Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

3 Alasan Liverpool untuk Mewaspadai Potensi Comeback Leipzig

Liverpool selayaknya mewaspadai potensi comeback dari RB Leipzig.
Arief HadiArief Hadi - Selasa, 09 Maret 2021
3 Alasan Liverpool untuk Mewaspadai Potensi Comeback Leipzig
Liverpool vs Leipzig (Twitter)
Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BolaSkor.com - Liverpool akan menghadapi RB Leipzig di leg dua 16 besar Liga Champions yang akan dihelat di Puskas Arena, Kamis (11/03) pukul 03.00 dini hari WIB. The Reds memiliki keunggulan agregat gol 0-2.

Di atas kertas Liverpool arahan Jurgen Klopp diprediksi lolos ke delapan besar terutamanya karena nilai dua gol itu adalah gol-gol tandang. Leipzig butuh kemenangan 3-0 jika ingin lolos atau setidaknya menyamai agregat gol itu tanpa kebobolan.

Leipzig sebagai tim 'baru' yang tak punya pengalaman reguler tampil di Liga Champions tak diunggulkan lolos, tapi mereka faktanya semifinalis musim lalu dan menjadi kejutan. Jadi segala kemungkinan masih bisa terjadi.

Leipzig juga masih memiliki potensi untuk melakukan comeback dan masuk ke dalam sejarah comeback terbaik di Liga Champions. BolaSkor.com merangkum dari berbagai referensi mengenai alasan Leipzig berpotensi melakukannya. Apa saja?

Baca Juga:

5 Comeback Terbaik dalam Sejarah Liga Champions

5 Kisah Juara Bertahan Paling Tragis dalam Sejarah Premier League

Klopp Yakin Tak Akan Dikhianati Bintang-bintang Liverpool

1. Performa Kandang Liverpool

Mo Salah kala melawan Leipzig

Di Premier League performa Liverpool di Anfield tidak baik-baik saja dan menelan enam kekalahan beruntun. Pertandingan leg dua nanti tak berlangsung di Anfield dan bisa jadi itu menguntungkan Liverpool, tapi Leipzig juga punya kans yang sama.

Dengan permainan tanpa beban (nothing to lose) Leipzig bisa bermain lepas meski tertinggal agregat gol. Terlebih musim ini Leipzig konstan menjadi pesaing titel Bundesliga melawan Bayern Munchen.

Runner-up Bundesliga bisa menjadikan pengalaman melawan Bayern, pemenang treble winners musim lalu sebagai kekuatan untuk melawan Liverpool yang notabene juara bertahan Premier League.

2. Julian Nagelsmann

Julian Nagelsmann

Pada fase grup Leipzig menderita kekalahan 0-5 melawan Manchester United (kekalahan terbesar Leipzig di Eropa), namun di pertemuan kedua Leipzig membalasnya dengan kemenangan 3-2 dan menyingkirkan Man United ke Liga Europa.

Itu artinya Julian Nagelsmann dengan ide-ide permainannya mampu berkaca dari pengalaman sebelumnya, membenahi kekurangan dan menguatkan kelebihan bermain timnya.

Tanpa adanya pemain bintang dalam skuad Leipzig semakin menyulitkan Liverpool yang bermain tanpa Virgil van Dijk dan Jordan Henderson karena cedera. Menarik untuk dinanti taktik apa yang akan diterapkan Nagelsmann melawan kompatriot seniornya Jurgen Klopp.

3. Perpisahan Dayot Upamecano

Dayot Upamecano

Dayot Upamecano yang sempat jadi komoditas panas bursa transfer pada akhirnya berlabuh ke Bayern Munchen di musim panas mendatang. Empat tahun bermain dengan Leipzig mengembangkan karier pemain berusia 22 tahun itu.

Upamecano tentu saja tak ingin pergi tanpa meninggalkan kenangan manis di Leipzig, khususnya di Eropa. Laga melawan Liverpool jadi momen yang tepat untuk tampil habis-habisan.

Kemampuan membangun serangan, berlari dari belakang dengan mendribel bola, bertahan solid dan unggul duel bola udara Upamecano akan sangat dinanti untuk menghadapi kecepatan pemain seperti Mohamed Salah dan Sadio Mane.

Breaking News Trivia Sepak Bola RB Leipzig Liverpool Liga Champions

Arief Hadi

Sports Journalist & Tactical Analyst. 10+ years of experience (ex-PanditFootball, BolaTotal, FourFourTwo, Fox Sports, 90min). Manchester United loyalist since 2004. Passionate about tactical breakdowns, gaming, and cinema. Exploring the world of football, one tweet at a time.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Piala Dunia
Inter Milan Lewati Bayern Munchen, Perpanjang Rekor Selalu Punya Wakil di Final Piala Dunia Sejak 1982
Inter Milan memperpanjang rekor selalu mengirim pemain ke final Piala Dunia sejak 1982 usai Argentina mengalahkan Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Bayern Munchen gagal mempertahankan catatan tersebut.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Inter Milan Lewati Bayern Munchen, Perpanjang Rekor Selalu Punya Wakil di Final Piala Dunia Sejak 1982
Piala Dunia
Inggris vs Argentina: Air Mata yang Dinantikan Lautaro Martinez
Lautaro Martinez menangis usai mencetak gol kemenangan Argentina atas Inggris pada semifinal Piala Dunia 2026. Simak kisah emosional striker Inter Milan yang membawa La Albiceleste ke final.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Air Mata yang Dinantikan Lautaro Martinez
Timnas
Daftar Harga dan Cara Mendapatkan Tiket 2 Laga Timnas Indonesia di Pakansari, Mulai dari Rp100 Ribu
Cek harga tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026, lengkap dengan jadwal penjualan, cara membeli tiket, serta syarat memiliki Garuda ID.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Daftar Harga dan Cara Mendapatkan Tiket 2 Laga Timnas Indonesia di Pakansari, Mulai dari Rp100 Ribu
Piala Dunia
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Albiceleste sempat tertinggal 0-1 di babak kedua sebelum akhirnya melakukan remontada atau comeback, berbalik menang 2-1.
Tengku Sufiyanto - Kamis, 16 Juli 2026
7 Fakta Menarik Argentina ke Final Piala Dunia 2026 Usai Menyingkirkan Inggris
Inggris
Elkan Baggott Sampaikan Pesan Perpisahan Emosional usai Tinggalkan Ipswich Town ke Millwall
Elkan Baggott menyampaikan pesan perpisahan emosional kepada pemain, staf, dan suporter Ipswich Town setelah resmi bergabung dengan Millwall secara permanen.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Elkan Baggott Sampaikan Pesan Perpisahan Emosional usai Tinggalkan Ipswich Town ke Millwall
Inggris
Millwall Boyong Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott, Nilai Transfer Dirahasiakan
Elkan Baggott resmi bergabung dengan Millwall dari Ipswich Town. Bek Timnas Indonesia berusia 23 tahun itu diyakini menjadi aset penting untuk memperkuat lini belakang klub Championship.
Rizqi Ariandi - Kamis, 16 Juli 2026
Millwall Boyong Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott, Nilai Transfer Dirahasiakan
Jadwal
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Simak cara menonton Inggris vs Argentina secara gratis pada semifinal Piala Dunia 2026, Kamis 16 Juli pukul 02.00 WIB. Cek siaran langsung TVRI, link streaming resmi, statistik, head to head, dan informasi pertandingan lengkap.
Johan Kristiandi - Kamis, 16 Juli 2026
Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Inggris vs Argentina Secara Gratis, Live Sebentar Lagi
Liga Indonesia
Jadwal Pertandingan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Persebaya Jadi Lawan Pertama
Persija Jakarta memulai Piala Presiden 2026 menghadapi Persebaya, lalu Port FC dan PSMS Medan. Simak jadwal lengkap, jam kick-off, serta persiapan tim asuhan Shin Tae-yong.
Rizqi Ariandi - Rabu, 15 Juli 2026
Jadwal Pertandingan Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Persebaya Jadi Lawan Pertama
Piala Dunia
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Inggris menyerang Kepulauan Mavinas pada tahun 1982.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina: Kenangan Gol 'Tangan Tuhan' Maradona, Sosialisme dan Bentuk Protes Serangan Malvinas
Ragam
Inggris vs Argentina Pertaruhan Harga Diri Bangsa, Perang Malvinas hingga Gol Tangan Tuhan
Inggris vs Argentina selalu menghadirkan cerita kontroversi.
Tengku Sufiyanto - Rabu, 15 Juli 2026
Inggris vs Argentina Pertaruhan Harga Diri Bangsa, Perang Malvinas hingga Gol Tangan Tuhan
Bagikan