Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Laga Boxing Day Paling Menarik di Premier League

Laga-laga paling seru dalam sejarah Boxing Day di Premier League.
Arief HadiArief Hadi - Sabtu, 25 Desember 2021
5 Laga Boxing Day Paling Menarik di Premier League
Ilustrasi fans Premier League di Boxing Day (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pandemi virus corona belum berakhir di dunia. Manusia beradaptasi dalam situasi 'new normal' dan aktivitas tetap berjalan seperti biasanya. Pun demikian dengan sepak bola dunia dan khususnya di Eropa.

Salah satu hal yang masih berjalan itu adalah tradisi sepak bola di Inggris bernama Boxing Day. Bukan hari bertinju tentunya, melainkan laga-laga sepak bola yang berlangsung satu hari (26 Desember) setelah Natal.

Kendati banyak dikritik pelatih-pelatih non Inggris karena Boxing Day masuk ke dalam periode sibuk (festive period) bulan Desember, berisiko membuat pemain-pemain mudah letih dan rawan cedera, Boxing Day tetap berlangsung.

Dari awalnya hari libur sebagai hadiah dari bos kepada karyawan-karyawannya di era Ratu Viktoria, Boxing Day saat ini lebih banyak diingat dengan laga-laga Premier League sebagai hiburan untuk fans sepak bola menikmatinya di rumah dengan keluarga, atau datang ke stadion.

Baca Juga:

4 Catatan Menarik Premier League di 2021

7 Pertandingan Paling Seru dalam Sejarah Boxing Day

Premier League dan Sejarah Boxing Day di Inggris

Para pemain, staf, hingga pelatih tetap profesional menjalankan tugas mereka dan fans bisa menikmatinya. Faktanya dalam sejarah laga-laga Boxing Day yang sudah dimulai sejak 1860, begitu banyak laga seru yang sudah berlangsung. Apa saja?

1. Manchester United 4-3 Newcastle (2012)

Pertarungan sengit terjadi pada Boxing Day 2012. Kala itu, ManUnited menjamu Newcastle United di Old Trafford. Gol sudah tercipta pada menit keempat. James Perch membawa Newcastle unggul 1-0.

Jonny Evans kemudian mencatatkan namanya di papan skor dua kali. Tapi satu golnya itu bukan hanya untuk timnya, tapi juga untuk tim lawan alias bunuh diri. Dalam kurun waktu tiga menit kedua gol Evans itu terjadi.

Kemudian, Patrice Evra mencetak gol pada menit ke-58 dan membawa Ma United menyamakan kedudukan. Namun, 10 menit berselang, tim tamu kembali unggul melalui gol Papiss Cisse.

Tertinggal, Man United meningkatkan intensitas serangan. Robin van Persie mencatatakan namanya di papan skor pada menit ke-71. Gol penentu kemenangan pun datang di menit 94 dari gol Javier "Chicharito" Hernandez.

Pada akhir musim 2012-2013 United juara Premier League ke-20 dan itu jadi musim terakhir Sir Alex Ferguson melatih klub.

2. Arsenal 7-3 Newcastle (2012)

Masih di tahun yang sama di laga lainnya yang dihelat di Emirates Stadium. Winger asal Inggris, Theo Walcott menjadi bintang pertandingan dengan hat-trick gol serta dua assists.

Empat gol lainnya dilesakkan oleh Alex Oxlade-Chamberlain, Lukas Podolski, dan dua gol Olivier Giroud. Sedangkan tiga gol Newcastle lahir dari dua gol Demba Ba serta satu gol Sylvain Marveaux.

Alan Pardew, pelatih Newcastle berdalih kekalahan itu terjadi karena timnya kelelahan. Apapun itu drama 10 gol di Emirates Stadium merupakan hiburan bagi fans.

3. Chelsea 4-4 Aston Villa (2007)

Mundur pada 2007 dan lagi-lagi papan skor berakhir dengan banyaknya gol yang tercipta. Laga dihelat di Stamford Bridge antara Chelsea melawan Aston Villa. Pertandingan berakhir dengan total delapan gol, tiga kartu merah, dua penalti, dan drama ganti-gantian mencetak gol.

Empat pencetak gol Chelsea lahir dari dua gola Andriy Shevchenko, Alex, dan Michael Ballack. Sedangkan empat gol Villa dilesakkan Shaun Maloney (dua gol), Martin Laursen, dan Gareth Barry dari penalti.

