BolaSkor.com - Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, bangga atas kemenangan yang diraih Maung Bandung di kandang PSM Makassar. Menurut Umuh, Persib membuktikan mental juaranya.
Persib Bandung meraih kemenangan penting atas PSM Makassar pada pekan ke-33 Super League 2025/2026, Minggu (17/5).
Kemenangan dengan skor 1-2 yang didapatkan di kandang PSM, Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, membuat Persib Bandung selangkah lagi menorehkan sejarah hattrick juara Super League.
Pasalnya, di saat yang bersamaan, pesaing Persib Bandung, Borneo FC Samarinda ditahan imbang 0-0 oleh tuan rumah Persijap Jepara.
Baca Juga:
Perasaan Luar Biasa Marc Klok Persib Selangkah Lagi Hattrick Juara
Persib Bandung Didakwa 6 Pelanggaran, Denda Rp455 Juta
Top Skorer Persija Maxwell Souza Diklaim Tertarik Gabung Persib Bandung
Hasil itu membuat Persib Bandung hanya butuh hasil imbang melawan Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/5), untuk memastikan gelar juara musim ini.
Mental Juara Persib Bandung Kembali Terlihat
Bagi manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar, kemenangan yang diraih di kandang PSM menunjukkan mental juara Pangeran Biru.
Pasalnya, Persib yang sempat unggul di babak pertama lewat gol Thom Haye kecolongan oleh gol Yuran Fernandes di awal babak kedua.
Persib tak menyerah sampai akhirnya Julio Cesar mencetak gol melalui sundulan memanfaatkan sepak pojok Thom Haye di menit 90+7', dua menit sebelum laga berakhir.
Gol itu memastikan Persib Bandung meraih tiga poin dari kandang PSM Makassar.
"Iya, mental juara itu kembali terlihat. Untung semuanya bisa tetap terkendali," kata Umuh Muchtar kepada awak media di Jakarta.
Rela Dampingi Persib Meski Sakit

Manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar. (BolaSkor.com/Gigi Gaga)
Umuh Muchtar mengatakan dirinya rela mendampingi Persib Bandung sampai ke Makassar, meskipun kondisi kesehatannya sedang menurun.
Umuh bersyukur pengorbanannya itu berbuah hasil manis berupa tiga poin yang dibawa pulang ke Bandung.
Perjuangan ini sangat berat dan sangat melelahkan. Alhamdulillah hasilnya juga melelahkan, tapi gemilang. Jadi sangat membanggakan. Walaupun saya sedang sakit, keberangkatan ke Makassar juga mendadak. Jam 10 siang saya masih berpikir untuk berangkat atau tidak, tapi akhirnya tetap berangkat," tutur Umuh.