BolaSkor.com - Duel akbar antara Persija Jakarta vs Persib Bandung akhirnya dipastikan dilangsungkan di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (10/5).
Laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 itu tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian untuk digelar di Jakarta. Alhasil, Persija harus ikhlas melakoni laga kandang di kota lain.
Baca Juga:
Persija Vs Persib Di Stadion Segiri Digelar dengan Penonton, Kecuali Bobotoh
Persija vs Persib di Stadion Segiri, Bojan Hodak: Tak Masalah, yang Penting dengan Penonton
Shayne Pattynama Tak Sabar Debut di El Clasico Persija vs Persib
Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno, menyayangkan hal tersebut dan mengaku kecewa dengan hasil akhir polemik ini. Terlebih lagi bahwa sudah sangat lama duel Persija vs Persib digelar di Jakarta.
"Sudah pasti yang paling kecewa dengan situasi ini adalah Jakmania. Kenapa? Karena kekecewaan kami sudah 7 tahun kami tidak menggelar pertandingan Persija vs Persib di Jakarta. Terakhir 2019 saat itu," ungkap Diky.
Merasa Sudah Jadi Tuan Rumah yang Baik

Brajamusti membawa spanduk yang menunjukkan persaudaraan dengan The Jakmania. (X/InfokomJakmania)
Diky makin merasa kecewa karena dia merasa musim ini semua laga kandang Persija berjalan baik tanpa adanya masalah apapun.
"Bagi kami menyakitkan lagi juga bahwa ketika ternyata kami gagal memberikan kepastian atau bukti yang cukup kepada beberapa stakeholder ketika kami menjadi tuan rumah yang baik di Jakarta," kata Diky.
"Itu kan sudah dilihat bagaimana ketika teman-teman Solo, teman-teman Malang, teman-teman Jepara, teman-teman Jogja, bahkan teman-teman Surabaya pun datang ke Jakarta, mereka pulang dengan aman dan nyaman. Dari situ kita bisa terlihat bagaimana Jakmania memang konsen sekali untuk menjaga keamanan dan ketertiban apalagi di kotanya, apalagi di Jakarta gitu loh," tambahnya.
Hormati Keputusan

Ketua Umum The Jakmania, Diky Soemarno. (BolaSkor.com/Gazza Roosaryatama)
Meskipun merasa sedih dan kecewa, Diky sebagai perwakilan The Jakmania mengaku menerima dan menghormati keputusan yang sudah diambil oleh pihak berwajib.
"Ya, ternyata memang keputusannya ada atensi dari pimpinan, ada atensi dari berbagai pihak bahwa memang mungkin ada hal-hal yang dikhawatirkan menimbulkan berefek yang luar biasa ketika pertandingan Persija vs Persib berlangsung di Jakarta," tuturnya.
Dia pun langsung meminta keadilan kepada pihak berwajib dan juga operator liga bahwa meskipun tidak digelar di Jakarta, laga Persija vs Persib harus bisa dihadiri penonton, terutama dari tim tuan rumah.
"Ternyata sudah mendapatkan informasi juga bahwa pertandingan akan dilangsungkan di Samarinda. Ya bagi kami ya sudah, kami juga berhubungan baik dengan teman-teman Pusamania. Ya artinya main Samarinda oke, enggak ada masalah," pungkas Diky.
Penulis: Gazza Roosaryatama