BolaSkor.com - Saat ini, Manchester United berada di posisi ketiga klasemen Premier League dengan 64 poin, unggul 12 poin dari Bournemouth yang berada di posisi keenam.
Tiga pertandingan terakhir mereka melawan Sunderland, Nottingham, dan Brighton sejatinya hanya formalitas, karena bahkan jika mereka kalah dalam ketiga pertandingan tersebut, posisi mereka akan tetap sama.
Namun demikian, bagi pelatih Michael Carrick secara pribadi, setiap pertandingan mendatang tetap akan memiliki bobot layaknya final sesungguhnya.
Baca Juga:
Cair, Manchester United Berpotensi Raup Rp2,3 Triliun Usai Lolos Liga Champions
Arne Slot Klaim Tidak Ada yang Menyangka Liverpool Kalah dari Manchester United
Bursa Calon Pelatih MU: Andoni Iraola Muncul Jadi Pesaing Kuat Michael Carrick
Pasalnya dalam ketiga laga tersebut dia tetap harus membuktikan kemampuannya.
Dari posisi sebagai pelatih pengganti, Carrick telah membimbing Manchester United melewati badai.
Ahli strategi muda ini telah mendapatkan nilai tinggi dengan kemenangan-kemenangan ikonik.
Carrick secara berturut-turut mengalahkan rival-rival top seperti Arsenal, Manchester City, Chelsea, dan yang terbaru, Liverpool.
Menghilangkan Keraguan yang Masih Ada
Michael Carrick (Getty Images)
Prestasi mengesankan itu adalah bukti paling jelas dari kemampuannya.
Tetapi, keraguan tentang pengalaman kepelatihannya tidak pernah sepenuhnya hilang.
Jajaran petinggi klub dan sebagian suporter masih khawatir bahwa Carrick akan menjadi versi baru dari Ole Gunnar Solskjaer, yang meraih banyak kesuksesan sebagai interim tetapi kemudian sangat mengecewakan saat diangkat menjadi permanen.
Karena itu pula, manajemen Manchester United telah memutuskan untuk menunda pengambilan keputusan akhir tentang pelatih untuk musim depan.
Meraih tiket ke Liga Champions jelas merupakan syarat yang diperlukan, tetapi performa dalam tiga pertandingan tersisa akan menjadi ujian penentu bagi Carrick.
Jika United bermain lesu, tanpa energi, dan gagal memenangkan ketiga pertandingan, situasi akan langsung berbalik melawan Carrick.
Dilema Carrick
Menghadapi tiga laga sisa, Carrick bisa saja memilih opsi aman dengan mempertahankan skuad saat ini.
Dia tentu bisa mengamankan hasil dalam tiga pertandingan terakhir dengan skuad saat ini.
Namun seperti dilansir BBC Sport, petinggi United berharap yang jauh lebih tinggi terhadapnya.
Mereka ingin melihat Carrick bereksperimen dengan berani dan menentukan gaya bermainnya untuk musim depan selama periode penting ini.
Dengan kata lain, manajemen sedang menunggu untuk melihat langkah-langkah taktis inovatif apa yang dimiliki Carrick.
Sebagai contoh, bagaimana Carrick akan membangun kembali dan mengoperasikan lini tengah tanpa kehadiran Casemiro.
Karena itu, tiga pertandingan terakhir bukanlah masa santai bagi Carrick.
Tiga pertandingan United berikutnya justru akan menjadi tolak ukur paling akurat untuk menguji Carrick, terutama menjaga semangat juang para pemain.