Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

5 Keputusan Berani dan Tegas Erik ten Hag di Manchester United

Erik ten Hag pelatih yang tegas.
Arief HadiArief Hadi - Rabu, 26 Juli 2023
5 Keputusan Berani dan Tegas Erik ten Hag di Manchester United
Erik ten Hag (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Pada era kesuksesan Manchester United di masa lalu klub dilatih oleh Sir Alex Ferguson. Pria asal Skotlandia melatih selama 26 tahun dan salah satu yang terkenal dari eranya adalah ketegasan dalam memberi keputusan.

Saat melatih Man United, Ferguson 'kejam' dan tegas dalam memberi keputusan, membuat aturan di ruang ganti pemain, dan dengan gaya kepelatihannya tersebut tidak heran apabila ia dilihat sebagai pelatih yang otoriter.

Ferguson menguasai kamar ganti pemain Man United dan meski di beberapa kesempatan sering berdebat dengan pemainnya, Ferguson membuktikan caranya sudah benar dan itu seiring dengan kesuksesan besar dalam sejarah klub.

Baca Juga:

Sikap Tegas Man United, Tak Mau Bayar Hojlund Lebih dari 60 Juta Poundsterling

Kontra Wrexham, Jonny Evans Pimpin Skuad Muda Manchester United

Gabung Nottingham, Elanga Ucapkan Salam Perpisahan untuk Man United

Sudah lama Man United tidak memiliki pelatih seperti Ferguson sejak ia pensiun pada 2013, kini sosok itu ada pada pelatih asal Belanda, Erik ten Hag. Baru semusim melatih Man United, Ten Hag sudah dibandingkan dengan Ferguson.

Ketegasan dalam membuat keputusan memunculkan perbandingan tersebut. Berikut BolaSkor.com merangkum lima keputusan berani dan tegas yang dibuat Ten Hag di Man United:

1. Hukuman Berat

Pada awal musim 2022-2023 Man United dikejutkan dengan kekalahan telak dan memalukan 0-4 melawan Brentford. Kekalahan itu membuat kesal Ten Hag hingga meminta para pemainnya untuk datang di keesokan harinya, menjalani sesi latihan yang tidak diagendakan sebelumnya.

Terhadap skuad yang memiliki Cristiano Ronaldo di dalamnya, Ten Hag membuat para pemain berlari sebanyak 13,8 kilometer, jumlah jarak berlari Brentford kala mereka lebih banyak berlari ketimbang Man United.

Ten Hag tidak segan menghukum para pemainnya meski ia baru melatih Man United. Ia menetapkan aturan yang harus diikuti para pemain tim dan itu diapresiasi fans, menunjukkan apabila Ten Hag ingin para pemainnya untuk bekerja keras.

2. Mendepak Cristiano Ronaldo

Sedari awal melatih Man United dan memiliki Cristiano Ronaldo di dalam skuad, Ten Hag selalu menekankan pentingnya peran Ronaldo di dalam tim dan mengandalkannya. Akan tapi penilik lima Ballon d'Or tak terbiasa dengan perannya sebagai pemain cadangan.

Klimaksnya saat Ronaldo meninggalkan pertandingan kala Man United mengalahkan Tottenham Hotspur pasca menolak turun bermain. Ronaldo dihukum dan pada November ia membuat wawancara heboh dengan Piers Morgan.

Dalam wawancaranya, Ronaldo menyindir banyak hal termasuk Ten Hag yang dinilai tidak respek kepadanya. Pada akhirnya Man United memutus kontrak Ronaldo pada Desember dan kini ia membela Al Nassr di Arab Saudi.

Tidak jelas apa yang terjadi di balik layar, tetapi satu hal yang jelas terlihat dari kejadian tersebut adalah fakta Ten Hag tak mau Ronaldo mendiktenya di Man United, menunjukkan klub selalu lebih besar ketimbang individu. Dari situ juga Ten Hag memberi contoh kepada skuad Man United, tidak ada pemain 'anak emas' di tim.

3. Aturan Ditegakkan

Pasca Piala Dunia 2022, Marcus Rashford melanjutkan performa impresif dengan Man United dan mendulang gol. Akan tapi melawan Wolverhampton Wanderers, Rashford dicadangkan dan fans terkejut dengan keputusan terkejut.

Fakta terungkap, Rashford absen karena ia melakukan kesalahan dan telat datang saat pertemuan tim. Ten Hag tidak pandang buluh dalam menegakkan aturan, Rashford dicadangkan meski pada akhirnya ia bermain dan mencetak gol penentu kemenangan.

"Itu aturan tim dan kesalahan yang dapat terjadi, tapi saya kecewa tidak bermain, namun saya paham dengan keputusan itu dan senang pada akhirnya kami menang," ucap Rashford. Tak peduli performa pemain sedang bagus atau tidak, aturan tetap berlaku.

4. Melepas David De Gea

Dilepasnya David De Gea setelah kontraknya habis sebagian besar terjadi karena keputusan klub, tetapi ada juga 'peran' dari Ten Hag. De Gea loyal membela Man United sejak 2011 dan mendapatkan respek dari fans, para pemain, serta Ten Hag.

Akan tapi Ten Hag tidak melihatnya ideal dalam mengaplikasikan gaya sepak bola yang coba dijalankannya. De Gea tak dapat membangun serangan dengan baik dari belakang, plus kerapkali membuat blunder di momen penting.

