Aksi itu, dilakukan usai pertandingan melawan Barito Putra di luar pintu masuk utama Stadion Petrokimia Gresik, Jatim, Selasa (25/2) petang. Koordinator Ultrasmania, Angga mengaku, aksi menuntut mundur Agus Yuwono itu dilakukan karena hasil buruk yang terus dialami tim berjuluk "Laskar Joko Samudro" itu selama berlaga di Indonesia Super League (ISL) 2014. "Kami minta Agus Yuwono untuk bertanggungjawab dengan hasil buruk ini, dan mundur dari pelatih Persegres. Selain itu, kami minta manajemen tranparan terkait anggaran," kata Angga dalam orasinya. Dalam aksi itu, Ultrasmania melakukan orasi secara bergantian dan memajang spanduk yang bertuliskan "Prestasi atau Degradasi". Di tempat terpisah, Agus Yuwono mengatakan, urusan mundur atau tidak bukanlah kewenangan dirinya, oleh karena itu pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada manajemen Persegres GU. "Semua memang ingin Persegres selalu menang, termasuk saya. Dan kalau untuk urusan mundur ada pada manajemen, dan saya serahkan sepenuhnya pada manajemen," katanya. Sebelumnya, dari tiga laga kandang tim berjuluk "Laskar Joko Samudro", hanya sekali meraih hasil maksimal, yakni saat mengalahkan Persijap Jepara dengan skor 3-2. Sisanya ditahan Persik Kediri 1-1 dan Barito Putra 2-2. Oleh: M Abd (koresponden BolaSkor.com Gresik & Lamongan)
"Ultrasmania" Tuntut Mundur Pelatih Persegres GU
BolaSkor - Selasa, 25 Februari 2014
- #Isl
- #Bolaskor.com
- #Skor
- #Stadion Tridarma
- #Bing
- #Barito Putera
- #Persegres Gu
- #Indonesia Super League
- #Agus Yuwono
- #Sepak Bola
- #Ultrasmania
- #Bola
- #Yahoo
Bagikan
BERITA TERKAIT
Senin, 22 Juni 2026
Mills Perkuat Ekspansi di Kalimantan, Hadirkan Concept Store di Singkawang
Senin, 15 Juni 2026
Rating Pemain Belanda vs Jepang: Ryan Gravenberch dan Daichi Kamada Bersinar
Minggu, 14 Juni 2026
Future Star Competition Jadi Wadah Pemain Muda Indonesia Kembangkan Bakat
Jumat, 12 Juni 2026
Mind Corner Hadir di Liga Universitas 2026, Menyadari Pentingnya Kesehatan Mental dan Perdamaian
Rabu, 10 Juni 2026
Dua Duel Panas di Liga Universitas 2026 Wujudkan Play For Peace dan Football For Mental Health, Bisa Jadi Contoh Dunia
Selasa, 09 Juni 2026
Spanyol vs Peru Tayang di Mana? Berikut Jadwal, Link Streaming, dan Cara Menontonnya
Senin, 08 Juni 2026
Persija Rekrut STY dan Peralta, Persib Tak Gentar
Minggu, 07 Juni 2026
Argentina vs Honduras Live di Mana? Berikut Link Streaming dan Cara Menontonnya
PILIHAN EDITOR
Minggu, 21 Juni 2026
Deniz Undav, dari Pekerja Pabrik Menjadi Kartu AS Jerman di Piala Dunia 2026
Minggu, 21 Juni 2026
Siapa Eloy Room? Mantan Anak Didik Patrick Kluivert yang Jadi Pahlawan Curacao
Sabtu, 20 Juni 2026
Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ketika Dominasi Statistik Tidak Berarti
Selasa, 16 Juni 2026
Tim-tim yang Mengakhiri Puasa Gol di Piala Dunia, dari Skotlandia hingga Swedia
Selasa, 16 Juni 2026
Daftar Langka Pelatih yang Kehilangan Jabatan saat Piala Dunia Berlangsung
Senin, 15 Juni 2026
Siapa Yasin Ayari? Mengapa Dia Tidak Merayakan Golnya ke Gawang Tunisia?
Minggu, 14 Juni 2026
Alex Grimaldo, Ahli Bola Mati Jebolan La Masia yang Hanya Kalah dari Lionel Messi
Minggu, 14 Juni 2026
Mengapa Pencetak Gol Terbanyak di Piala Dunia Justru Bisa Menjadi Pertanda Buruk?
Minggu, 14 Juni 2026
Profil Ayyoub Bouaddi: Wonderkid 18 Tahun Binaan Prancis yang Menyebrang ke Maroko, Bersinar Melawan Brasil di Piala Dunia 2026
Sabtu, 13 Juni 2026