4. Newcastle 7-1 Tottenham (1996)

Dipimpin oleh Gerald Ashby di St James Park, pembantaian terjadi di markas Newcastle United yang menghasilkan kemenangan 7-1 atas Tottenham Hotspur. Alan Shearer, Les Ferdinand, dan Rob Lee masing-masing mencetak dua gol dan satunya lagi oleh Philippe Albert.

Pada medio 1990-an Newcastle memang terkenal sebagai tim yang kerap bersaing di papan atas klasemen. Apalagi mereka punya striker legendaris Inggris Alan Shearer, yang kini jadi pandit sepak bola.

5. Sheffield Wednesday 3-3 Man United (1992)

Man United sempat mendominasi Premier League di era Sir Alex Ferguson. Tapi mereka juga pernah membangun skuad dan musim 1992-1993 salah satunya. Man United menyambangi markas Sheffield Wednesday di Boxing Day.

Sheffield secara mengejutkan mampu unggul jauh 3-0 dari gol David Hirst, Mark Bright, dan John Sheridan. United bangkit melalui dua gol Brian McClair dan satu gol Eric Cantona. Laga itu jadi fondasi penting untuk United.

Breaking News Premier League Boxing day Trivia Sepak Bola

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Kenakan Nomor Punggung 12, Karl Darlow Jadi Pelapis Senne Lammens di Manchester United
Karl Darlow resmi bergabung dengan Manchester United dan mengenakan nomor 12. Kiper 35 tahun itu jadi pelapis sekaligus mentor Senne Lammens.
Arief Hadi - Rabu, 15 Juli 2026
Kenakan Nomor Punggung 12, Karl Darlow Jadi Pelapis Senne Lammens di Manchester United
Inggris
Resmi Dikenalkan Manchester United, Ambisi Youri Tielemans Sejalan dengan Red Devils
Youri Tielemans resmi bergabung dengan Manchester United hingga 2031. Gelandang Belgia itu mengungkap ambisi besar meraih trofi.
Arief Hadi - Rabu, 15 Juli 2026
Resmi Dikenalkan Manchester United, Ambisi Youri Tielemans Sejalan dengan Red Devils
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Cara menonton Prancis vs Spanyol secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak jadwal live TVRI, jam tayang, link live streaming, preview pertandingan, dan analisis kekuatan kedua tim.
Johan Kristiandi - Rabu, 15 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Piala Dunia
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
John Terry membandingkan Jude Bellingham dengan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Zinedine Zidane.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Gendong Timnas Inggris, Jude Bellingham Disebut Mirip Zinedine Zidane
Piala Dunia
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Menurut mantan kapten Chelsea John Terry, kualitas skuad Inggris saat ini lebih baik dibandingkan sang juara bertahan, Argentina.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Punya Skuad Lebih Baik daripada Argentina, Saatnya Inggris Juara Lagi
Piala Dunia
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai Spanyol masih layak disebut sebagai favorit juara Piala Dunia 2026 jelang pertemuan kedua tim di babak semifinal.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Sebut Spanyol Favorit Juara, Didier Deschamps Prediksi Laga Spektakuler di Semifinal Piala Dunia 2026
Piala Dunia
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Usianya baru 19 tahun, tetapi Pau Cubarsi sudah menjadi sosok tak tergantikan di lini belakang Spanyol.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Prancis vs Spanyol: Pau Cubarsi dan Misi Besar Menjinakkan Kylian Mbappe
Piala Dunia
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memastikan timnya tidak akan mengubah identitas permainan saat menghadapi Prancis pada semifinal Piala Dunia 2026.
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Spanyol Pantang Bertahan, De la Fuente Siapkan Formula Lawan Prancis
Analisis
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Membedah kekuatan dan kelemahan timnas Argentina jelang melawan Inggris di semfinal Piala Dunia 2026. Benarkah Tim Tango terlalu bergantung kepada Lionel Messi?
Yusuf Abdillah - Selasa, 14 Juli 2026
Bedah Kekuatan Semifinalis Piala Dunia 2026: Argentina Punya Celah yang Harus Dibenahi
Liga Indonesia
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Aqil Savik mengungkap alasan menolak tawaran beberapa klub demi bergabung dengan Persija Jakarta. Eks kiper Persib itu siap bersaing di Super League 2026/2027.
Rizqi Ariandi - Selasa, 14 Juli 2026
Eks Persib dan Asli Bandung Tolak Berbagai Klub Lain Demi Gabung Persija
Bagikan