Ten Hag tidak 'membantu' Man United untuk mempertahankan De Gea hingga sang pemain pergi, kemudian klub merekrut Andre Onana yang punya kemampuan lebih baik dalam membangun serangan dari belakang. Ten Hag pernah bekerja dengannya di Ajax Amsterdam dan tahu persis kemampuannya.

5. Ban Kapten

Pada pramusim 2023 Ten Hag dengan tegas berbicara kepada Harry Maguire, memberitahukannya apabila ia tidak lagi jadi kapten Man United. Maguire kecewa tetapi keputusan itu diapresiasi fans.

Pasalnya, Maguire seolah tertekan dengan peran kapten itu dengan performa buruknya saat bermain, belum lagi dengan banderolnya sebagai bek termahal dunia.

Selain itu juga Maguire sering dicadangkan Ten Hag musim lalu. Jika ditanggapi secara positif, pencopotan ban kapten itu bisa jadi kabar baik untuk Maguire dalam upaya membangkitkan kariernya - jika tidak hengkang ke klub lain. Bruno Fernandes menjadi kapten Man United saat ini.

Trivia Sepak Bola Manchester United Erik ten Hag

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Inggris
Ruben Amorim Blak-blakan soal Kegagalan di Manchester United
Ruben Amorim mengakui ikut bertanggung jawab atas kegagalannya di Manchester United. Kini pelatih asal Portugal itu membuka lembaran baru bersama AC Milan untuk musim 2026/2027.
Johan Kristiandi - Rabu, 29 Juli 2026
Ruben Amorim Blak-blakan soal Kegagalan di Manchester United
Inggris
Betapa Cepatnya Proses Adaptasi Andrey Santos dengan Skuad Manchester United
Andrey Santos langsung beradaptasi cepat di Manchester United. Harry Maguire dan Mason Mount memuji kualitas serta karakter gelandang asal Brasil itu.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
Betapa Cepatnya Proses Adaptasi Andrey Santos dengan Skuad Manchester United
Ragam
3 Alasan Mengapa Real Madrid Bersikeras Mendatangkan Yan Diomande
Real Madrid terus mengejar Yan Diomande dari RB Leipzig. Simak tiga alasan utama Los Blancos bersikeras merekrut winger muda Pantai Gading itu.
Arief Hadi - Selasa, 28 Juli 2026
3 Alasan Mengapa Real Madrid Bersikeras Mendatangkan Yan Diomande
Inggris
Mengenal Kit Margetson, Wonderkid Wales yang Jadi Rekrutan Baru Manchester United
Manchester United resmi memperkuat sektor penjaga gawang dengan merekrut kiper muda berbakat asal Wales, Kit Margetson, dari Swansea City.
Yusuf Abdillah - Senin, 27 Juli 2026
Mengenal Kit Margetson, Wonderkid Wales yang Jadi Rekrutan Baru Manchester United
Inggris
Manchester United Ajak AS Roma Barter Marcus Rashford dengan Manu Kone
Manchester United dikabarkan mengusulkan pertukaran Marcus Rashford dengan Manu Kone dari AS Roma. Simak perkembangan negosiasi, kendala gaji Rashford, dan kabar transfer terbaru Setan Merah.
Johan Kristiandi - Minggu, 26 Juli 2026
Manchester United Ajak AS Roma Barter Marcus Rashford dengan Manu Kone
Ragam
5 Pemain Bintang yang Berpeluang Besar Berganti Klub pada Bursa Transfer Musim Panas 2026
Rodri, Julian Alvarez, Rafael Leao, Michael Olise, dan Yan Diomande masuk daftar pemain bintang yang berpeluang pindah klub pada bursa transfer musim panas 2026. Simak rumor transfer terbaru dari Real Madrid, Barcelona, Inter Milan, hingga Manchester City.
Johan Kristiandi - Minggu, 26 Juli 2026
5 Pemain Bintang yang Berpeluang Besar Berganti Klub pada Bursa Transfer Musim Panas 2026
Inggris
Mason Mount: Pemain Senior MU Harus Jadi Panutan
Gelandang Manchester United, Mason Mount, menegaskan para pemain senior memiliki tanggung jawab besar untuk membantu perkembangan talenta muda.
Yusuf Abdillah - Minggu, 26 Juli 2026
Mason Mount: Pemain Senior MU Harus Jadi Panutan
Inggris
4 Pemain yang Bisa Menyempurnakan Skuad Michael Carrick, MU Wajib Beli
Berikut empat pemain yang dinilai layak menjadi target berikutnya. Pemain yang bisa menyempurnakan skuad asuhan Michael Carrick.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 25 Juli 2026
4 Pemain yang Bisa Menyempurnakan Skuad Michael Carrick, MU Wajib Beli
Sosok
Siapa Shea Lacey? Mengenal Wonderkid Kelahiran Livepool yang Diprediksi Jadi Bintang Besar MU
Manchester United kembali memiliki talenta muda yang mencuri perhatian. Namanya adalah Shea Lacey, pemain binaan akademi yang digadang-gadang sebagai calon bintang besar berikutnya di Old Trafford.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 25 Juli 2026
Siapa Shea Lacey? Mengenal Wonderkid Kelahiran Livepool yang Diprediksi Jadi Bintang Besar MU
Inggris
Pemain Muda Bersinar, Carrick Optimistis dengan Masa Depan Manchester United
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, memberikan pujian kepada para pemain muda yang tampil impresif saat Setan Merah mengalahkan Rosenborg 5-0 dalam laga pramusim.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 25 Juli 2026
Pemain Muda Bersinar, Carrick Optimistis dengan Masa Depan Manchester United
Bagikan