra. (BolaSkor.com/Ahmad Rizal)

Sosok satu ini tentu tidak terlupakan bagi pecinta PSIS. Kiper tim berlambang Tugu Muda ini menjadi andalan pada musim 1999. Di tahun itu juga pemain kelahiran 6 Mei 1972 turut serta memberikan trofi bagi PSIS sebagai juara Liga Indonesia 1999.

Dengan prestasi tersebut, Komang akhirnya menjadi kiper Timnas Indonesia untuk SEA Games 1999 dan Piala Asia 2000. Beberapa klub pernah dibelanya selain PSIS, yaitu Persema Malang hingga pensiun bersama Persis Solo.

Meski demikian jasanya tetap selalu diingat insan pecinta sepak bola Semarang. Saat ini tenaga I Komang Putra tetap dibutuhkan sebagai pelatih kiper PSIS sejak musim 2019.

4. M. Ridwan

M. Ridwan. (BolaSkor.com/Ahmad Rizal)

Muhammad Ridwan adalah salah satu pemain asli Semarang. Pemain kelahiran 8 Juni 1980 ini sudah terlihat bakatnya menjadi pemain bintang sejak di SSB dahulu. Masuk di PSIS pada musim 1999. Berpos gelandang serang dan juga winger, M. Ridwan menjadi pilihan utama di skuat Mahesa Jenar.

Musim 2005 hingga 2008 merupakan masa kejayaan M. Ridwan di PSIS. Selama tiga musim itu, dia melesakkan 20 gol dari 72 penampilan. Alhasil pemain yang akrab dipanggil Tong Eng ini menjadi langganan Timnas Indonesia.

Tong Eng menjadi pemain yang sulit tergantikan di skuat senior merah putih terutama saat ajang Piala AFF 2010.

Selain berkarier di PSIS, deretan klub besar pernah memakai jasa pemain ini, seperti Pelita Jaya, Sriwijaya FC, dan Persib Bandung. Hingga akhirnya Ridwan kembali ke PSIS pada 2017 sampai memutuskan pensiun tahun 2018. Saat ini dunia kepelatihan sedang digelutinya. Dengan lisensi kepelatihan A AFC, Ridwan saat ini dipercaya manajemen PSIS menjadi pelatih kepala PSIS U-20.

Baca Juga:

5 Pemain Asing Terbaik PSIS Semarang Sepanjang Sejarah

Nostalgia - Drama 10 Gol Kontra Martapura Mewarnai Langkah PSIS Semarang Promosi

5. Harinur Yulianto

Harinur Yulianto. (BolaSkor.com/Ahmad Rizal)

Sosok Harinur Yulianto masih menjadi idola suporter PSIS selain pemain asing yang dimiliki tim saat ini. Pemilik nomor punggung 22 merupakan pemain yang setia bersama PSIS.

Mulai bergabung 2013 dan tahun ini menjadi musim yang ketujuh bersama PSIS. Selain menjadi andalan lini depan, pemain yang akrab dipanggil Mukri ini merupakan bomber lokal tersubur yang dimiliki PSIS.

Prestasi yang tidak akan terlupakan ketika membawa PSIS peringkat ketiga sekaligus promosi Liga 1 pada musim 2017. Mukri juga mencetak hat-trick ketika PSIS melibas Martapura FC 6-4 pada partai final perebutan juara tiga waktu itu. (Laporan Kontributor Ahmad Rizal/Semarang)

Liga 1 PSIS Semarang Trivia Sepak Bola Breaking News Harinur Yulianto Muhammad ridwan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Posts

15.464

Berita Terkait

Liga Indonesia
Hadapi Putaran Kedua, Dewa United Banten FC Akan Datangkan Pemain Asing Baru
Dewa United Banten FC berencana melengkapi komposisi pemain asing untuk menghadapi putaran kedua Super League 2025/2026.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Hadapi Putaran Kedua, Dewa United Banten FC Akan Datangkan Pemain Asing Baru
Jadwal
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Barcelona vs Alaves, Live Sebentar Lagi
Barcelona vs Alaves malam ini bakal panas! Simak link streaming resmi, jadwal kick-off, dan semua informasi penting laga LaLiga Sabtu 29 November 2025. Klik sebelum kehabisan akses!
Johan Kristiandi - Sabtu, 29 November 2025
Jadwal Siaran Langsung dan Link Streaming Barcelona vs Alaves, Live Sebentar Lagi
Liga Indonesia
Dewa United Banten FC Persembahkan Kemenangan untuk Founder dan Owner yang Berulang Tahun
Dewa United Banten FC menang 1-0 atas Persita, Sabtu (29/11). Kemenangan tersebut dipersembahkan untuk founder dan owner Dewa United Banten FC.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Dewa United Banten FC Persembahkan Kemenangan untuk Founder dan Owner yang Berulang Tahun
Hasil akhir
Hasil Super League 2025/2026: Bungkam Persita Tangerang, Dewa United Banten FC Akhiri Paceklik Kemenangan
Dewa United Banten FC menang 1-0 atas Persita Tangerang di Banten International Stadium, Sabtu (29/11).
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Hasil Super League 2025/2026: Bungkam Persita Tangerang, Dewa United Banten FC Akhiri Paceklik Kemenangan
Liga Indonesia
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Skuad Persija akan diliburkan selama dua pekan karena Super League mengalami jeda di tengah bergulirnya SEA Games 2025.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Mauricio Souza Tak Mau Bertemu Pemain Persija Dulu Usai Kalahkan PSIM di SUGBK
Liga Indonesia
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Persija akan menjamu Bhayangkara FC pada 29 Desember 2025. Manajemen Persija berharap duel itu bisa diselenggarakan di Jakarta International Stadium.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Persija Berharap Kembali ke JIS saat Jamu Bhayangkara FC
Liga Indonesia
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Pelatih Persija Mauricio Souza menilai kualitas rumput SUGBK lebih baik dari JIS. Namun, JIS punya satu keunggulan lain.
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Pelatih Persija Sebut Rumput SUGBK Lebih Baik dari JIS
Liga Indonesia
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
The Jakmania menampilkan dua tifo spesial pada laga Persija vs PSIM di SUGBK, Jakarta, Jumat (28/11).
Rizqi Ariandi - Sabtu, 29 November 2025
Terkesan dengan Atmosfer Jakmania dan Brajamusti di SUGBK, Pelatih PSIM Bandingkan dengan Fans Feyenoord hingga Besiktas
Liga Indonesia
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Pemain bernomor punggung 90 di Persib Bandung ini mengalahkan legenda Kekey Zakaria hingga Atep.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 29 November 2025
Jadi Top Skorer Persib di Kompetisi Asia, Andrew Jung Main Termotivasi
Bulu Tangkis
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
Atlet yang akrab disapa Putri KW itu baru saja berhadapan dengan An Se-young pada partai puncak turnamen level Super 500, Australia Open 2025 akhir pekan lalu.
Tengku Sufiyanto - Sabtu, 29 November 2025
Merasa Seimbang dengan An Se-young, Putri KW Termotivasi Raih Peringkat 1 Dunia
Bagikan