Tak Puas dengan Titel Premier League, Havertz Ingin Arsenal Sapu Bersih Gelar di Musim 2026-2027

Arsenal mengincar sapu bersih gelar musim 2026-2027. Kai Havertz meminta timnya terus meningkatkan level permainan.
Arief HadiArief Hadi - Senin, 03 Agustus 2026
Tak Puas dengan Titel Premier League, Havertz Ingin Arsenal Sapu Bersih Gelar di Musim 2026-2027
Kai Hevertz (optus sport)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com – Penyerang Arsenal, Kai Havertz, menantang timnya untuk kembali meningkatkan standar permainan setelah sukses mengakhiri penantian gelar Premier League selama 22 tahun.

Bintang asal Jerman itu menegaskan Meriam London mengincar sapu bersih gelar di seluruh kompetisi musim baru (2026-2027).

Arsenal bersiap memasuki musim baru dengan ekspektasi tinggi jelang laga Community Shield melawan Manchester City (16/08) serta laga pembuka Premier League kontra Coventry City (22/08).

Gelar juara Premier League musim lalu dinilai Havertz baru menjadi pijakan awal untuk melangkah lebih jauh.

Baca Juga:

Mikel Arteta Isyaratkan Arsenal Masih Akan Berburu Pemain Baru

Mikel Arteta Yakin Arsenal Berada di Jalur yang Tepat

Hasil Laga Uji Coba: Arsenal Pesta Gol ke Gawang Girona, Real Madrid Ditahan Fiorentina

Keberhasilan menjuarai liga domestik musim lalu memang menjadi pencapaian manis, namun sempat diwarnai duka usai kekecewaan di Liga Champions.

Skuad asuhan Mikel Arteta harus menyerah dari Paris Saint-Germain (PSG) lewat adu penalti di partai final, meski Havertz sempat mencetak gol.

Kekecewaan di panggung Eropa tersebut justru makin membakar ambisi Havertz dan rekan-rekannya untuk tampil lebih dominan musim ini. Ia secara terbuka menyatakan keinginan tim untuk membawa pulang seluruh trofi yang tersedia.

Ambisi Menembus Level Baru dan Tantangan Para Rival

Kai
Kai Havertz (x/Arsenal)

"Kami menginginkan semua trofi. Untuk itulah kami ada di sini. Kami telah menjuarai Premier League sekarang, tetapi ada banyak hal lain yang bisa kami lakukan," tegas Havertz mengenai target tinggi timnya, dilansir dari TNT Sports.

"Kami harus mencapai level lain untuk mewujudkannya karena kami tahu betapa panjangnya musim ini dan betapa sulitnya melalui semua kompetisi."

"Kami ingin melakukannya dengan lebih baik lagi tahun ini dan membuat hal-hal besar terjadi lagi," lanjut penggawa timnas Jerman tersebut.

Misi mempertahankan gelar Premier League dipastikan tidak mudah mengingat Arsenal belum pernah sukses mempertahankan gelar liga, ditambah pergerakan masif para rival seperti Manchester City dan Chelsea di bursa transfer musim panas.

Havertz meyakini Arsenal wajib menaikkan level agar tidak tersalip oleh para pesaingnya.

"Saya pikir kami bisa, atau kami harus melangkah lebih jauh. Anda melihat tim-tim lain menjadi lebih baik, jadi kami harus menaikkan level lagi," tambah Havertz.

"Saya pikir untuk itulah kami semua ada di sini, untuk itulah kami berlatih. Kami ingin memulai dengan kuat dan mencapai tujuan kami musim ini lagi," pungkasnya.

Kai Havertz Arsenal Mikel Arteta Premier League

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Jamie Carragher merasa kasihan kepada pemain Man City, tetapi menilai gelar Premier League pada periode pelanggaran finansial harus dicabut.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Pandit Sepak Bola Kasihan dengan Pemain Man City, tetapi Minta Gelar Premier League The Citizens Dicabut
Inggris
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Pep Guardiola akhirnya buka suara setelah Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran finansial Premier League. Ia menegaskan dukungannya kepada klub.
Arief Hadi - Rabu, 30 September 2026
Heboh Terkait Kasus Pelanggaran Finansial Manchester City, Pep Guardiola Angkat Bicara
Inggris
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak 4 temuan utama Premier League dan respons terbaru The Citizens.
Johan Kristiandi - Rabu, 30 September 2026
Premier League Rilis Empat Dosa Besar Manchester City, Penuh Tipu Muslihat
Inggris
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Simak daftar gaji pemain Manchester City. Erling Haaland menjadi pemain dengan bayaran tertinggi, mencapai £27,3 juta atau sekitar Rp559,65 miliar per tahun.
Arief Hadi - Selasa, 29 September 2026
Belum Berakhir Kasus Pelanggaran Finansial, Kini Gaji Tinggi Pemain-pemain Manchester City Jadi Sorotan
Inggris
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran Premier League. Chairman Khaldoon Al Mubarak buka suara dan bertekad buktikan kebenaran.
Gazza Roosaryatama - Sabtu, 26 September 2026
Terancam Sanksi Berat, Bos Manchester City Buka Suara
Inggris
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Simak potensi hukuman, dari pengurangan poin hingga pencabutan gelar.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Dinyatakan Bersalah, Apa Hukuman yang Dapat Diterima Manchester City?
Inggris
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan pelanggaran regulasi Premier League. Sanksi belum diputuskan dan City diperkirakan banding.
Arief Hadi - Jumat, 25 September 2026
Resmi, Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar 114 Aturan Premier League
Inggris
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Eric Cantona mengkritik pandangan Sir Jim Ratcliffe soal imigrasi. Legenda Man United itu menilai sepak bola dibangun dari berbagai gelombang imigrasi.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Legenda Klub Sindir Kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe di Manchester United
Inggris
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Dulu Barcelona diejek karena menjual rumput Camp Nou, kini Manchester United melakukan hal serupa dengan potongan rumput Old Trafford.
Arief Hadi - Kamis, 24 September 2026
Dulu Barcelona Diejek, Sekarang Manchester United Jualan Rumput Stadion
Inggris
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Rumor Manchester United tidak memengaruhi Lewis Hall. Full-back Newcastle itu memilih bertahan dan meneken kontrak baru hingga 2031.
Arief Hadi - Rabu, 23 September 2026
Rumor Gabung Manchester United Tidak Penting untuk Full-back Newcastle United
Bagikan