Penilaian itu disampaikan Maulwi Saelan saat hadir di peluncuran Piala Suratin 2014 di Pintu Merah Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/9). Ia berharap, ke depan timnas Indonesia bisa bangkit dan kembali menjadi Macan Asia. "Dahulu kami menerapkan permainan dan sistem, pola permainan kami. Sistem kami ubah dari ortodok menjadi 3-5-1-1. Sepak bola ada sistem, strategi, teknik, dan taktik," kata Maulwi Saelan. "Saya lihat sekarang, pola permainan tidak ada. Pola permainan itu disesuaikan dengan fisik dan psikis pemain, apakah gerakan dengan bola atau tanpa bola. Permainan kita seharusnya dengan umpan-umpan pendek," tambahnya. Maulwi Saelan mengaku juga sempat melihat performa timnas U-19 Indonesia, terutama saat bertemu dengan Vietnam di Hassanal Bolkiah Trophy 2014. Saat itu, Indonesia kalah 1-3. "Saya pernah melihat timnas U-19 lawan Vietnam. Pertama ada pola, namun kok hilang. Timnas U-19 harus tetap diberi latihan. Saya melihat kita kurang pola untuk sepakbola Indonesia," jelasnya. JANGAN LEWATKAN: